alexametrics
22.3 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Capaian Vaksinasi Lansia Masih 40 Persen

SITUBONDO – Capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Situbondo masih sekitar 40 persen. Untuk mencapai target  60 persen, Pemkab Situbondo akan melakukan pemaksaan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021. 

Sekertaris Daerah Situbondo, Syaifullah mengatakan, Pemkab Situbondo akan melakukan pendataan pada masyarakat. Sehingga, bisa ketahuan mana yang sudah melakukan vaksinasi dan mana yang belum. Sebab, selama ini kepala desa beralasan bahwa untuk semua warganya sudah dilakukan vaksin. “Capaian vaksinasi di Kabupaten Situbondo masih 61,59 persen untuk total keseluruhan,” ujarnya.

Syaifullah menegaskan, vaksinasi harus betul-betul dilakukan secara merata. Dinkes akan diminta melakukan koordinasi dengan Bappeda untuk melihat NIK tiap-tiap warga. “Karena kalau dilihat dari NIK-nya bakalan ketemu. Mana yang sudah dan yang belum divaksin,” jelasnya.

Nah, data itulah yang akan dijadikan modal untuk mencapai target vaksinasi lansia hingga mencapai 60 persen. Mereka yang terdata belum divaksin, maka akan dipaksa untuk vaksin. “Apalagi, menurut peraturan presiden Nomor 14 Tahun 2021, untuk warga negara yang menjadi sasaran vaksinasi, jika kemudian tidak dilakukannya, maka akan dikenai sanksi,” Papar Sekda.

Sanksinya bisa penundaan bantuan, penundaan pelayanan administrasi, dan ada sanksi administratif di anataranya denda atau yang lainnya. “Mudah mudahan di Kota Santri ini tidak terjadi hal tersebut. karena kita ini menunggu kesadaran masyarakat, sebab kebanyakan tidak mau divaksin karena takut pada jarum suntik,”pungkasnya. (mg4/pri)

SITUBONDO – Capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Situbondo masih sekitar 40 persen. Untuk mencapai target  60 persen, Pemkab Situbondo akan melakukan pemaksaan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021. 

Sekertaris Daerah Situbondo, Syaifullah mengatakan, Pemkab Situbondo akan melakukan pendataan pada masyarakat. Sehingga, bisa ketahuan mana yang sudah melakukan vaksinasi dan mana yang belum. Sebab, selama ini kepala desa beralasan bahwa untuk semua warganya sudah dilakukan vaksin. “Capaian vaksinasi di Kabupaten Situbondo masih 61,59 persen untuk total keseluruhan,” ujarnya.

Syaifullah menegaskan, vaksinasi harus betul-betul dilakukan secara merata. Dinkes akan diminta melakukan koordinasi dengan Bappeda untuk melihat NIK tiap-tiap warga. “Karena kalau dilihat dari NIK-nya bakalan ketemu. Mana yang sudah dan yang belum divaksin,” jelasnya.

Nah, data itulah yang akan dijadikan modal untuk mencapai target vaksinasi lansia hingga mencapai 60 persen. Mereka yang terdata belum divaksin, maka akan dipaksa untuk vaksin. “Apalagi, menurut peraturan presiden Nomor 14 Tahun 2021, untuk warga negara yang menjadi sasaran vaksinasi, jika kemudian tidak dilakukannya, maka akan dikenai sanksi,” Papar Sekda.

Sanksinya bisa penundaan bantuan, penundaan pelayanan administrasi, dan ada sanksi administratif di anataranya denda atau yang lainnya. “Mudah mudahan di Kota Santri ini tidak terjadi hal tersebut. karena kita ini menunggu kesadaran masyarakat, sebab kebanyakan tidak mau divaksin karena takut pada jarum suntik,”pungkasnya. (mg4/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/