alexametrics
23.2 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Jalan Argopura dan Diponegoro Ditutup Total Mulai Besok Pagi

RadarBanyuwangi.id – Arus lalu lintas mulai Jalan Argopura sampai jalan Diponegoro akan ditutup untuk kendaraan besar dan angkutan umum, mulai Kamis (17/06) besok pagi. Itu karena pada hari tersebut perbaikan jembatan di Jalan Diponegoro sudah mulai dikerjakan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Situbondo, Tulus Prijatmadji menerangkan, akses tersebut tutup total untuk kendaraan besar dan angkutan umum. “Dari perempatan SMEA (traffict light Jalan Basuki Rahmat) langsung ke barat,” jelas Tulus saat dihubungi RadarBanyuwangi.id melalui sambungan telepon kemarin.

Tulus mengaku, dengan penutupan arus tersebut, kemacetan akan berpotensi terjadi di sepanjang jalan Basuki Rahmat sampai Jalan Ahmad Yani. Karena itu, di beberapa titik ruas jalan tersebut akan dilakukan penjagaan oleh petugas dari kepolisian dan Dishub. “Ini untuk mengantisipasi kemacetan,” jelasnya.

Baca Juga :  Arus Lalin Jalan Argopuro-Diponegoro Dialihkan hingga 6 Bulan ke Depan

Di samping itu, Dishub juga telah menyediakan CCTV untuk memantau arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Ahmad Yani. Jika terpantau macet, maka petugas akan langsung turun. “Karena melalui CCTV itukan bisa kelihatan, di mana saja terjadi kemacetan. Petugas kami akan langsung mengurangi,” terang Tulus.

Sementara itu, selama arus lalu lintas untuk kendaraan besar di Jalan Argopuro sampai Diponegoro ditutup, di jalan Cenderawasih sampai Jalan Merak diberlakukan dua arah bagi kendaraan kecil. “Karena kendaraan-kendaraan besar tidak lewat sana. Jadi, dari perempatan Gedung Bhayangkara itu, kendaraan boleh ke selatan,” pungkas Tulus. (bib)

Baca Juga :  Kekosongan Jabatan Strategis Sudah Terisi
MicrosoftInternetExplorer4

RadarBanyuwangi.id – Arus lalu lintas mulai Jalan Argopura sampai jalan Diponegoro akan ditutup untuk kendaraan besar dan angkutan umum, mulai Kamis (17/06) besok pagi. Itu karena pada hari tersebut perbaikan jembatan di Jalan Diponegoro sudah mulai dikerjakan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Situbondo, Tulus Prijatmadji menerangkan, akses tersebut tutup total untuk kendaraan besar dan angkutan umum. “Dari perempatan SMEA (traffict light Jalan Basuki Rahmat) langsung ke barat,” jelas Tulus saat dihubungi RadarBanyuwangi.id melalui sambungan telepon kemarin.

Tulus mengaku, dengan penutupan arus tersebut, kemacetan akan berpotensi terjadi di sepanjang jalan Basuki Rahmat sampai Jalan Ahmad Yani. Karena itu, di beberapa titik ruas jalan tersebut akan dilakukan penjagaan oleh petugas dari kepolisian dan Dishub. “Ini untuk mengantisipasi kemacetan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jembaran Diperbaiki, Jalan Diponegoro Tutup Total Mulai Pekan Ini

Di samping itu, Dishub juga telah menyediakan CCTV untuk memantau arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Ahmad Yani. Jika terpantau macet, maka petugas akan langsung turun. “Karena melalui CCTV itukan bisa kelihatan, di mana saja terjadi kemacetan. Petugas kami akan langsung mengurangi,” terang Tulus.

Sementara itu, selama arus lalu lintas untuk kendaraan besar di Jalan Argopuro sampai Diponegoro ditutup, di jalan Cenderawasih sampai Jalan Merak diberlakukan dua arah bagi kendaraan kecil. “Karena kendaraan-kendaraan besar tidak lewat sana. Jadi, dari perempatan Gedung Bhayangkara itu, kendaraan boleh ke selatan,” pungkas Tulus. (bib)

Baca Juga :  Latih Olah Sampah Jadi Pupuk Organik
MicrosoftInternetExplorer4

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/