alexametrics
23 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Dua Pemuda Diamankan Bersama Ratusan Pil Trex

ASEMBAGUS– Kapolsek Asembagus berhasil mengamankan Khofif Romli, pengedar obat terlarang jenis Trex, Minggu (15/04) lalu. Pemuda asal desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus itu diamankan di rumahnya saat kedapatan mengedarkan pil memabukkan tersebut. Tak tanggung-tanggung dari tangannya, petugas berhasil menemukan ratusan butir pil trex.

Menurut informasi yang dihimpun koran ini, penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat informasi warga mengenai aktifitas yang dilakukan pelaku. Aparat penegak hukum yang ditugaskan di wilayah Asembagus pun langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, setelah dilakukan penngeledahan di rumahnya, Romli tertangkap tangan bersama barang bukti sebanyak 204 butir pil trex.

Baca Juga :  Minibus Berpenumpang 14 Orang Masuk Sungai

Tak hanya Romli saja, polisi juga mengamankan Muhammad Badri, warga Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar. Kebetulan, saat dilakukan penggerbekan, Badri juga ada di lokasi.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Primabodo mengatakan, selain mengamankan dua tersangka, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti. “Barang bukti berupa ratusan butir pil sudah disita. Selain itu juga diamankan uang sebesar Rp. 111 ribu,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Nanang, akan dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap keduanya. “Terlapornya ada dua. Dari keduanya itu kami akan berupaya mengorek keterangan mengani asal dari obat-obatan terlarang tersebut,” ucap Nanang.

Pria berkacata itu juga menuturkan,  atas perbuatannya, keudanya bisa diancam dengan tuntutan pelanggaran undang-undang Kesehatan. “Pelaku diduga melanggar pasal 197 jo 106 ayat (1) subs pasal 196 jo 98 ayat (2) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” terang Nanang. (zul/pri)

Baca Juga :  Fakultas Ekonomi Unars Fokus Mencetak Lulusan Wirausaha

ASEMBAGUS– Kapolsek Asembagus berhasil mengamankan Khofif Romli, pengedar obat terlarang jenis Trex, Minggu (15/04) lalu. Pemuda asal desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus itu diamankan di rumahnya saat kedapatan mengedarkan pil memabukkan tersebut. Tak tanggung-tanggung dari tangannya, petugas berhasil menemukan ratusan butir pil trex.

Menurut informasi yang dihimpun koran ini, penangkapan dilakukan setelah polisi mendapat informasi warga mengenai aktifitas yang dilakukan pelaku. Aparat penegak hukum yang ditugaskan di wilayah Asembagus pun langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, setelah dilakukan penngeledahan di rumahnya, Romli tertangkap tangan bersama barang bukti sebanyak 204 butir pil trex.

Baca Juga :  Penerapan Prokes Mulai Kendor, Polisi Patroli ke Tempat Keramaian

Tak hanya Romli saja, polisi juga mengamankan Muhammad Badri, warga Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar. Kebetulan, saat dilakukan penggerbekan, Badri juga ada di lokasi.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Primabodo mengatakan, selain mengamankan dua tersangka, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti. “Barang bukti berupa ratusan butir pil sudah disita. Selain itu juga diamankan uang sebesar Rp. 111 ribu,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Nanang, akan dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap keduanya. “Terlapornya ada dua. Dari keduanya itu kami akan berupaya mengorek keterangan mengani asal dari obat-obatan terlarang tersebut,” ucap Nanang.

Pria berkacata itu juga menuturkan,  atas perbuatannya, keudanya bisa diancam dengan tuntutan pelanggaran undang-undang Kesehatan. “Pelaku diduga melanggar pasal 197 jo 106 ayat (1) subs pasal 196 jo 98 ayat (2) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” terang Nanang. (zul/pri)

Baca Juga :  PSSS Menang Telak atas Persid Jember

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/