alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Antisipasi Covid 19 Varian Baru, Dinkes Perketat Pekerja Migran

RadarSitubondo.id – Masuknya virus Covid 19 dengan varian baru ke sejumlah daerah di Jawa Timur membuat resah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo. Mereka pun mulai memperketat pengawasan terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Kabupaten Situbondo.

Sebab, menurut Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Dwi Herman Susilo, virus korona dengan varian baru rata-rata dibawa oleh PMI ke daerah-daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur. Bahkan beberapa waktu terakhir, virus tersebut ditemukan di salah satu kabupaten yang cukup dekat dengan Situbondo.

“Dan seperti yang saya sampaikan, virus korona varian baru itu dibawa oleh PMI. Karena itu tidak salah jika perhatian kami tertuju kepada PMI yang ada di Situbondo. Kita tidak ingin, virus tersebut menuar kepada masyarakat yang ada di Kota Santri,” jelasnya.

Baca Juga :  Aturan Karantina Pekerja Migran Diperketat

Salah satu langkah antisipatif yang akan diambil oleh dinas kesehatan adalah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah PMI. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya pekerja yang tertular virus korona.

“Dan bagi PMI yang sakit, akan langsung kita rawat di rumah sakit. Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya penularan terhadap warga lainnya. Karena kita khawatir, mereka terpapar Covid 19 dengan varian baru. Yang menurut informasi, penyebarannya lebih cepat,” jelasnya.

Selain itu, kata Kadinkes, pihaknya juga akan mengawasi para PMI yang baru tiba di Situbondo. “Kita akan minta surat keterangan bebas dari virus korona. Kalau ada yang tidak mampu menunjukkan, akan langsung dikarantina,” ucapnya.

Baca Juga :  Hasil Swab Negatif, Pasutri PMI Dipulangkan

Hingga berita ini ditulis, sudah terdapat satu PMI yang dinyatakan positif Covid 19. Namun yang bersangkutan tidak mengalami gejala apapun. Meski demikian, dia tetap mendapat perawatan pada salah satu rumah sakit di Kota Santri. (zul)

RadarSitubondo.id – Masuknya virus Covid 19 dengan varian baru ke sejumlah daerah di Jawa Timur membuat resah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo. Mereka pun mulai memperketat pengawasan terhadap para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Kabupaten Situbondo.

Sebab, menurut Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Dwi Herman Susilo, virus korona dengan varian baru rata-rata dibawa oleh PMI ke daerah-daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur. Bahkan beberapa waktu terakhir, virus tersebut ditemukan di salah satu kabupaten yang cukup dekat dengan Situbondo.

“Dan seperti yang saya sampaikan, virus korona varian baru itu dibawa oleh PMI. Karena itu tidak salah jika perhatian kami tertuju kepada PMI yang ada di Situbondo. Kita tidak ingin, virus tersebut menuar kepada masyarakat yang ada di Kota Santri,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus Positif Turun, Hotel Sidomuncul Tidak Lagi Jadi Tempat Karantina

Salah satu langkah antisipatif yang akan diambil oleh dinas kesehatan adalah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah PMI. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya pekerja yang tertular virus korona.

“Dan bagi PMI yang sakit, akan langsung kita rawat di rumah sakit. Tujuannya untuk meminimalisir terjadinya penularan terhadap warga lainnya. Karena kita khawatir, mereka terpapar Covid 19 dengan varian baru. Yang menurut informasi, penyebarannya lebih cepat,” jelasnya.

Selain itu, kata Kadinkes, pihaknya juga akan mengawasi para PMI yang baru tiba di Situbondo. “Kita akan minta surat keterangan bebas dari virus korona. Kalau ada yang tidak mampu menunjukkan, akan langsung dikarantina,” ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Lakukan Pemerasan, Pengacara Laporkan Oknum Polisi ke Propam

Hingga berita ini ditulis, sudah terdapat satu PMI yang dinyatakan positif Covid 19. Namun yang bersangkutan tidak mengalami gejala apapun. Meski demikian, dia tetap mendapat perawatan pada salah satu rumah sakit di Kota Santri. (zul)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/