alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Antusias Vaksin Booster, Pemudik Kapal Laut Meningkat

JANGKAR – Koordinator Wilker Pelabuhan Jangkar Dishub Jatim, Tri Wahyono mengaku, meski penumpang kapal laut belum divaksin booster, namun tetap bisa melakukan perjalanan mudik. Namun kesadaran para penumpang untuk vaksin booster besar.

Dia mengaku, sejumlah pemudik hampir baru selesai melaksanakan vaksin dosis kedua. Sehingga untuk dilakukan vaksin booster belum bisa. Sebab, pelaksanaan vaksin dosis ketiga baru bisa dilakukan setelah jaraknya tiga bulan dari vaksin dosis kedua.

“Kami tidak memaksakan untuk vaksin booster untuk pemudik. Karena kami juga memikirkan dampak yang akan terjadi. Karena kebanyakan dari mereka baru saja selesai suntik dosis kedua,” ungkap Tri Wahyono, Minggu (17/4).

Lebih lanjut Tri mengatakan, meski tidak ada paksaan kepada pemudik untuk vaksin booster. Namun kesadaran mereka tumbuh dengan sendirinya. “Kami menawarkan saja, kalau misalnya mereka mau vaksin kami menyediakan tempat untuk vaksin. Tapi kalau tidak mau kami juga tidak memaksanya,” ungkkap Tri.

Tri mengaku, kesadaran pemudik untuk vaksin jumlah cukup tinggi. Satu hari pelayanan vaksin dibuka, sekita seratus orang lebih bersedia divaksin sebelum mudik. “Karena antusias warga besar untuk vaksin, maka ke depan pelayanan vaksin di pelabuhan akan terus digelar,” kata Tri. (mg1/pri)

JANGKAR – Koordinator Wilker Pelabuhan Jangkar Dishub Jatim, Tri Wahyono mengaku, meski penumpang kapal laut belum divaksin booster, namun tetap bisa melakukan perjalanan mudik. Namun kesadaran para penumpang untuk vaksin booster besar.

Dia mengaku, sejumlah pemudik hampir baru selesai melaksanakan vaksin dosis kedua. Sehingga untuk dilakukan vaksin booster belum bisa. Sebab, pelaksanaan vaksin dosis ketiga baru bisa dilakukan setelah jaraknya tiga bulan dari vaksin dosis kedua.

“Kami tidak memaksakan untuk vaksin booster untuk pemudik. Karena kami juga memikirkan dampak yang akan terjadi. Karena kebanyakan dari mereka baru saja selesai suntik dosis kedua,” ungkap Tri Wahyono, Minggu (17/4).

Lebih lanjut Tri mengatakan, meski tidak ada paksaan kepada pemudik untuk vaksin booster. Namun kesadaran mereka tumbuh dengan sendirinya. “Kami menawarkan saja, kalau misalnya mereka mau vaksin kami menyediakan tempat untuk vaksin. Tapi kalau tidak mau kami juga tidak memaksanya,” ungkkap Tri.

Tri mengaku, kesadaran pemudik untuk vaksin jumlah cukup tinggi. Satu hari pelayanan vaksin dibuka, sekita seratus orang lebih bersedia divaksin sebelum mudik. “Karena antusias warga besar untuk vaksin, maka ke depan pelayanan vaksin di pelabuhan akan terus digelar,” kata Tri. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/