alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

ASN Boleh Mudik, Tapi Jangan Pakai Mobil Dinas

SITUBONDO – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Situbondo dilarang mudik menggunakan kendaraan dinas. Ketentuan itu sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB No. 13/2022 tentang Cuti PNS Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul fitri.

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Situbondo, Fathor Rakhman  menerangkan, Pemkab Situbondo telah melarang para pejabat mudik dengan menggunakan kendaraan dinas. “Mobil dinas dilarang dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, salah satunya mudik,” ujar Fathor Rakhman, Senin (18/4).

Dia menjelaskan, mobil dinas hanya dapat digunakan untuk kepentingan operasional pejabat bekerja melayani masyarakat. “Mobil dinas hanya digunakan untuk kepentingan pekerjaan dalam melayani masyarakat,” terang pria asal Besuki tersebut.

Lebih lanjut Fathor mengatakan, pemerintah tahun ini tidak melarang ASN melakukan mudik lebaran ke kampung halaman masing-masing. Namun, melarang pejabat menggunakan fasilitas milik negara untuk kepentingan pribadi.

“Dalam surat edaran itu disebutkan para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi pemerintah agar memastikan seluruh pejabat serta pegawai, tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik, berlibur, atau pun kepentingan lainnya di luar kepentingan dinas,” ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Keudayaan (Dispendikbud) itu mengatakan, untuk mengantisipasi penyalahgunaan mobil dinas, maka dia masih menunggu keputusan dari Bupati Situbondo tentang sejumlah kendaraan dinas agar tidak digunakan pejabat. Seperti mengandangkan mobil tersebut agar tidak digunakaan untuk mudik.

 “Sambil lalu menunggu Surat  Petunjuk Bapak Bupati Situbondo Karna Suswandi, kita akan siapkan langkah-langkah teknis tentang pengaturan mengkandangkan mobil dinas para pejabat,” ucap Fathor. (mg1/pri)

SITUBONDO – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Situbondo dilarang mudik menggunakan kendaraan dinas. Ketentuan itu sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB No. 13/2022 tentang Cuti PNS Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul fitri.

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Situbondo, Fathor Rakhman  menerangkan, Pemkab Situbondo telah melarang para pejabat mudik dengan menggunakan kendaraan dinas. “Mobil dinas dilarang dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, salah satunya mudik,” ujar Fathor Rakhman, Senin (18/4).

Dia menjelaskan, mobil dinas hanya dapat digunakan untuk kepentingan operasional pejabat bekerja melayani masyarakat. “Mobil dinas hanya digunakan untuk kepentingan pekerjaan dalam melayani masyarakat,” terang pria asal Besuki tersebut.

Lebih lanjut Fathor mengatakan, pemerintah tahun ini tidak melarang ASN melakukan mudik lebaran ke kampung halaman masing-masing. Namun, melarang pejabat menggunakan fasilitas milik negara untuk kepentingan pribadi.

“Dalam surat edaran itu disebutkan para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi pemerintah agar memastikan seluruh pejabat serta pegawai, tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik, berlibur, atau pun kepentingan lainnya di luar kepentingan dinas,” ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Keudayaan (Dispendikbud) itu mengatakan, untuk mengantisipasi penyalahgunaan mobil dinas, maka dia masih menunggu keputusan dari Bupati Situbondo tentang sejumlah kendaraan dinas agar tidak digunakan pejabat. Seperti mengandangkan mobil tersebut agar tidak digunakaan untuk mudik.

 “Sambil lalu menunggu Surat  Petunjuk Bapak Bupati Situbondo Karna Suswandi, kita akan siapkan langkah-langkah teknis tentang pengaturan mengkandangkan mobil dinas para pejabat,” ucap Fathor. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/