alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

KPU Situbondo Tetapkan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon (paslon) terpilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati kemarin (23/01). Penetapan paslon terpilih merupakan tahapan pilkada terakhir bagi KPU.

Ketua KPU Situbondo Marwoto menerangkan, ini mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 05 Tahun 2020 terkait jadwal, program, dan jabatan. ”KPU punya tugas paling akhir, yakni melakukan penetapan berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara yang telah dilakukan pada Desember 2020 lalu,” ujarnya.

Marwoto menambahkan, sebenarnya masih ada satu tahapan lagi yang belum selesai. Yaitu pelantikan terhadap paslon terpilih. ”Akan tetapi bukan tanggung jawab KPU. Pelantikan merupakan kewenangan Kemendagri melalui Gubernur Jatim yang diusulkan DPRD,” ujarnya.

Marwoto berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pilkada serentak 09 Desember 2020 lalu. Khususnya TNI, Polri, dan para penyelenggara. Di mengatakan, pesta demokrasi di Situbondo terlaksana dengan sukses. ”Tidak terkecuali peran seluruh masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Ditabrak Fuso, Tubuh Dua Pesepeda Hancur

Kesuksesan pilkada ini terlihat dari partisipasi pemilih yang melampaui target nasional. Masyarakat yang menyalurkan hak suaranya mencapai 77,21 persen. Sedangkan target nasional 77,5 persen. ”Kami bersyukur, karena pilkada di Situbondo berlangsung aman, lancar dan sukses,” tegasnya.

Karna-Khoironi ditetapkan sebagai pemenang dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Situbondo dengan perolehan suara sebanyak 200.591 atau 52,98 persen dari total suara sah. Sedangkan pesaingnya, Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi meraup 178.032 suara.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro, yang hadir dalam penetapan kemarin (23/1), mengapresiasi kinerja KPU Situbondo yang telah sukses menggelar pilkada serentak. Padahal, sebelum dan saat pencoblosan, ada beberapa kendala yang ditemui.  

Baca Juga :  Sita Ratusan Kosmetik, Rokok dan Jamu Ilegal

”Di tengah persoalan yang ada dalam kontestasi politik di Kabupaten Situbondo, mulai dari sebelas orang pegawai KPU termasuk empat komisioner yang terpapar Covid-19, serta TPS roboh karena cuaca, pemilihan bisa dijalankan dengan sangat sukses. Maka kami patut apresiasi kinerja KPU Situbondo,” ujarnya.

Gogot juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Situbondo, TNI, Polri, Bawaslu, serta seluruh masyarakat Situbondo yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak. Dia menerangkan, semua pihak telah memberikan kontribusi besar sesuai tupoksi masing-masing. (bib/als/c1)

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon (paslon) terpilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati kemarin (23/01). Penetapan paslon terpilih merupakan tahapan pilkada terakhir bagi KPU.

Ketua KPU Situbondo Marwoto menerangkan, ini mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 05 Tahun 2020 terkait jadwal, program, dan jabatan. ”KPU punya tugas paling akhir, yakni melakukan penetapan berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara yang telah dilakukan pada Desember 2020 lalu,” ujarnya.

Marwoto menambahkan, sebenarnya masih ada satu tahapan lagi yang belum selesai. Yaitu pelantikan terhadap paslon terpilih. ”Akan tetapi bukan tanggung jawab KPU. Pelantikan merupakan kewenangan Kemendagri melalui Gubernur Jatim yang diusulkan DPRD,” ujarnya.

Marwoto berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pilkada serentak 09 Desember 2020 lalu. Khususnya TNI, Polri, dan para penyelenggara. Di mengatakan, pesta demokrasi di Situbondo terlaksana dengan sukses. ”Tidak terkecuali peran seluruh masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Ditabrak Fuso, Tubuh Dua Pesepeda Hancur

Kesuksesan pilkada ini terlihat dari partisipasi pemilih yang melampaui target nasional. Masyarakat yang menyalurkan hak suaranya mencapai 77,21 persen. Sedangkan target nasional 77,5 persen. ”Kami bersyukur, karena pilkada di Situbondo berlangsung aman, lancar dan sukses,” tegasnya.

Karna-Khoironi ditetapkan sebagai pemenang dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Situbondo dengan perolehan suara sebanyak 200.591 atau 52,98 persen dari total suara sah. Sedangkan pesaingnya, Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi meraup 178.032 suara.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro, yang hadir dalam penetapan kemarin (23/1), mengapresiasi kinerja KPU Situbondo yang telah sukses menggelar pilkada serentak. Padahal, sebelum dan saat pencoblosan, ada beberapa kendala yang ditemui.  

Baca Juga :  Hujan Deras, Plengsengan Ambrol

”Di tengah persoalan yang ada dalam kontestasi politik di Kabupaten Situbondo, mulai dari sebelas orang pegawai KPU termasuk empat komisioner yang terpapar Covid-19, serta TPS roboh karena cuaca, pemilihan bisa dijalankan dengan sangat sukses. Maka kami patut apresiasi kinerja KPU Situbondo,” ujarnya.

Gogot juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Situbondo, TNI, Polri, Bawaslu, serta seluruh masyarakat Situbondo yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak. Dia menerangkan, semua pihak telah memberikan kontribusi besar sesuai tupoksi masing-masing. (bib/als/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/