alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Fasilitas di Alun-Alun Situbondo Dirusak Orang Tak Dikenal

SITUBONDO –  Sejumlah fasilitas umum di Alun-alun Kota Situbondo mengalami kerusakan. Ada juga tembok yang dicorat-coret. Diduga, pelakunya adalah  komunitas anak punk yang mengamen dan setiap harinya berkeliaran dan istirahat di lokasi tersebut.

Kabid Ketertiban Masyarakat dan Ketentraman Masyarakat (Tranmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo, Aus Sawaruddin mengatakan, pihaknya mendapatkan beberapa laporan dari warga. Mereka menyampaikan banyaknya fasilitas umum pusat jajanan serba ada (pujasera) yang rusak. Termasuk pintu gerobak penyimpanan PKL.

Namun, Satpol PP hingga saat ini masih belum bisa membuktikan jika keadaan tersebut merupakan ulah dari anak punk. “Kami belum bisa memastikan siapa yang melakukan perbuatan itu, tidak ada bukti kuat. Jika ada bukti kuat, pasti kami tindak,” kata Aus kepada RadarBanyuwangi.id, Kamis (20/1).

Baca Juga :  Ajak Istri dan 4 Anaknya Ngamen, Menetap Tidak Menentu

Dia mengakui, kejadian tersebut memang tidak bisa dianggap enteng. Sebab itulah, Satpol PP memastikan akan terus melakukan pemmantauan. “Harapan kami, setiap pedagang dan masyarakat ikut menjaga fasilitas umum utamanya yang ada di Alun-alun Situbondo,” imbuh Aus.

Satpol PP sendiri, lanjut dia, belum lama ini telah melakukan penertiban terhadap anak-anak punk yang  melakukan aktivitas di jalanan Kota Santri. “Alasan kami mengamankan lima anak punk tersebut, kerena mereka  melanggar perda nomor  7 tahun 2018 tentang ketertiban umum,” jelas Aus.

Kelima anak punk tersebut diminta tidak mengamen kembali, mencari pekerjaan yang lebih layak. Apalagi, tenaga mereka masih sehat dan bugar. “Sudah kami berikan surat pernyataan agar tidak kembali ngamen lagi,” terangnya.

Baca Juga :  Banyak Warga yang Menglami Darah Tinggi dan Kolesterol

Aus juga menegaskan, jika anak punk tersebut masih melakukan hal yang sama, dengan terpaksa Satpol PP akan mengambil barang- barang mereka. Tak hanya itu, mereka juga akan diamankan untuk diserahkan pada dinas sosial (dinsos). (hum/pri)

SITUBONDO –  Sejumlah fasilitas umum di Alun-alun Kota Situbondo mengalami kerusakan. Ada juga tembok yang dicorat-coret. Diduga, pelakunya adalah  komunitas anak punk yang mengamen dan setiap harinya berkeliaran dan istirahat di lokasi tersebut.

Kabid Ketertiban Masyarakat dan Ketentraman Masyarakat (Tranmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo, Aus Sawaruddin mengatakan, pihaknya mendapatkan beberapa laporan dari warga. Mereka menyampaikan banyaknya fasilitas umum pusat jajanan serba ada (pujasera) yang rusak. Termasuk pintu gerobak penyimpanan PKL.

Namun, Satpol PP hingga saat ini masih belum bisa membuktikan jika keadaan tersebut merupakan ulah dari anak punk. “Kami belum bisa memastikan siapa yang melakukan perbuatan itu, tidak ada bukti kuat. Jika ada bukti kuat, pasti kami tindak,” kata Aus kepada RadarBanyuwangi.id, Kamis (20/1).

Baca Juga :  Mulai 20 Maret, Arena Car Free Day Dibuka Lagi

Dia mengakui, kejadian tersebut memang tidak bisa dianggap enteng. Sebab itulah, Satpol PP memastikan akan terus melakukan pemmantauan. “Harapan kami, setiap pedagang dan masyarakat ikut menjaga fasilitas umum utamanya yang ada di Alun-alun Situbondo,” imbuh Aus.

Satpol PP sendiri, lanjut dia, belum lama ini telah melakukan penertiban terhadap anak-anak punk yang  melakukan aktivitas di jalanan Kota Santri. “Alasan kami mengamankan lima anak punk tersebut, kerena mereka  melanggar perda nomor  7 tahun 2018 tentang ketertiban umum,” jelas Aus.

Kelima anak punk tersebut diminta tidak mengamen kembali, mencari pekerjaan yang lebih layak. Apalagi, tenaga mereka masih sehat dan bugar. “Sudah kami berikan surat pernyataan agar tidak kembali ngamen lagi,” terangnya.

Baca Juga :  Polisi Amankan 18 Motor di Arena Balap Liar

Aus juga menegaskan, jika anak punk tersebut masih melakukan hal yang sama, dengan terpaksa Satpol PP akan mengambil barang- barang mereka. Tak hanya itu, mereka juga akan diamankan untuk diserahkan pada dinas sosial (dinsos). (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/