alexametrics
27.2 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Motor Adu Banteng dengan Bus, Pengendara Motor Meninggal

ASEMBAGUS –  Hairul Muhlisin warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo, meninggal secara mengenaskan, Jumat (21/1). Pria 25 tahun itu harus menghembuskan nafas terahirnya di jalan raya pantura. Dia meninggal setelah motor yang dikendarainya adu banteng dengan bus.

Kanitlaka Polres Situbondo, Kadek Yasa mengatakan, petaka yang menimpa pria 25 tahun itu terjadi sekitar pukul 03.30 di Jalan Raya  Kecamatan Asembagus tepatnya KM 222.000 arah Surabaya. Waktu itu Hairul mengendarai motornya dari arah timur menuju ke barat. Entah karena apa, setibanya di lokasi kejadian, kendaraannya malah oleng ke arah kanan (utara).

Pada saat yang bersamaan, muncul Bus Nopol DK 7188 GH dari arah berlawanan. Kerena jarak yang begitu dekat, tabrakan pun tak dapat terhindarkan. “Akibat benturan keras itu, nyawa Hairul tak dapat tertolong. Hairul  meninggal setelah petugas lantas mencoba untuk melarikannya ke rumah sakit terdekat,” kata Kadek.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Tembus Rp 38 Ribu Perkilogram

Menurutnya, Muhlisin mengalami luka-luka yang cukup parah.  Di antaranya pelipis sebelah kirinya mengalami sobek, dan dahi bagian tengah pecah. Tak hanya itu, dari hidungnya mengalir banyak darah. “Diduga, ia meninggal karena banyak kehilangan darah,” imbuh Kadek.

Kadek menjelaskan, motor milik Khairul mengalami kerusakan pada shock depan bengkok, setir bengkok, postep patah, lampu depan pecah, slebor depan pecah, body sebelah kanan dan sebelah kiri pecah di tafsir kerugiannya Rp 2 juta. “Untuk busnya hanya mengalami kerusakan ringan, paling kerugiannya Rp 300 ribu,” cetus Kadek.

Kadek mengimbau, agar para pengendara lebih berhati-hati dalam berkendara. Apalagi, saat ini sering turun hujan. Jalan raya banyak yang licin. Jalan yang berlubang sering tidak terlihat karena tertutup genangan air. “Jangan lupa lengkapi peralatan berkendara, seperti memakai helm. Bagi pengendara mobil jangan lupa pasang sabuk pengaman. Intinya harus waspada demi keselamatan dirinya sendiri,”pungkas Kadek. (hum/pri)

Baca Juga :  Kondisi Odong-Odong Sudah Tidak Laik Jalan

ASEMBAGUS –  Hairul Muhlisin warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo, meninggal secara mengenaskan, Jumat (21/1). Pria 25 tahun itu harus menghembuskan nafas terahirnya di jalan raya pantura. Dia meninggal setelah motor yang dikendarainya adu banteng dengan bus.

Kanitlaka Polres Situbondo, Kadek Yasa mengatakan, petaka yang menimpa pria 25 tahun itu terjadi sekitar pukul 03.30 di Jalan Raya  Kecamatan Asembagus tepatnya KM 222.000 arah Surabaya. Waktu itu Hairul mengendarai motornya dari arah timur menuju ke barat. Entah karena apa, setibanya di lokasi kejadian, kendaraannya malah oleng ke arah kanan (utara).

Pada saat yang bersamaan, muncul Bus Nopol DK 7188 GH dari arah berlawanan. Kerena jarak yang begitu dekat, tabrakan pun tak dapat terhindarkan. “Akibat benturan keras itu, nyawa Hairul tak dapat tertolong. Hairul  meninggal setelah petugas lantas mencoba untuk melarikannya ke rumah sakit terdekat,” kata Kadek.

Baca Juga :  SPKLU Berdiri Sudah Satu Tahun, Yang Memanfaatkan Pengendara Luar Kota

Menurutnya, Muhlisin mengalami luka-luka yang cukup parah.  Di antaranya pelipis sebelah kirinya mengalami sobek, dan dahi bagian tengah pecah. Tak hanya itu, dari hidungnya mengalir banyak darah. “Diduga, ia meninggal karena banyak kehilangan darah,” imbuh Kadek.

Kadek menjelaskan, motor milik Khairul mengalami kerusakan pada shock depan bengkok, setir bengkok, postep patah, lampu depan pecah, slebor depan pecah, body sebelah kanan dan sebelah kiri pecah di tafsir kerugiannya Rp 2 juta. “Untuk busnya hanya mengalami kerusakan ringan, paling kerugiannya Rp 300 ribu,” cetus Kadek.

Kadek mengimbau, agar para pengendara lebih berhati-hati dalam berkendara. Apalagi, saat ini sering turun hujan. Jalan raya banyak yang licin. Jalan yang berlubang sering tidak terlihat karena tertutup genangan air. “Jangan lupa lengkapi peralatan berkendara, seperti memakai helm. Bagi pengendara mobil jangan lupa pasang sabuk pengaman. Intinya harus waspada demi keselamatan dirinya sendiri,”pungkas Kadek. (hum/pri)

Baca Juga :  Polisi Ringkus Dua Penjual Togel

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/