alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Kasus Kades Banyuglugur Segera Dilimpahkan ke Kejari

SITUBONDO – Kepala Desa/Kecamatan Banyuglugur, Suratman hingga kini masih ditahan di Polres Situbondo. Tersangka dugaan korupsi Program Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) 2017 itu, dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo bersama barang bukti maupun berkas perkaranya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah menyatakan berkas Suratman P-21 atau sempurna. “Tapi, JPU masih meminta kita untuk menyerahkan berkas, barang bukti beserta tersangka minggu depan. Sebab, saat ini JPU masih menangani perkara lain,” terang Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno kepada koran ini, Rabu (22/12).

Kata dia, penyidik saat ini sudah tidak kerepotan lagi untuk memanggil Suratman. Sebab, tersangka ditahan di Polres sejak beberapa hari yang lalu. “Jadi kalau kita mau membawa ke JPU gampang, tidak perlu memanggil-manggil lagi,” terang Sutrisno,

Polisi sendiri sempat kesulitan untuk melakukan pemeriksaan kepada Suratman.  Sebab, saat dilakukan pemanggilan pertama dan kedua beberapa waktu lalu, Kepala Desa Banyuglugur tersebut tidak datang, tanpa memberikan alasan apa pun.

Sebab itulah, penyidik Tipikor Polres Situbondo langsung menjemput paksa Suratman  di rumahnya Kamis (16/12) lalu. Dia langsung dijebloskan ke tahanan Mapolres Situbondo.  “Setelah diperiksa secara maraton usai dijemput paksa,  berkas Suratman dinyatakan P-21 atau lengkap oleh JPU,” jelas Sutrisno.

Sekedar tahu, Suratman diduga telah melakukan korupsi dalam Program Tanah Sistiematis Lengkap (PTSL) tahun 2017 di desa yang dipimpinnya. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 18 juta. (mg4/pri)

SITUBONDO – Kepala Desa/Kecamatan Banyuglugur, Suratman hingga kini masih ditahan di Polres Situbondo. Tersangka dugaan korupsi Program Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) 2017 itu, dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo bersama barang bukti maupun berkas perkaranya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah menyatakan berkas Suratman P-21 atau sempurna. “Tapi, JPU masih meminta kita untuk menyerahkan berkas, barang bukti beserta tersangka minggu depan. Sebab, saat ini JPU masih menangani perkara lain,” terang Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno kepada koran ini, Rabu (22/12).

Kata dia, penyidik saat ini sudah tidak kerepotan lagi untuk memanggil Suratman. Sebab, tersangka ditahan di Polres sejak beberapa hari yang lalu. “Jadi kalau kita mau membawa ke JPU gampang, tidak perlu memanggil-manggil lagi,” terang Sutrisno,

Polisi sendiri sempat kesulitan untuk melakukan pemeriksaan kepada Suratman.  Sebab, saat dilakukan pemanggilan pertama dan kedua beberapa waktu lalu, Kepala Desa Banyuglugur tersebut tidak datang, tanpa memberikan alasan apa pun.

Sebab itulah, penyidik Tipikor Polres Situbondo langsung menjemput paksa Suratman  di rumahnya Kamis (16/12) lalu. Dia langsung dijebloskan ke tahanan Mapolres Situbondo.  “Setelah diperiksa secara maraton usai dijemput paksa,  berkas Suratman dinyatakan P-21 atau lengkap oleh JPU,” jelas Sutrisno.

Sekedar tahu, Suratman diduga telah melakukan korupsi dalam Program Tanah Sistiematis Lengkap (PTSL) tahun 2017 di desa yang dipimpinnya. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 18 juta. (mg4/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/