alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Rumah Makan Biru Daun Beri Sentuhan Natural

SITUBONDO – Kafe sekaligus rumah makan ‘Biru Daun’, yang terletak di  Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji resmi di buka Jumat (11/5) malam. Pembukaan kafe itu dilakukan Bupati Dadang Wigiarto.

Kepala Dinas Pariwisata Situbondo, Sofyan Hadi dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga hadir di rumah makan dengan nuansa persawahan itu.

Imam Hidayat, pemilik rumah makan Biru Daun mengatakan, tempat yang disediakan sangat berbeda rumah makan pada umumnya. Pasalnya, di rumah makan Biru Daun, Imam memberi sentuhan natural yang mampu membuat pengunjung betah berada di sana. “Kita memberi nuansa yang berbeda. Yaitu inovasi agar pengunjung dapat menyatu dengan alam dan sawah. Jadi konsepnya, natural sekali. Seakanakan kita makan di tengah sawah,” tutur Imam.

Menurut Imam, ide itu muncul setelah dirinya melakukan kunjungan dan observasi ke berbagai wilayah. “Kami orangnya sering keliling. Jadi ingin terus meniru nuansa baru. Saya mencoba meninjau ke Banyuwangi, Malang dan Surabaya. Sehingga saya ambil kesimpulan bahwa Orang-orang sudah jenuh dengan keadaan perkotaan. Mereka ingin kembali ke alam semua. Maka ini kesempatan ini yang kami ambil,” ucapnya.

 Imam berharap, rumah makannya itu bisa dijadikan tempat silaturahmi warga Situbondo. “Dengan adanya nuansa baru, kami berharap  kuliner di Situbondo bisa maju, sehingga tempat ini bisa jadi lokasi silaturahmi masyarakat. Karena yang diutamakan di sini adalah makanan lokal,” paparnya.

Di rumah makan tersebut, Imam juga menyediakan tempat untuk mewadahi kreativitas musik anak muda di Situbondo. “Kita sediakan tempat. Setiap Jumat dan Sabtu malam mereka bisa tampil. Sedangkan persoalan harga makanan, standar lah. Dengan fasilitas lengkap,” ucap Imam. (zul/afi)

SITUBONDO – Kafe sekaligus rumah makan ‘Biru Daun’, yang terletak di  Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji resmi di buka Jumat (11/5) malam. Pembukaan kafe itu dilakukan Bupati Dadang Wigiarto.

Kepala Dinas Pariwisata Situbondo, Sofyan Hadi dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga hadir di rumah makan dengan nuansa persawahan itu.

Imam Hidayat, pemilik rumah makan Biru Daun mengatakan, tempat yang disediakan sangat berbeda rumah makan pada umumnya. Pasalnya, di rumah makan Biru Daun, Imam memberi sentuhan natural yang mampu membuat pengunjung betah berada di sana. “Kita memberi nuansa yang berbeda. Yaitu inovasi agar pengunjung dapat menyatu dengan alam dan sawah. Jadi konsepnya, natural sekali. Seakanakan kita makan di tengah sawah,” tutur Imam.

Menurut Imam, ide itu muncul setelah dirinya melakukan kunjungan dan observasi ke berbagai wilayah. “Kami orangnya sering keliling. Jadi ingin terus meniru nuansa baru. Saya mencoba meninjau ke Banyuwangi, Malang dan Surabaya. Sehingga saya ambil kesimpulan bahwa Orang-orang sudah jenuh dengan keadaan perkotaan. Mereka ingin kembali ke alam semua. Maka ini kesempatan ini yang kami ambil,” ucapnya.

 Imam berharap, rumah makannya itu bisa dijadikan tempat silaturahmi warga Situbondo. “Dengan adanya nuansa baru, kami berharap  kuliner di Situbondo bisa maju, sehingga tempat ini bisa jadi lokasi silaturahmi masyarakat. Karena yang diutamakan di sini adalah makanan lokal,” paparnya.

Di rumah makan tersebut, Imam juga menyediakan tempat untuk mewadahi kreativitas musik anak muda di Situbondo. “Kita sediakan tempat. Setiap Jumat dan Sabtu malam mereka bisa tampil. Sedangkan persoalan harga makanan, standar lah. Dengan fasilitas lengkap,” ucap Imam. (zul/afi)

Artikel Terkait

Most Read

Dibangun 2015, Ambruk 2020

Drainase Amblas, Dump Truk Jumping

Pengrusak Makam Masih Misterius

Artikel Terbaru

/