alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Yang Terpapar Covid-19 Sudah 1957 Orang

JawaPos.com – Tingginya angka Covid-19 di Kabupaten Situbondo membuat sejumlah pihak kecewa sekaligus waswas. Mereka menilai, pemerintah kurang aktif dan inovatif dalam melaksanakan tugas.

Salah satunya disampaikan oleh pengacara muda Situbondo, Aman Al Mukhtar. Menurut dia, kinerja pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 kurang menampakkan hasil yang memuaskan. Apalagi, jumlah total pasien positif di Kabupaten Situbondo hingga kemarin berada di angka 1957 orang.

“Bayangkan saja, jumlahnya mendekati 2.000 orang. Sementara yang meninggal dunia per hari ini (kemarin, Red) jumlahnya mencapai 145 orang. Cukup fantastis bukan,” tuturnya.

Padahal, kata Aman, anggaran yang dicairkan untuk penanggulangan Covid-19 cukup besar. “Kalau tidak salah jumlahnya 43 Miliar. Uang ini ke mana saja? Digunakan untuk apa saja? Kok sampai sekarang terus terjadi penambahan pasien positif,” tuturnya.

Baca Juga :  Senang di Situbondo karena Cuaca Panas

Aman pun berharap, ke depan pemerintah atau pun tim Satgas Covid-19 Situbondo lebih transparan dalam menggunakan anggaran untuk penanggulangan Covid-19. “Kalau bisa rinci. Uang sekian digunakan untuk membeli ini. yang sekian digunakan untuk melaksanakan ini. Sehingga masyarakat tahu,” tuturnya.

Dengan begitu, masyarakat akan lebih bisa memantau kinerja pemerintah daerah. Termasuk memberikan usul dan kritik jika ada langkah-langkah yang dinilai tidak sesuai aturan. “Saya yakin, jika hal tersebut dilakukan, upaya penanggulangan Covid-19 akan lebih baik. Masyarakat juga akan lebih percaya terhadap kinerja pemerintah,” terangnya.

Sementara, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Situbondo, Syaifullah nomor ponselnya tidak aktif saat dihubungi sekitar pukul 15.46 sore kemarin. (zul/bay)

Baca Juga :  Truk vs Motor Adu Moncong, Satu Meninggal di Tempat

JawaPos.com – Tingginya angka Covid-19 di Kabupaten Situbondo membuat sejumlah pihak kecewa sekaligus waswas. Mereka menilai, pemerintah kurang aktif dan inovatif dalam melaksanakan tugas.

Salah satunya disampaikan oleh pengacara muda Situbondo, Aman Al Mukhtar. Menurut dia, kinerja pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 kurang menampakkan hasil yang memuaskan. Apalagi, jumlah total pasien positif di Kabupaten Situbondo hingga kemarin berada di angka 1957 orang.

“Bayangkan saja, jumlahnya mendekati 2.000 orang. Sementara yang meninggal dunia per hari ini (kemarin, Red) jumlahnya mencapai 145 orang. Cukup fantastis bukan,” tuturnya.

Padahal, kata Aman, anggaran yang dicairkan untuk penanggulangan Covid-19 cukup besar. “Kalau tidak salah jumlahnya 43 Miliar. Uang ini ke mana saja? Digunakan untuk apa saja? Kok sampai sekarang terus terjadi penambahan pasien positif,” tuturnya.

Baca Juga :  Kecamatan Situbondo Kembali Zona Oranye

Aman pun berharap, ke depan pemerintah atau pun tim Satgas Covid-19 Situbondo lebih transparan dalam menggunakan anggaran untuk penanggulangan Covid-19. “Kalau bisa rinci. Uang sekian digunakan untuk membeli ini. yang sekian digunakan untuk melaksanakan ini. Sehingga masyarakat tahu,” tuturnya.

Dengan begitu, masyarakat akan lebih bisa memantau kinerja pemerintah daerah. Termasuk memberikan usul dan kritik jika ada langkah-langkah yang dinilai tidak sesuai aturan. “Saya yakin, jika hal tersebut dilakukan, upaya penanggulangan Covid-19 akan lebih baik. Masyarakat juga akan lebih percaya terhadap kinerja pemerintah,” terangnya.

Sementara, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Situbondo, Syaifullah nomor ponselnya tidak aktif saat dihubungi sekitar pukul 15.46 sore kemarin. (zul/bay)

Baca Juga :  Bertambah 57 Kasus Baru, 15 Orang Sembuh dari Covid-19

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/