alexametrics
32.1 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Simulasi Kebakaran, Padamkan Api dengan Kain Basah Tebal

SITUBONDO – Damkar Situbondo melakukan giat simulasi memadamkan kebakaran di Desa Curahjeru, Kecamatan Panji , Situbondo, Jumat (21/1). Pelaksanaannya di pinggir jalan.  Karena itulah, warga dan pengendara yang kebetulan lewat, tertarik ikut menyaksikan.

Koordinator Damkar Situbondo, Imam Busyiri menyebutkan, pihaknya sengaja melakukan kegiatan tersebut agar masyarakat memahami bagaimana cara mengatasi kebakaran sesuai standart operasinonal prosesdur (SOP). Sebab, bencana alam seperti kebakaran cukup membahayakan. Apalagi sampai tidak tertangani dengan baik.

“Kami sudah memberikan cara terhadap masyarakat, setidaknya itu bisa menjadi bekal bagi mereka, utamanya bagi ibu-ibu yang sering ada di dapur,” kata Imam, pada koran ini.

Menurutnya, meskipun saat ini musim hujan, bukan berarti masyarakat aman dari kebakaran. Penyebababnya macam-macam. Ada yang karena korsleting litrik, dan juga yang lupa mematikan kompor gas, dan sebagainya. Makanya, Damkar tetap melakukan sosialisasi kebakaran. “Jadi untuk mengantisipasi kebakaran bukan malah menunggu kebakaran terjadi. Lebih baik mencegah,” imbuh Imam.

Baca Juga :  Tinjau Pasar Terbakar, Ipuk Siapkan Relokasi Pedagang

Lebih lanjut, Imam mengatakan, dengan simulasi, pihaknya sangat berharap masyarakat bisa mempraktikkan cara yang sudah diajarkan. “Insyallah kalau sudah tahu caranya, warga tidak bakalan panik ketika kebakaran. Yang paling utama sebenarnya adalah melaporkan ke pihak damnkar jika tidak bisa diatasi sendiri,” harapnya.

Safitri, warga Kelurahan Mimbaan yang menyaksikan simulasi, mengakui kalau dirinya baru paham dengan cara memadamkan api yang dilakukan oleh pakarnya. Sehingga, dirinya memiliki ilmu baru dan langsung praktek dengan ahlinya.

“Saya sudah tahu bagaiamana cara memadamkan api yang tidak membahayakan bagi saya sendiri. Setidaknya meskipun saya tidak punya alat semprot (APAR) seperti milik damkar. Setidaknya saya bisa memadamkan api pakai kain yang tebal,” pungkas Fitri. (hum/pri)

Baca Juga :  1.250 Pelaku UMKM Telah Mendaftar BPUM

SITUBONDO – Damkar Situbondo melakukan giat simulasi memadamkan kebakaran di Desa Curahjeru, Kecamatan Panji , Situbondo, Jumat (21/1). Pelaksanaannya di pinggir jalan.  Karena itulah, warga dan pengendara yang kebetulan lewat, tertarik ikut menyaksikan.

Koordinator Damkar Situbondo, Imam Busyiri menyebutkan, pihaknya sengaja melakukan kegiatan tersebut agar masyarakat memahami bagaimana cara mengatasi kebakaran sesuai standart operasinonal prosesdur (SOP). Sebab, bencana alam seperti kebakaran cukup membahayakan. Apalagi sampai tidak tertangani dengan baik.

“Kami sudah memberikan cara terhadap masyarakat, setidaknya itu bisa menjadi bekal bagi mereka, utamanya bagi ibu-ibu yang sering ada di dapur,” kata Imam, pada koran ini.

Menurutnya, meskipun saat ini musim hujan, bukan berarti masyarakat aman dari kebakaran. Penyebababnya macam-macam. Ada yang karena korsleting litrik, dan juga yang lupa mematikan kompor gas, dan sebagainya. Makanya, Damkar tetap melakukan sosialisasi kebakaran. “Jadi untuk mengantisipasi kebakaran bukan malah menunggu kebakaran terjadi. Lebih baik mencegah,” imbuh Imam.

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Pikap Masuk Selokan

Lebih lanjut, Imam mengatakan, dengan simulasi, pihaknya sangat berharap masyarakat bisa mempraktikkan cara yang sudah diajarkan. “Insyallah kalau sudah tahu caranya, warga tidak bakalan panik ketika kebakaran. Yang paling utama sebenarnya adalah melaporkan ke pihak damnkar jika tidak bisa diatasi sendiri,” harapnya.

Safitri, warga Kelurahan Mimbaan yang menyaksikan simulasi, mengakui kalau dirinya baru paham dengan cara memadamkan api yang dilakukan oleh pakarnya. Sehingga, dirinya memiliki ilmu baru dan langsung praktek dengan ahlinya.

“Saya sudah tahu bagaiamana cara memadamkan api yang tidak membahayakan bagi saya sendiri. Setidaknya meskipun saya tidak punya alat semprot (APAR) seperti milik damkar. Setidaknya saya bisa memadamkan api pakai kain yang tebal,” pungkas Fitri. (hum/pri)

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Kandang Sapi Hangus Terbakar

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/