alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Stok Mencukupi, Permintaan Darah Tidak Terlalu Tinggi

RadarBanyuwangi.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Situbondo memastikan stok darah masih tercukupi. Sebab, meski ketersediaan masih rendah, permintaan juga tidak terlalu tinggi.

Ketua PMI Situbondo, Sofwan Hadi menerangkan, hingga kemarin (21/06) stok darah sebanyak 139 kantong. Dari jumlah itu, terbanyak darah golongan A dengan persediaan 48 kantong. “Permintaan masih bisa kita atasi karena tidak terlalu tajam,” jelasnya.

Di samping darah golongan A, ada juga persediaan golongan B sebanyak 30, stok golongan 0 mencapai 44 kantong, dan AB 11. “Kalau menghitung dengan permintaan, kami yakin stok darah cukup,” tambah mantan Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) itu.

Sofwan menambahkan, selama masa pandemi ini, PMI tidak bisa leluasa dalam memenuhi ketersediaan stok darah. Sebab, untuk mengadakan donor misalnya, pihaknya harus membatasi peserta agar bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. “Memang ada kendala tapi harus kita atur, jangan sampai melanggar prokes,” katanya.

Baca Juga :  Wabup: Try Out Harus Terus Dilakukan

Dia menerangkan, kegiatan donor dijadwal setiap bulan dengan mambatasi peserta agar tidak terjadi kerumunan massa. Kemudian, semuanya diwajibkan menggunakan masker. “Sekaligus kita melakukan sosialisasi agar prokes diterapkan,” imbuh Sofwan kepada RadarBanyuwangi.id.

Untuk pemenuhhan stok darah, PMI bekerjasama dengan instansi dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Seperti dengan Polres, Kodim 0823, kecamatan, hingga pemerintah desa. “Pihak-pihak tersebut memberikan kontribusi besar dalam memenuhi stok darah kita,” imbuh Sofwan.

Di akhir bulan ini, ada beberapa agenda donor darah. Sofwan menerangkan, dalam donor tersebut, PMI menargetkan 100 kantong. “Kami memang membuka kerjasama dengan insitansi-instansi lain demi memenuhi stok darah agar masyarakat yang membutuhkan bisa kita layani,” pungkas Sofwan. (bib)

Baca Juga :  Pilkada 2024 Butuh Anggaran Rp 80 Miliar

RadarBanyuwangi.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Situbondo memastikan stok darah masih tercukupi. Sebab, meski ketersediaan masih rendah, permintaan juga tidak terlalu tinggi.

Ketua PMI Situbondo, Sofwan Hadi menerangkan, hingga kemarin (21/06) stok darah sebanyak 139 kantong. Dari jumlah itu, terbanyak darah golongan A dengan persediaan 48 kantong. “Permintaan masih bisa kita atasi karena tidak terlalu tajam,” jelasnya.

Di samping darah golongan A, ada juga persediaan golongan B sebanyak 30, stok golongan 0 mencapai 44 kantong, dan AB 11. “Kalau menghitung dengan permintaan, kami yakin stok darah cukup,” tambah mantan Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) itu.

Sofwan menambahkan, selama masa pandemi ini, PMI tidak bisa leluasa dalam memenuhi ketersediaan stok darah. Sebab, untuk mengadakan donor misalnya, pihaknya harus membatasi peserta agar bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. “Memang ada kendala tapi harus kita atur, jangan sampai melanggar prokes,” katanya.

Baca Juga :  Speed Gun Polisi Beraksi, Banyak Pengendara Kena Tilang

Dia menerangkan, kegiatan donor dijadwal setiap bulan dengan mambatasi peserta agar tidak terjadi kerumunan massa. Kemudian, semuanya diwajibkan menggunakan masker. “Sekaligus kita melakukan sosialisasi agar prokes diterapkan,” imbuh Sofwan kepada RadarBanyuwangi.id.

Untuk pemenuhhan stok darah, PMI bekerjasama dengan instansi dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Seperti dengan Polres, Kodim 0823, kecamatan, hingga pemerintah desa. “Pihak-pihak tersebut memberikan kontribusi besar dalam memenuhi stok darah kita,” imbuh Sofwan.

Di akhir bulan ini, ada beberapa agenda donor darah. Sofwan menerangkan, dalam donor tersebut, PMI menargetkan 100 kantong. “Kami memang membuka kerjasama dengan insitansi-instansi lain demi memenuhi stok darah agar masyarakat yang membutuhkan bisa kita layani,” pungkas Sofwan. (bib)

Baca Juga :  Wabup: Try Out Harus Terus Dilakukan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/