alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Desa Alasbayur Segera Dialiri Listrik

SITUBONDO – Warga Desa Alasbayur, Kecamatan Mlandingan dalam waktu dekat ini sudah bisa menikmati listrik. Pemkab Situbondo berkomitmen tahun ini sudah terealisasi.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, untuk kepentingan itu, pemerintah sudah berkoordinasi dengan PLN. “Tahun ini target selesai,” ujarnya usai meninjau lokasi rencana pemasangan aliran listrik di Desa Alasbayur, kemarin (17/045).

Progres rencana penyediaan aliran listrik tersebut, saat ini sudah dipasangi tiang listrik di tiga dusun di Desa Alasbayur. Karena itu, bupati memperkirakan, persiapannya sudah mencapai 80 persen. “Tinggal dimasukkan jaringannya,” kata Dadang.

Bupati dua periode itu menambahkan, sebenarnya, pemerintah sudah menyediakan aliran listrik di tempat itu sekitar tiga tahun yang lalu. Akan tetapi bukan dari PLN. “Listrik tenaga hydro melalui kincir,” terang Dadang.

Baca Juga :  Tambak Milenial Berhasil Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Akan tetapi listrik tenaga hydro itu belum cukup untuk dialiri kepada seluruh warga desa yang dihuni sekitar 600 kepala keluarga itu. “Kapasitasnya sangat terbatas. Hanya bisa dinikmati sekitar 180 warga,” tambah Dadang.

Dadang mengaku, dengan akan dimasukkannya aliran listrik di Desa Alasbayur, maka semakin sedikiti daerah-daerah pegunungan yang tidak menikmati jaringan listrik. Saat ini, sudah 90 persen daerah di Situbondo yang sudah mendapatkan jaringan listrik.

Untuk jaringan listrik di tempat-tempat terpencil, bupati menargetkan teraliri 95 persen pada tahun 2019 nanti. Kemudian di tahun 2021, tidak ada lagi dusun yang tidak memakai listrik. “Pada tahun 2021 sudah tuntas seratus persen,” katanya.

Baca Juga :  Masih Ada Harapan APBD Disahkan Bulan Ini

Kades Alasbayur, Hartono mengaku sangat senang dengan akan dimasukkannnya aliran listrik di desanya. Dia menerangkan, hal tersebut sudah cukup lama diinginkan warga. “Kami seperti merasakan kemerdakaan. Sudah 73 tahun masyarakat hidup tanpa listrik,” katanya.

Dia menerangkan, Desa Alasbayur terdiri dari empat dusun. Dari jumlah itu, baru satu dusun yang menikmati listrik. Karena itu, dia menyambut baik terobosan yang dilakukan pemerintah. “Saya sangat berterimakasih kepada bupati,” pungkasnya. (*)

SITUBONDO – Warga Desa Alasbayur, Kecamatan Mlandingan dalam waktu dekat ini sudah bisa menikmati listrik. Pemkab Situbondo berkomitmen tahun ini sudah terealisasi.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, untuk kepentingan itu, pemerintah sudah berkoordinasi dengan PLN. “Tahun ini target selesai,” ujarnya usai meninjau lokasi rencana pemasangan aliran listrik di Desa Alasbayur, kemarin (17/045).

Progres rencana penyediaan aliran listrik tersebut, saat ini sudah dipasangi tiang listrik di tiga dusun di Desa Alasbayur. Karena itu, bupati memperkirakan, persiapannya sudah mencapai 80 persen. “Tinggal dimasukkan jaringannya,” kata Dadang.

Bupati dua periode itu menambahkan, sebenarnya, pemerintah sudah menyediakan aliran listrik di tempat itu sekitar tiga tahun yang lalu. Akan tetapi bukan dari PLN. “Listrik tenaga hydro melalui kincir,” terang Dadang.

Baca Juga :  Polisi Segera Panggil Pengendara yang Terlibat Laka Beruntun

Akan tetapi listrik tenaga hydro itu belum cukup untuk dialiri kepada seluruh warga desa yang dihuni sekitar 600 kepala keluarga itu. “Kapasitasnya sangat terbatas. Hanya bisa dinikmati sekitar 180 warga,” tambah Dadang.

Dadang mengaku, dengan akan dimasukkannya aliran listrik di Desa Alasbayur, maka semakin sedikiti daerah-daerah pegunungan yang tidak menikmati jaringan listrik. Saat ini, sudah 90 persen daerah di Situbondo yang sudah mendapatkan jaringan listrik.

Untuk jaringan listrik di tempat-tempat terpencil, bupati menargetkan teraliri 95 persen pada tahun 2019 nanti. Kemudian di tahun 2021, tidak ada lagi dusun yang tidak memakai listrik. “Pada tahun 2021 sudah tuntas seratus persen,” katanya.

Baca Juga :  Dewan Anggapa Anggaran Penanganan PMK Terlalu Kecil

Kades Alasbayur, Hartono mengaku sangat senang dengan akan dimasukkannnya aliran listrik di desanya. Dia menerangkan, hal tersebut sudah cukup lama diinginkan warga. “Kami seperti merasakan kemerdakaan. Sudah 73 tahun masyarakat hidup tanpa listrik,” katanya.

Dia menerangkan, Desa Alasbayur terdiri dari empat dusun. Dari jumlah itu, baru satu dusun yang menikmati listrik. Karena itu, dia menyambut baik terobosan yang dilakukan pemerintah. “Saya sangat berterimakasih kepada bupati,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/