alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Antisipasi Omicron, Pasukan ‘Pamor Keris’ Siap Awasi Prokes

SITUBONDO – Forkopimda Kabupaten Situbondo mulai menggelar patroli motor penindakan prokes (Pamor Keris) untuk melakukan penegakan protokoler kesehatan. Tim patroli yang terdiri dari anggota Polisi, TNI, Satpol PP, Dishub, Tagana dan petugas Dinas Kesehatan tersebut akan berkeliling untuk memonitor kondisi ke tempat-tempat keramaian.

Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya mengatakan, ‘Pamor Keris’ dibentuk Polda Jatim bersama Kodam V/Brawijaya. Tujuannya melaksanakan patroli secara rutin untuk menegakkan prokes, sekaligus melaksanakan kegiatan harkamtibmas di Kota Santri.

“Tugas Pamor Keris melaksanakan patroli terpadu TNI-Polri untuk memantau dan menegakkan Prokes di masyarakat guna mengendalikan penyebaran Covid-19. Sehingga masyarakat dapat beraktifitas dengan aman, nyaman serta mendukung pertumbuhan perekonomian,” ujarnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (24/1).

Sesuai amanat Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, kata Kapolres, kasus harian varian omicorn saat ini mulai meningkat. Setiap harinya, tambahannya berkisar 800 orang. Ini pertama terjadi, sejak tanggal 27 November 2021 masuk ke Indonesia. Menurut epidemiologi, virus Omicron tersebut diprediksi akan terjadi bulan Februari hingga Maret gelombang ketiga pandemi covid-19. Sedangkan, penambahan kasus Virus Omicorn saat ini sekitar 8 orang per hari, yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timnur.

Baca Juga :  Puasa Dan Pengendalian Diri

“Kota/Kabupaten Malang, Surabaya. Virus varian baru ini perlu kita waspadai, karena daya penularannya lima kali lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta,” imbuhnya.

Kapolres menerangkan, menurut data Kemenkes RI, percepatan penyebaran virus Omicron tersebut, setidaknya disebabkan tiga faktor variable. Pertama, rendahnya penerapan protokol Kesehatan. Berdasarkan data Kemenkes RI pada tanggal 26 Desember 2021. Kepatuhan masyarakat memakai masker mencapai 92,15 persen. Sementara pada 2 Januari 2022 turun menjadi 92,14 persen.

Kedua, turunnya kegiatan  testing (pemeriksaan) dan tracing (penelusuran) kontak erat covid-19. Sedangkan ketiga,  adanya peningkatan mobilitas penduduk  khususnya  pada  saat  libur  nataru 2022. selain itu, adanya pembukaan beberapa pintu kedatangan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di beberapa bandara, termasuk bandara internasional juanda. Itu menjadi penyebab cepatnya penyebaran covid 19.

Baca Juga :  Akses Jalan Kayumas-Kawah Ijen Dimulai Diaspal

“Usai pelaksanaan apel dilanjutkan patroli keliling pasukan Pamor Keris di seputar Kota Santri oleh personil gabungan Polres, Kodim 0823, Satpol PP, Dishub, Tagana dan petugas Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, apel yang digelar di halaman Mapolres Situbondo dipimpin langsung Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya. Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah, Syaifullah, Pasiops Kodim 0823, Kapten Inf. Basuki Rahmat, Kadinkes Situbondo, Dwi Herman Susilo, Kepala BPBD, Zainul Arifin, Kasatpol PP , Buchari, serta pejabat Utama Polres dan Kapolsek se Situbondo. (jon/pri)

SITUBONDO – Forkopimda Kabupaten Situbondo mulai menggelar patroli motor penindakan prokes (Pamor Keris) untuk melakukan penegakan protokoler kesehatan. Tim patroli yang terdiri dari anggota Polisi, TNI, Satpol PP, Dishub, Tagana dan petugas Dinas Kesehatan tersebut akan berkeliling untuk memonitor kondisi ke tempat-tempat keramaian.

Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya mengatakan, ‘Pamor Keris’ dibentuk Polda Jatim bersama Kodam V/Brawijaya. Tujuannya melaksanakan patroli secara rutin untuk menegakkan prokes, sekaligus melaksanakan kegiatan harkamtibmas di Kota Santri.

“Tugas Pamor Keris melaksanakan patroli terpadu TNI-Polri untuk memantau dan menegakkan Prokes di masyarakat guna mengendalikan penyebaran Covid-19. Sehingga masyarakat dapat beraktifitas dengan aman, nyaman serta mendukung pertumbuhan perekonomian,” ujarnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (24/1).

Sesuai amanat Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, kata Kapolres, kasus harian varian omicorn saat ini mulai meningkat. Setiap harinya, tambahannya berkisar 800 orang. Ini pertama terjadi, sejak tanggal 27 November 2021 masuk ke Indonesia. Menurut epidemiologi, virus Omicron tersebut diprediksi akan terjadi bulan Februari hingga Maret gelombang ketiga pandemi covid-19. Sedangkan, penambahan kasus Virus Omicorn saat ini sekitar 8 orang per hari, yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timnur.

Baca Juga :  Jangkar dan Kapongan Tertinggi Angka Kekerasan Anak dan Perempuan

“Kota/Kabupaten Malang, Surabaya. Virus varian baru ini perlu kita waspadai, karena daya penularannya lima kali lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta,” imbuhnya.

Kapolres menerangkan, menurut data Kemenkes RI, percepatan penyebaran virus Omicron tersebut, setidaknya disebabkan tiga faktor variable. Pertama, rendahnya penerapan protokol Kesehatan. Berdasarkan data Kemenkes RI pada tanggal 26 Desember 2021. Kepatuhan masyarakat memakai masker mencapai 92,15 persen. Sementara pada 2 Januari 2022 turun menjadi 92,14 persen.

Kedua, turunnya kegiatan  testing (pemeriksaan) dan tracing (penelusuran) kontak erat covid-19. Sedangkan ketiga,  adanya peningkatan mobilitas penduduk  khususnya  pada  saat  libur  nataru 2022. selain itu, adanya pembukaan beberapa pintu kedatangan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di beberapa bandara, termasuk bandara internasional juanda. Itu menjadi penyebab cepatnya penyebaran covid 19.

Baca Juga :  Nyuri Motor yang Sudah Digadaikan

“Usai pelaksanaan apel dilanjutkan patroli keliling pasukan Pamor Keris di seputar Kota Santri oleh personil gabungan Polres, Kodim 0823, Satpol PP, Dishub, Tagana dan petugas Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, apel yang digelar di halaman Mapolres Situbondo dipimpin langsung Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya. Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah, Syaifullah, Pasiops Kodim 0823, Kapten Inf. Basuki Rahmat, Kadinkes Situbondo, Dwi Herman Susilo, Kepala BPBD, Zainul Arifin, Kasatpol PP , Buchari, serta pejabat Utama Polres dan Kapolsek se Situbondo. (jon/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/