alexametrics
27.3 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Lama Menghilang, Pelaku Pengganda Uang Ditangkap

SITUBONDO – Setelah kabur cukup lama, seorang ustad yang diduga melakukan tindak pidana penipuan, akhirnya berhasil ditangkap Senin kemarin (22/01). Tersangka adalah Samsul Hadi, 52, Warga Dusun Semmek, Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan.

Hadi menjadi buronan kepolisian sejak ada laporan mengenai dirinya yang melakukan tindak pidana penipuan tanggal 26 Juli 2017 lalu. Tersangka dilaporkan oleh korbannya, Misli, warga Dusun Baderan, Kecamatan Sumbermalang. Kepada polisi, Misli menyampaikan bahwa telah ditipu oleh pelaku yang mengaku dapat menggandakan uang.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun koran ini, Sebelum melakukan aksinya, Hadi membujuk korban agar menyerahkan uanganya untuk dilipat gandakan. Korban yang terperdaya akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp. 39.000.000 rupiah kepada pelaku.

Namun dalam waktu yang cukup lama, uang tak kunjung kembali. Beberapa kali korban menanyakan nasib uangnya, tak kunjung ada jawaban pasti. Karena hilang kesabaran, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Melandingan.

Mengetahui aksinya dilaporkan, Hadi yang ketakutan akhirnya kabur. Polisi terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Puncaknya, pelaku berhasil dibekuk di rumahnya setelah beberapa bulan menghilang.

 “Tersangka yang buron selama beberapa bulan, akhirnya kembali sendiri ke rumahnya. Kami mendapat kabar dari warga dan langsung mendatangi rumah pelaku. Tepatnya pukul 12.00, pelaku sudah berhasil kami amankan,” ungkap Kepolsek Mlandingan, Akp. Subakri Senin kemarin (22/01).

Kasubag Humas Polres Situbonod, Iptu Nanang Priambodo membernarkan mengenai adanya penangkapan pelaku tindak pidana penipuan. Menurut Nanang, setelah ditangkap, pelaku langsung diserahkan ke Mapolres Situbondo.

“Memang benar, ada penyerahan pelaku dugaan tindak pidana penipuan berinisial SH dari polsek Mlandingan. Sekarang sudah dimasukkan ke ruang tahanan Polres Situbondo,” ungkap Nanang. (cw1)

SITUBONDO – Setelah kabur cukup lama, seorang ustad yang diduga melakukan tindak pidana penipuan, akhirnya berhasil ditangkap Senin kemarin (22/01). Tersangka adalah Samsul Hadi, 52, Warga Dusun Semmek, Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan.

Hadi menjadi buronan kepolisian sejak ada laporan mengenai dirinya yang melakukan tindak pidana penipuan tanggal 26 Juli 2017 lalu. Tersangka dilaporkan oleh korbannya, Misli, warga Dusun Baderan, Kecamatan Sumbermalang. Kepada polisi, Misli menyampaikan bahwa telah ditipu oleh pelaku yang mengaku dapat menggandakan uang.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun koran ini, Sebelum melakukan aksinya, Hadi membujuk korban agar menyerahkan uanganya untuk dilipat gandakan. Korban yang terperdaya akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp. 39.000.000 rupiah kepada pelaku.

Namun dalam waktu yang cukup lama, uang tak kunjung kembali. Beberapa kali korban menanyakan nasib uangnya, tak kunjung ada jawaban pasti. Karena hilang kesabaran, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Melandingan.

Mengetahui aksinya dilaporkan, Hadi yang ketakutan akhirnya kabur. Polisi terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Puncaknya, pelaku berhasil dibekuk di rumahnya setelah beberapa bulan menghilang.

 “Tersangka yang buron selama beberapa bulan, akhirnya kembali sendiri ke rumahnya. Kami mendapat kabar dari warga dan langsung mendatangi rumah pelaku. Tepatnya pukul 12.00, pelaku sudah berhasil kami amankan,” ungkap Kepolsek Mlandingan, Akp. Subakri Senin kemarin (22/01).

Kasubag Humas Polres Situbonod, Iptu Nanang Priambodo membernarkan mengenai adanya penangkapan pelaku tindak pidana penipuan. Menurut Nanang, setelah ditangkap, pelaku langsung diserahkan ke Mapolres Situbondo.

“Memang benar, ada penyerahan pelaku dugaan tindak pidana penipuan berinisial SH dari polsek Mlandingan. Sekarang sudah dimasukkan ke ruang tahanan Polres Situbondo,” ungkap Nanang. (cw1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/