alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Pengeroyok Karyawan Travel Akhirnya Tertangkap

SITUBONDO – Dua pelaku pengeroyokan terhadap seorang karyawan salah satu travel di Situbondo sudah berhasil diamankan polisi. Saat ini, keduanya ditahan di Polres Situbondo.
Korban pengeroyokan bernama Andi Wahyudi, 26, warga Kelurahan Sobo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. Insiden tersebut terjadi pada hari Rabu (12/07) lalu sekitar pukul 01.30 dini hari di Jalan Madura, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji.
Pelaku pengeroyokan yang diamanakan bernama Dony dan Febry, warga Dusun Olean Tengah, Desa Olean, Kecamatan Situbondo. Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo menerangkan, mereka telah mengakui semua perbuatannya. “Keduanya sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Nanang.
Penangkapan tersangka dilakukan di rumahnya. Informasi identitas pelaku didapat dari korban. Sebab, beberapa saat setelah kejadian, Andi langsung lapor ke unit SPKT Polres Situbondo. “Mendapatkan laporan, kami langsung bergerak melakukan penyelidikan,” kata Nanang.
Dony, salah satu tersangka mengaku, dirinya dua kali melayangkan pukulan kearah korban. Emosinya terpancing setelah korban tidak memberikan kartu ATM yang dimintanya. “Saya minta kartu ATM karena disuruh oleh teman saya. Karena tdaik dikasih, langsung saya pukul,” katanya.
Akibatnya, Andi mengalami luka di bagian kepala dan mukanya. Pada kepala dan wajahnya terdapat luka robek. Sementara itu, Andi menerangkan, saat kejadian, dia sedang menaiki barang-barang ke atas mobil travel. Waktu itu, tiba-tiba datang pelaku dengan mengendarai sepeda motor. “Mereka langsung memukuli bagian kepala saya menggunakan tangan kosong,” ujarnya.
Pukulan dilayangkan di wajahnya beberapa kali. Bahkan, Andi sempat melarikan diri dan bersembunyi ke kamar mandi. Pelaku yang sudah tidak bisa menahan amarahnya berusaha mengejar korban. “Di dalam kamar mandi saya dipukul lagi,” katanya.
Andi mengaku, dirinya tidak memiliki masalah apaun dengan para pelaku. Dia menduga, keduanya dalam keadaan mabuk saat melakukan pengeroyokan. Kepada aparat kepolisian, dia berharap pelaku diproses seadil-adilnya. (bib)

Baca Juga :  Wakil Ketua KPK Diskusi dengan Mahasiswa UNIB

SITUBONDO – Dua pelaku pengeroyokan terhadap seorang karyawan salah satu travel di Situbondo sudah berhasil diamankan polisi. Saat ini, keduanya ditahan di Polres Situbondo.
Korban pengeroyokan bernama Andi Wahyudi, 26, warga Kelurahan Sobo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi. Insiden tersebut terjadi pada hari Rabu (12/07) lalu sekitar pukul 01.30 dini hari di Jalan Madura, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji.
Pelaku pengeroyokan yang diamanakan bernama Dony dan Febry, warga Dusun Olean Tengah, Desa Olean, Kecamatan Situbondo. Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo menerangkan, mereka telah mengakui semua perbuatannya. “Keduanya sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Nanang.
Penangkapan tersangka dilakukan di rumahnya. Informasi identitas pelaku didapat dari korban. Sebab, beberapa saat setelah kejadian, Andi langsung lapor ke unit SPKT Polres Situbondo. “Mendapatkan laporan, kami langsung bergerak melakukan penyelidikan,” kata Nanang.
Dony, salah satu tersangka mengaku, dirinya dua kali melayangkan pukulan kearah korban. Emosinya terpancing setelah korban tidak memberikan kartu ATM yang dimintanya. “Saya minta kartu ATM karena disuruh oleh teman saya. Karena tdaik dikasih, langsung saya pukul,” katanya.
Akibatnya, Andi mengalami luka di bagian kepala dan mukanya. Pada kepala dan wajahnya terdapat luka robek. Sementara itu, Andi menerangkan, saat kejadian, dia sedang menaiki barang-barang ke atas mobil travel. Waktu itu, tiba-tiba datang pelaku dengan mengendarai sepeda motor. “Mereka langsung memukuli bagian kepala saya menggunakan tangan kosong,” ujarnya.
Pukulan dilayangkan di wajahnya beberapa kali. Bahkan, Andi sempat melarikan diri dan bersembunyi ke kamar mandi. Pelaku yang sudah tidak bisa menahan amarahnya berusaha mengejar korban. “Di dalam kamar mandi saya dipukul lagi,” katanya.
Andi mengaku, dirinya tidak memiliki masalah apaun dengan para pelaku. Dia menduga, keduanya dalam keadaan mabuk saat melakukan pengeroyokan. Kepada aparat kepolisian, dia berharap pelaku diproses seadil-adilnya. (bib)

Baca Juga :  Cuaca Tak Bersahabat, Ikan Laut Sulit Didapat, Harga Pun Meroket

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/