alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

PLN Bersama Dinas ESDM Jatim Sambung 713 Listrik Gratis

ASEMBAGUS – PLN UID Jawa Timur berkolaborasi dengan Dinas ESDM Provinsi Jatim terus menggencarkan elektrifikasi, Minggu (19/12) kemarin. Ini dilakukan untuk memberikan aliran listrik bagi masyarakat prasejahtera di Kabupaten Situbondo.

Manager PLN UP3 Situbondo, Mochamad Abdul Basyid Nurul Fauzi mengatakan, donasi bantuan sambung listrik gratis untuk 443 masyarakat prasejahtera, diserahkan secara langsung kepada Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Disaksikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim, Nurkholis.

Penyerahan bantuan tersebut, diawali dengan kampanye electrifying lifestyle berkendara dengan 100 motor listrik menuju lokasi penyalaan. Yakni, di Desa Perante, Kecamatan Asembagus. Totalnya, ada 713 sambung listrik gratis di Situbondo yang merupakan kolaborasi PLN bersama Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. “PLN sebanyak 443 sambungan dari donasi PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride (VCRR). Dinas ESDM sebanyak 270 sambungan,” ujarnya.

Basyid menyebutkan, PLN telah menyalurkan sambung listrik gratis tahun 2021 kepada masyarakat prasejahtera mencapai 3100 sambungan. Ini berasal dari program PLN Mobile VCRR. Sementara dari Dinas ESDM Provinsi Jatim ada 1500 sambungan di Jawa Timur. Kata dia, Saat ini rasio elektrifikasi di Kabupaten Situbondo mencapai 97,68 persen. Adanya bantuan tersebut, diharapkan semakin banyak warga Situbondo yang menerima energi listrik. “Untuk mendukung kebutuhan sehari-hari serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan kali ini, PLN UID Jawa Timur  bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, juga hadir untuk berbagi menyalurkan zakat pegawai PLN kepada yang berhak. Bantuan tersebut berupa 125 paket sembako senilai 31,25 juta. Selain itu, juga ada bantuan bedah rumah dhuafa sebanyak tiga unit.

“Sebelumnya, YBM PLN telah menyalurkan bantuan senilai  Rp.157.990.520,- untuk PLN VCRR 2021 berupa bedah rumah. Musala dan paket sembako. Ada pula bantuan Program Peduli Instalasi Listrik di Jawa Timur senilai Rp. 226.964.139 untuk memberikan bantuan instalasi listrik bagi rumah warga yang tidak mampu,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan PLN bersama Dinas ESDM Provinsi Jatim. Dia berharap elektrifikasi untuk seluruh masyarakat prasejahtera di Jatim dapat meningkatkan perekonomian warga.

 “Yang sebelumnya tidak bisa mengakses listrik, sekarang sudah mendapat bantuan listrik gratis. Semoga kebutuhan sehari-hari yang membutuhkan listrik menjadi lebih mudah dan perekonomiannya kian semakin meningkat,” terang orang nomor satu di Jatim tersebut.

Menurutnya, koneksitas darat, laut dan udara, maupun koneksitas berbasis transformasi digital saat ini keberadaannya sangat penting. Oleh karena itu, pihaknya juga mensuport sambungan listrik ke rumah tangga tertentu dan sejumlah kelompok masyarakat (Pokmas) di Situbondo. Sebab, masih ada masyarakat di Jatim dan beberapa daerah yang rumahnya belum teraliri listrik.

“Ini menjadi tugas bersama untuk melakukan pemetaan secara lebih detail. Sehingga anak-anak bisa belajar dengan baik. Masyarakat juga bisa beribadah dengan baik serta aktivitas bisa bergerak lebih baik,” ujar Khofifah usai meresmikan movable bridge II pelabuhan Jangkar, Minggu kemarin (19/12).

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Nurkholis menyatakan, sepanjang tahun 2021, Dinas ESDM Provinsi Jatim dan PLN konsisten menjalin kolaborasi yang fokusnya pada peningkatan elektrifikasi dan persoalan kelistrikan lainnya. “PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dengan tema ‘Terang Negeriku, Tangguh Indonesiaku’,” bebernya.

Nurkholis mengemukakan, peningkatan elektrifikasi merupakan bagian dari serangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-76. Dimana pada setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp.40 ribu,  dan sepeda sebesar Rp 36 ribu.

Lanjut Nurkholis, PLN Mobile VCRR 2021 telah diikuti 1.387 peserta di Jawa Timur dan nominal yang terkumpul telah mencapai Rp1.087.349.960,. Dana tersebut yang digunakan untuk donasi sambung listrik gratis sebanyak 3100 sambungan di Jawa Timur. “Penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI,”tandasnya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Fatimah yang juga berprofesi sebagai pedagang kecil menyampaikan rasa bahagia, dan bersyukur atas bantuan listrik gratis yang diberikan. “Seneng sekali, sudah puluhan tahun saya menyalur. Sekarang sudah punya listrik sendiri. Ini sangat bermanfaat, sekarang sudah terang kalau malam. Terimakasih PLN dan pemerintah,”pungkasnya. (jon/pri/adv)

ASEMBAGUS – PLN UID Jawa Timur berkolaborasi dengan Dinas ESDM Provinsi Jatim terus menggencarkan elektrifikasi, Minggu (19/12) kemarin. Ini dilakukan untuk memberikan aliran listrik bagi masyarakat prasejahtera di Kabupaten Situbondo.

Manager PLN UP3 Situbondo, Mochamad Abdul Basyid Nurul Fauzi mengatakan, donasi bantuan sambung listrik gratis untuk 443 masyarakat prasejahtera, diserahkan secara langsung kepada Bupati Situbondo, Karna Suswandi. Disaksikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim, Nurkholis.

Penyerahan bantuan tersebut, diawali dengan kampanye electrifying lifestyle berkendara dengan 100 motor listrik menuju lokasi penyalaan. Yakni, di Desa Perante, Kecamatan Asembagus. Totalnya, ada 713 sambung listrik gratis di Situbondo yang merupakan kolaborasi PLN bersama Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. “PLN sebanyak 443 sambungan dari donasi PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride (VCRR). Dinas ESDM sebanyak 270 sambungan,” ujarnya.

Basyid menyebutkan, PLN telah menyalurkan sambung listrik gratis tahun 2021 kepada masyarakat prasejahtera mencapai 3100 sambungan. Ini berasal dari program PLN Mobile VCRR. Sementara dari Dinas ESDM Provinsi Jatim ada 1500 sambungan di Jawa Timur. Kata dia, Saat ini rasio elektrifikasi di Kabupaten Situbondo mencapai 97,68 persen. Adanya bantuan tersebut, diharapkan semakin banyak warga Situbondo yang menerima energi listrik. “Untuk mendukung kebutuhan sehari-hari serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan kali ini, PLN UID Jawa Timur  bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, juga hadir untuk berbagi menyalurkan zakat pegawai PLN kepada yang berhak. Bantuan tersebut berupa 125 paket sembako senilai 31,25 juta. Selain itu, juga ada bantuan bedah rumah dhuafa sebanyak tiga unit.

“Sebelumnya, YBM PLN telah menyalurkan bantuan senilai  Rp.157.990.520,- untuk PLN VCRR 2021 berupa bedah rumah. Musala dan paket sembako. Ada pula bantuan Program Peduli Instalasi Listrik di Jawa Timur senilai Rp. 226.964.139 untuk memberikan bantuan instalasi listrik bagi rumah warga yang tidak mampu,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan PLN bersama Dinas ESDM Provinsi Jatim. Dia berharap elektrifikasi untuk seluruh masyarakat prasejahtera di Jatim dapat meningkatkan perekonomian warga.

 “Yang sebelumnya tidak bisa mengakses listrik, sekarang sudah mendapat bantuan listrik gratis. Semoga kebutuhan sehari-hari yang membutuhkan listrik menjadi lebih mudah dan perekonomiannya kian semakin meningkat,” terang orang nomor satu di Jatim tersebut.

Menurutnya, koneksitas darat, laut dan udara, maupun koneksitas berbasis transformasi digital saat ini keberadaannya sangat penting. Oleh karena itu, pihaknya juga mensuport sambungan listrik ke rumah tangga tertentu dan sejumlah kelompok masyarakat (Pokmas) di Situbondo. Sebab, masih ada masyarakat di Jatim dan beberapa daerah yang rumahnya belum teraliri listrik.

“Ini menjadi tugas bersama untuk melakukan pemetaan secara lebih detail. Sehingga anak-anak bisa belajar dengan baik. Masyarakat juga bisa beribadah dengan baik serta aktivitas bisa bergerak lebih baik,” ujar Khofifah usai meresmikan movable bridge II pelabuhan Jangkar, Minggu kemarin (19/12).

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Nurkholis menyatakan, sepanjang tahun 2021, Dinas ESDM Provinsi Jatim dan PLN konsisten menjalin kolaborasi yang fokusnya pada peningkatan elektrifikasi dan persoalan kelistrikan lainnya. “PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride merupakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN dengan tema ‘Terang Negeriku, Tangguh Indonesiaku’,” bebernya.

Nurkholis mengemukakan, peningkatan elektrifikasi merupakan bagian dari serangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-76. Dimana pada setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp.40 ribu,  dan sepeda sebesar Rp 36 ribu.

Lanjut Nurkholis, PLN Mobile VCRR 2021 telah diikuti 1.387 peserta di Jawa Timur dan nominal yang terkumpul telah mencapai Rp1.087.349.960,. Dana tersebut yang digunakan untuk donasi sambung listrik gratis sebanyak 3100 sambungan di Jawa Timur. “Penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI,”tandasnya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Fatimah yang juga berprofesi sebagai pedagang kecil menyampaikan rasa bahagia, dan bersyukur atas bantuan listrik gratis yang diberikan. “Seneng sekali, sudah puluhan tahun saya menyalur. Sekarang sudah punya listrik sendiri. Ini sangat bermanfaat, sekarang sudah terang kalau malam. Terimakasih PLN dan pemerintah,”pungkasnya. (jon/pri/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/