alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Dapur dan Kandang Terbakar, Tiga Kambing Matang

SUBOH, Radar Situbondo – Dapur dan kandang milik Yusuf warga Desa Cemara, Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo, hangus terbakar, Senin (20/6). Akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02,00 WIB itu, tiga kambing pria 48 tahun tersebut tak dapat terselamatkan dari kobaran si jago merah.

Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) Imam busyiri mengatakan, awalnya salah satu warga datang dari acara hajatan yang berdekatan dengan rumah Yusuf. Melihat dapur Yusuf mengeluarkan asap tebal, orang tersebut langsung mengetuk pintu Yusuf yang sedang tidur pulas di dalam rumah. “Melihat api sudah membesar, Pak Yusuf dibangunkan,” kata Imam.

Meski sudah berteriak minta tolong, warga belum ada yang berkumpul. Sebab, banyak yang sudah tertidur pulas. Yusuf dan keluarganya mencoba melepaskan ikatan sapi di kandangnya dan menarik keluar dari kandang. Sayangnya tiga kambing sulit dikeluarkan karena api sudah mengusai kandang. “Sepasang sapi berhasil dilepas, untuk tiga ekor kambing mati terbakar di dalam kandang milik pak Yusuf,” imbuh Imam.

Setelah itu, warga banyak yang datang untuk membantu melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Sehingga, api hanya menghancurkan dapur dan kandang. Warga berhasil memadamkan api sebelum merambat ke rumah Pak Yusuf.

“Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam petaka tersebut, hanya saja tiga kambing dan dapur beserta kandang hangus terbakar. Berdasarkan asesmen kaji cepat yang kami lakukan, Pak Yusuf mengalami kerugian kurang lebih Rp 20 juta,” jelasnya.

Sementara itu, penyebab terjadinya kebakaran masih misterius. Tim BPBD belum bisa memastikan. “Kami belum menegetahui pasti penyebab kebakaran tersebut, itu masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” pungkas Imam. (hum/pri)

SUBOH, Radar Situbondo – Dapur dan kandang milik Yusuf warga Desa Cemara, Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo, hangus terbakar, Senin (20/6). Akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02,00 WIB itu, tiga kambing pria 48 tahun tersebut tak dapat terselamatkan dari kobaran si jago merah.

Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) Imam busyiri mengatakan, awalnya salah satu warga datang dari acara hajatan yang berdekatan dengan rumah Yusuf. Melihat dapur Yusuf mengeluarkan asap tebal, orang tersebut langsung mengetuk pintu Yusuf yang sedang tidur pulas di dalam rumah. “Melihat api sudah membesar, Pak Yusuf dibangunkan,” kata Imam.

Meski sudah berteriak minta tolong, warga belum ada yang berkumpul. Sebab, banyak yang sudah tertidur pulas. Yusuf dan keluarganya mencoba melepaskan ikatan sapi di kandangnya dan menarik keluar dari kandang. Sayangnya tiga kambing sulit dikeluarkan karena api sudah mengusai kandang. “Sepasang sapi berhasil dilepas, untuk tiga ekor kambing mati terbakar di dalam kandang milik pak Yusuf,” imbuh Imam.

Setelah itu, warga banyak yang datang untuk membantu melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Sehingga, api hanya menghancurkan dapur dan kandang. Warga berhasil memadamkan api sebelum merambat ke rumah Pak Yusuf.

“Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam petaka tersebut, hanya saja tiga kambing dan dapur beserta kandang hangus terbakar. Berdasarkan asesmen kaji cepat yang kami lakukan, Pak Yusuf mengalami kerugian kurang lebih Rp 20 juta,” jelasnya.

Sementara itu, penyebab terjadinya kebakaran masih misterius. Tim BPBD belum bisa memastikan. “Kami belum menegetahui pasti penyebab kebakaran tersebut, itu masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” pungkas Imam. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/