alexametrics
23.3 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Dua Pekan, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Mencapai 46 Persen

SITUBONDO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo bersama Dinkes terus mengambil langkah percepatan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun. Ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman pada siswa. Sehingga, diharapkan dalam waktu dekat kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara menyeluruh bisa terlaksana dengan baik.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Siti Aisyah menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak di masing-masing sekolah menjadi atensi lembaga yang dipimpinnya. Dengan support dan kolaborasi yang positif antara Disdikbud dan Dinas Kesehatan, betul-betul memberikan komitmen bersama untuk kesehatan anak didik.

“Agar terhindar dari virus mematikan yang masih menjadi ancaman. Kita semaksimal mungkin menjadwal kegiatan vaksinasi di setiap Kecamatan bersama Dinkes melalui Puskesmas, Satgas Kecamatan dan Korwil untuk mempercepat vaksinasi,” ujarnya, usai rapat kordinasi bersama Komisi IV DPRD, Rabu (16/2).

Pejabat yang akrab di sapa Bu Is tersebut menyatakan, kegiatan vaksinasi yang sudah dilakukan, khususnya bagi anak-anak menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Situbondo, dalam persiapan PTM menyeluruh dengan sebaik mungkin. Dengan demikian, diharapkan kepada para orang tua juga ikut mendukung anaknya untuk mengikuti vaksinasi.

Baca Juga :  Hindari Lubang, Siswa Meninggal di Jalur Pantura

Menurutnya, capaian vaksinasi anak saat ini sudah mencapai 46 persen. Data itu kemarin disampaikan Kadisdikbud saat rapat koordinasi bersama anggota Komisi IV DPRD. Dia menegaskan, pihaknya sudah menugaskan satuan pendidikan untuk memantau pelaksanaan vaksinasi ke masing-masing Kecamatan atau sekolah-sekolah.

“Sebenarnya angka antara Dinkes dan Disdikbud memang ada selisih. Secara manual memang kita sudah mencapai 46 persen, tetapi data Dinkes masih 37 persen. Mengapa, menurut informasimasi dari Dinkes, data baru terinput dua hari hingga tiga hari. Sedangkan, Disdikbud membuat format sendiri melalui link Korwil,” bebernya.

Kata Bu Is, pihaknya secara intens melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa tentang pentingnya vaksinasi anak. Selain untuk anak sendiri, juga keluarga terdekat dan lingkungan sekitar. “Sebenarnya banyak orang tua setuju tanpa harus melalui pernyataan. Kami menghimbau kepada satuan pendidikan untuk terus melakukan disiplin prokes kepada siswa-siswi. Agar terhindar dari virus yang saat ini masih mengancam kita semua,” ucapnya.

Baca Juga :  Warga Laporkan TKD Desa Demung

 Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Arifin mengapresiasi capaian vaksinasi siswa saat ini sudah mencapai 46 persen. Ke depan, vaksinasi anak terus meningkat sesuai target yang diharapkan. “Kami akan terus memantau perkembangan vaksinasi anak yang dilakukan Disdikbud dan Dinkes. Harapannya, sinergitas yang telah di bangun bersama ini menjadi tolak ukur keberhasilan vaksinasi anak di Kabupaten Situbondo,” tandasnya.

Alat kelengkapan DPRD yang membidangi pendidikan dan kesejahteran rakyat tersebut menghimbau pada Disdikbud dan Dinkes terus menggenjot vaksinasi anak. Selain itu, juga meminta kepada satuan pendidikan di masing-masing Kecamatan ikut memantau sekolah-sekolah terkait disiplin Prokes. Sebab, disiplin prokes adalah salah satu upacaya mencegah terjadinya penyebaran Covid 19.

“Kami menghimbau tidak mengabaikan prokes. Karena disiplin prokes kunci untuk terhindar dari paparan covid 19 atau virus mematikan. Prokes harus tetap ditegakkan, program vaksinasi anak harus di genjot. Agar tidak terjadi kalster-klaster sekolah,” pungkasnya. (jon/pri)

SITUBONDO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo bersama Dinkes terus mengambil langkah percepatan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun. Ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman pada siswa. Sehingga, diharapkan dalam waktu dekat kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara menyeluruh bisa terlaksana dengan baik.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Siti Aisyah menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak di masing-masing sekolah menjadi atensi lembaga yang dipimpinnya. Dengan support dan kolaborasi yang positif antara Disdikbud dan Dinas Kesehatan, betul-betul memberikan komitmen bersama untuk kesehatan anak didik.

“Agar terhindar dari virus mematikan yang masih menjadi ancaman. Kita semaksimal mungkin menjadwal kegiatan vaksinasi di setiap Kecamatan bersama Dinkes melalui Puskesmas, Satgas Kecamatan dan Korwil untuk mempercepat vaksinasi,” ujarnya, usai rapat kordinasi bersama Komisi IV DPRD, Rabu (16/2).

Pejabat yang akrab di sapa Bu Is tersebut menyatakan, kegiatan vaksinasi yang sudah dilakukan, khususnya bagi anak-anak menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Situbondo, dalam persiapan PTM menyeluruh dengan sebaik mungkin. Dengan demikian, diharapkan kepada para orang tua juga ikut mendukung anaknya untuk mengikuti vaksinasi.

Baca Juga :  Dua Dusun di Sopet Harus Disuplai Air Bersih

Menurutnya, capaian vaksinasi anak saat ini sudah mencapai 46 persen. Data itu kemarin disampaikan Kadisdikbud saat rapat koordinasi bersama anggota Komisi IV DPRD. Dia menegaskan, pihaknya sudah menugaskan satuan pendidikan untuk memantau pelaksanaan vaksinasi ke masing-masing Kecamatan atau sekolah-sekolah.

“Sebenarnya angka antara Dinkes dan Disdikbud memang ada selisih. Secara manual memang kita sudah mencapai 46 persen, tetapi data Dinkes masih 37 persen. Mengapa, menurut informasimasi dari Dinkes, data baru terinput dua hari hingga tiga hari. Sedangkan, Disdikbud membuat format sendiri melalui link Korwil,” bebernya.

Kata Bu Is, pihaknya secara intens melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa tentang pentingnya vaksinasi anak. Selain untuk anak sendiri, juga keluarga terdekat dan lingkungan sekitar. “Sebenarnya banyak orang tua setuju tanpa harus melalui pernyataan. Kami menghimbau kepada satuan pendidikan untuk terus melakukan disiplin prokes kepada siswa-siswi. Agar terhindar dari virus yang saat ini masih mengancam kita semua,” ucapnya.

Baca Juga :  PG Olean Nyaris Terbakar

 Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Arifin mengapresiasi capaian vaksinasi siswa saat ini sudah mencapai 46 persen. Ke depan, vaksinasi anak terus meningkat sesuai target yang diharapkan. “Kami akan terus memantau perkembangan vaksinasi anak yang dilakukan Disdikbud dan Dinkes. Harapannya, sinergitas yang telah di bangun bersama ini menjadi tolak ukur keberhasilan vaksinasi anak di Kabupaten Situbondo,” tandasnya.

Alat kelengkapan DPRD yang membidangi pendidikan dan kesejahteran rakyat tersebut menghimbau pada Disdikbud dan Dinkes terus menggenjot vaksinasi anak. Selain itu, juga meminta kepada satuan pendidikan di masing-masing Kecamatan ikut memantau sekolah-sekolah terkait disiplin Prokes. Sebab, disiplin prokes adalah salah satu upacaya mencegah terjadinya penyebaran Covid 19.

“Kami menghimbau tidak mengabaikan prokes. Karena disiplin prokes kunci untuk terhindar dari paparan covid 19 atau virus mematikan. Prokes harus tetap ditegakkan, program vaksinasi anak harus di genjot. Agar tidak terjadi kalster-klaster sekolah,” pungkasnya. (jon/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/