alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Ringkus Tiga Pencuri Barang Elektronik

SITUBONDO– Unit Opsnal Satreskrim wilayah tengah Polres Situbondo mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di gudang ‘SONY’, Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Senin (21/5) malam. Polisi berhasil membekuk tiga eksekutor pencurian. Mereka adalah Riyan Andiko, warga Desa Gayam, dan Tori, warga Desa Batulawang, Kecamatan Botolinggo. Serta Taufiq, warga desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo.

Kepada aparat, Tori dan Taufiq mengaku hanya berperan sebagai pemantau keadaan. Sedangkan pelaku utama pencurian tersebut adalah Riyan.

Tak cukup itu saja, berdasarkan keterangan para pelaku, tim buser pimpinan Aiptu I Wayan Parka akhirnya juga meringkus Yudi, warga Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo. Pemuda 21 tahun ini diduga berperan sebagai perantara untuk menjual barang hasil curian. Dari keterangan Yudi, polisi juga berhasil mengamankan Rawi, pria asal Desa Kapongan yang diduga sebagai penadah barang curian.

Menurut Riyan, dirinya beraksi melakukan pencurian di toko tersebut sebanyak dua kali. Setiap berhasil melakukan aksinya, dia memberi imbalan kepada Taufiq dan Riyan sebesar Rp. 1 juta. Lantas bersama keduanya, Riyan menemui Yudi untuk menjualkan TV LED. Dia memberi upah kepada Yudi sebesar Rp 200 ribu perunit.

“Kami beraksi dua kali pada malam hari. Caranya dengan menjebol atap gudang. Yang pertama saya beraksi bersama Tori. Kemudian kedua kalinya dengan Taufik. Mereka itu hanya bertugas mengawasi situasi di luar. Upahnya Rp 1 juta perorang. Sedangkan TV LED itu saya jual seharga Rp 2,5 juta,” terang Riyan di Mapolres Situbondo.

Menurut pengakuan Rawi, dirinya membeli barang hasil kejahatan tersebut untuk dijual kepada orang lain. “TV LED itu Saya beli dengan harga Rp 2,5 juta per-unit. Kemudian saya jual seharga Rp 2,7 hingga Rp 2,8 juta. Kalau pas gak punya uang, ya saya carikan pembeli. Saya juga sempat curiga. Tapi Yudi mengakunya barang itu milik temannya yang lagi butuh uang. Apalagi Yudi bukan pelaku, makanya saya percaya saja,”ujarnya.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur mengatakan, barang bukti yang diamankan dari tangan para pelaku adalah TV LED sebanyak sembilan unit. Selanjutnya polisi akan terus melakukan pengembangan. “Jadi yang kita amankan hari ini ada lima pelaku. Barang buktinya ada sembilan TV LED. Mereka kita amankan di rumahnya masing-masing dengan tanpa perlawanan,”pungkas mantan Kastreskrim Madiun Kota. (zul/pri)

SITUBONDO– Unit Opsnal Satreskrim wilayah tengah Polres Situbondo mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di gudang ‘SONY’, Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Senin (21/5) malam. Polisi berhasil membekuk tiga eksekutor pencurian. Mereka adalah Riyan Andiko, warga Desa Gayam, dan Tori, warga Desa Batulawang, Kecamatan Botolinggo. Serta Taufiq, warga desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo.

Kepada aparat, Tori dan Taufiq mengaku hanya berperan sebagai pemantau keadaan. Sedangkan pelaku utama pencurian tersebut adalah Riyan.

Tak cukup itu saja, berdasarkan keterangan para pelaku, tim buser pimpinan Aiptu I Wayan Parka akhirnya juga meringkus Yudi, warga Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo. Pemuda 21 tahun ini diduga berperan sebagai perantara untuk menjual barang hasil curian. Dari keterangan Yudi, polisi juga berhasil mengamankan Rawi, pria asal Desa Kapongan yang diduga sebagai penadah barang curian.

Menurut Riyan, dirinya beraksi melakukan pencurian di toko tersebut sebanyak dua kali. Setiap berhasil melakukan aksinya, dia memberi imbalan kepada Taufiq dan Riyan sebesar Rp. 1 juta. Lantas bersama keduanya, Riyan menemui Yudi untuk menjualkan TV LED. Dia memberi upah kepada Yudi sebesar Rp 200 ribu perunit.

“Kami beraksi dua kali pada malam hari. Caranya dengan menjebol atap gudang. Yang pertama saya beraksi bersama Tori. Kemudian kedua kalinya dengan Taufik. Mereka itu hanya bertugas mengawasi situasi di luar. Upahnya Rp 1 juta perorang. Sedangkan TV LED itu saya jual seharga Rp 2,5 juta,” terang Riyan di Mapolres Situbondo.

Menurut pengakuan Rawi, dirinya membeli barang hasil kejahatan tersebut untuk dijual kepada orang lain. “TV LED itu Saya beli dengan harga Rp 2,5 juta per-unit. Kemudian saya jual seharga Rp 2,7 hingga Rp 2,8 juta. Kalau pas gak punya uang, ya saya carikan pembeli. Saya juga sempat curiga. Tapi Yudi mengakunya barang itu milik temannya yang lagi butuh uang. Apalagi Yudi bukan pelaku, makanya saya percaya saja,”ujarnya.

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur mengatakan, barang bukti yang diamankan dari tangan para pelaku adalah TV LED sebanyak sembilan unit. Selanjutnya polisi akan terus melakukan pengembangan. “Jadi yang kita amankan hari ini ada lima pelaku. Barang buktinya ada sembilan TV LED. Mereka kita amankan di rumahnya masing-masing dengan tanpa perlawanan,”pungkas mantan Kastreskrim Madiun Kota. (zul/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/