alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Penumpang Arus Balik Menyusut

SITUBONDO – Jumlah penumpang arus balik di terminal Situbondo mengalami penyusutan, kemarin (20/6). Lon­jakan penumpang sudah terjadi pada H+2 yang mencapai 3.805 orang.

Meski demikian, jumlah penumpang hingga kemarin (20/06) masih cukup tinggi dibandingkan hari-hari biasanya.Koordinator terminal Situbondo, Ismail Bakri mengatakan, penurunan jumlah penumpang terjadi sejak H+3 lebaran lalu. Namun jumlahnya masih di atas angka 3000.

“Hari H lebaran, jumlahnya sebanyak 2. 212 orang. Sedangkan H+1 naik mencapai 3.449 penumpang. Paling tinggi pada H+2 dengan jumlah penumpang mencapai 3.805 orang,” terangnya.

Ismail mengatakan, penurunan penumpang mulai tampak pada H+3 lebaran. “Pada H+3, mulai ada pengurangan jumlah penumpang. Dari 3.805 orang menjadi 3.582 orang,” terang Ismail.

Pada Senin (19/6) lalu, jumlah penumpang bus terhitung sebanyak 3.398 orang. “Itu yang terakhir kami data. Sementara untuk data hari ini (kemarin-Red), masih belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Meskipun begitu, kata Ismail, angka tersebut terbilang tinggi. “Sebab pada pada arus mudik sebelum lebaran, angka penumpang tertinggi pada H-2, yakni sebanyak 3.222 orang. Sedangkan pada hari-hari biasa, jumlah penumpang biasanya hanya berkisar dari 1.500 hingga 1.700 orang,” jelasnya.

Ismail menambahkan, rata-rata yang paling mendominasi adalah penumpang jurusan Surabaya. “Sementara untuk jumlah patas yang beroperasi mulai menurun pasca le­baran. Kalau sebelumnya jumlah patas empat, kini ber­kurang dari dua hingga satu unit patas yang beroperasi,” beber Ismail.

SITUBONDO – Jumlah penumpang arus balik di terminal Situbondo mengalami penyusutan, kemarin (20/6). Lon­jakan penumpang sudah terjadi pada H+2 yang mencapai 3.805 orang.

Meski demikian, jumlah penumpang hingga kemarin (20/06) masih cukup tinggi dibandingkan hari-hari biasanya.Koordinator terminal Situbondo, Ismail Bakri mengatakan, penurunan jumlah penumpang terjadi sejak H+3 lebaran lalu. Namun jumlahnya masih di atas angka 3000.

“Hari H lebaran, jumlahnya sebanyak 2. 212 orang. Sedangkan H+1 naik mencapai 3.449 penumpang. Paling tinggi pada H+2 dengan jumlah penumpang mencapai 3.805 orang,” terangnya.

Ismail mengatakan, penurunan penumpang mulai tampak pada H+3 lebaran. “Pada H+3, mulai ada pengurangan jumlah penumpang. Dari 3.805 orang menjadi 3.582 orang,” terang Ismail.

Pada Senin (19/6) lalu, jumlah penumpang bus terhitung sebanyak 3.398 orang. “Itu yang terakhir kami data. Sementara untuk data hari ini (kemarin-Red), masih belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Meskipun begitu, kata Ismail, angka tersebut terbilang tinggi. “Sebab pada pada arus mudik sebelum lebaran, angka penumpang tertinggi pada H-2, yakni sebanyak 3.222 orang. Sedangkan pada hari-hari biasa, jumlah penumpang biasanya hanya berkisar dari 1.500 hingga 1.700 orang,” jelasnya.

Ismail menambahkan, rata-rata yang paling mendominasi adalah penumpang jurusan Surabaya. “Sementara untuk jumlah patas yang beroperasi mulai menurun pasca le­baran. Kalau sebelumnya jumlah patas empat, kini ber­kurang dari dua hingga satu unit patas yang beroperasi,” beber Ismail.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/