alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Jadi yang Pertama, Golkar Daftarkan 45 Caleg

SITUBONDO – Partai Golongan Karya (Golkar) menjadi partai pertama yang mendaftarkan diri dalam pelaksanaan Pemilihan Calon Legislatif (Caleg) 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Parpol yang diketuai Rachmad ini, kemarin (16/7) menyerahkan 45 nama bakal calon legislatif (Bacaleg).  

Rombongan fungsionaris Partai Golkar datang ke Kantor KPU  di Jalan Merak sekitar pukul 12.00. Selain Ketua DPD Partai Golkar, Rachmad, ikut serta dalam rombongan tersebut Sekretaris Golkar, Heroe Soegiharto. Mereka langsung diterima Ketua KPU Situbondo, Marwoto.

Ketua DPD Partai Golkar, Rahmad mengaku tidak ada kendala dalam memenuhi persyaratan pendaftaran Bacaleg tahun 2018.  Dari total 12 persyaratan, semuanya terpenuhi. “Sebenarnya tergantung kita dalam memahami Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2018,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, kesuksesan memenuhi persyaratan tersebut juga berkat kesiapan tim IT dan Liaison Officer (LO). Rahmad menilai, LO Partai Golar melakukan komunikasi yang cukup baik dengan KPU. Sehingga, kesulitan-kesulitan yang mungkin akan timbul bisa diantisipasi sedini mungkin. “Kami tinggal menunggu verifikasi keabsahan hingga tanggal 22 mendatang,” ucapnya.

Menurut Rahmad, pihaknya mengajukan seratus persen dari kuota sebanyak 45 kursi di DPRD Situbondo. “Dengan komposisi kuota perempuan di dapil satu sebanyak 65,2 persen dan dapil dua sebanyak 2,50 persen. Untuk dapil tiga, empat dan lima sebanyak 42,86 persen. Sedangkan untuk dapil enam sebanyak 33,33 persen,” ucapnya.

Secara keseluruhan, jumlah kuota perempuan Partai Golkar, kata Rahmad, sudah melebihi ketentuan di PKPU. “Dari 45 caleg, yang berijazah S2 sebanyak dua orang, S1 23 orang, D3 dua orang. Sedangkan untuk yang berijazah SMA sebanyak 18 orang,” paparnya.

Ditanya perihal target yang akan dicapai pada pemilu akan datang, Rahmad enggan menjawab. “Perolehan kursi Partai Golkar pada pemilu legislatif 2014 ada enam kursi. Dengan total 52 ribu suara se-Kabupaten Situbondo. Sama seperti tahun 2014, ketika saya ditanyakan oleh teman-teman media berapa target yang harus diraih, saya tidak akan pernah menjawab,” tuturnya.

Meski demikian, Mantan Ketua Komisi I DPRD Situbondo tersebut mengaku sangat optimistis, rakyat akan memberikan suaranya lebih tinggi terhadap Partai Golkar. “Saya yakin suara Partai Golkar akan lebih tinggi daripada pemilihan legislatis sebelumnya,” tegas Rachmad.

Mantan Bupati Situbondo ini optimistis, dengan 45 Bacaleg Partai Golkar akan memperoleh suara Golkar akan meningkat dari 2014.  “Akan tetap kita upayakan. Tahun 2014 sudah ada di posisi nomor tiga. Insyaallah tahun 2019, Partai Golkar akan tinggi dari pada 2014,” tuturnya.

Ketua KPU Situbondo, Marwoto mengatakan, pihaknya sudah memberi jadwal selama 14 hari untuk pendaftaran. Namun nyatanya, beberapa partai di Situbondo memilih mendaftar pada waktu-waktu akhir. Sebab beberapa partai masih belum melengkapi persyaratan pendaftaran.

“Karena memang ada beberapa syarat calon tidak terpenuhi. Rata-rata yang belum terpenuhi adalah surat kesehatan,” terangnya saat diwawancarai di kantor KPU. (zul/pri)

SITUBONDO – Partai Golongan Karya (Golkar) menjadi partai pertama yang mendaftarkan diri dalam pelaksanaan Pemilihan Calon Legislatif (Caleg) 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Parpol yang diketuai Rachmad ini, kemarin (16/7) menyerahkan 45 nama bakal calon legislatif (Bacaleg).  

Rombongan fungsionaris Partai Golkar datang ke Kantor KPU  di Jalan Merak sekitar pukul 12.00. Selain Ketua DPD Partai Golkar, Rachmad, ikut serta dalam rombongan tersebut Sekretaris Golkar, Heroe Soegiharto. Mereka langsung diterima Ketua KPU Situbondo, Marwoto.

Ketua DPD Partai Golkar, Rahmad mengaku tidak ada kendala dalam memenuhi persyaratan pendaftaran Bacaleg tahun 2018.  Dari total 12 persyaratan, semuanya terpenuhi. “Sebenarnya tergantung kita dalam memahami Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2018,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, kesuksesan memenuhi persyaratan tersebut juga berkat kesiapan tim IT dan Liaison Officer (LO). Rahmad menilai, LO Partai Golar melakukan komunikasi yang cukup baik dengan KPU. Sehingga, kesulitan-kesulitan yang mungkin akan timbul bisa diantisipasi sedini mungkin. “Kami tinggal menunggu verifikasi keabsahan hingga tanggal 22 mendatang,” ucapnya.

Menurut Rahmad, pihaknya mengajukan seratus persen dari kuota sebanyak 45 kursi di DPRD Situbondo. “Dengan komposisi kuota perempuan di dapil satu sebanyak 65,2 persen dan dapil dua sebanyak 2,50 persen. Untuk dapil tiga, empat dan lima sebanyak 42,86 persen. Sedangkan untuk dapil enam sebanyak 33,33 persen,” ucapnya.

Secara keseluruhan, jumlah kuota perempuan Partai Golkar, kata Rahmad, sudah melebihi ketentuan di PKPU. “Dari 45 caleg, yang berijazah S2 sebanyak dua orang, S1 23 orang, D3 dua orang. Sedangkan untuk yang berijazah SMA sebanyak 18 orang,” paparnya.

Ditanya perihal target yang akan dicapai pada pemilu akan datang, Rahmad enggan menjawab. “Perolehan kursi Partai Golkar pada pemilu legislatif 2014 ada enam kursi. Dengan total 52 ribu suara se-Kabupaten Situbondo. Sama seperti tahun 2014, ketika saya ditanyakan oleh teman-teman media berapa target yang harus diraih, saya tidak akan pernah menjawab,” tuturnya.

Meski demikian, Mantan Ketua Komisi I DPRD Situbondo tersebut mengaku sangat optimistis, rakyat akan memberikan suaranya lebih tinggi terhadap Partai Golkar. “Saya yakin suara Partai Golkar akan lebih tinggi daripada pemilihan legislatis sebelumnya,” tegas Rachmad.

Mantan Bupati Situbondo ini optimistis, dengan 45 Bacaleg Partai Golkar akan memperoleh suara Golkar akan meningkat dari 2014.  “Akan tetap kita upayakan. Tahun 2014 sudah ada di posisi nomor tiga. Insyaallah tahun 2019, Partai Golkar akan tinggi dari pada 2014,” tuturnya.

Ketua KPU Situbondo, Marwoto mengatakan, pihaknya sudah memberi jadwal selama 14 hari untuk pendaftaran. Namun nyatanya, beberapa partai di Situbondo memilih mendaftar pada waktu-waktu akhir. Sebab beberapa partai masih belum melengkapi persyaratan pendaftaran.

“Karena memang ada beberapa syarat calon tidak terpenuhi. Rata-rata yang belum terpenuhi adalah surat kesehatan,” terangnya saat diwawancarai di kantor KPU. (zul/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/