alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Cegah Virus Korona, Semprot Seluruh Masjid dengan Cairan Disinfektan

RadarBanyuwangi.id – Seluruh masjid di Situbondo dilakukan penyemprotan disinfektan kemarin (12/04). Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan Virus Korona di tempat ibadah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Prio Andoko mengatakan, masjid akan digunakan salat tarawih setiap malam oleh umat Muslim. Karena itu perlu dipastikan, bahwa masjid aman dari potensi penuralan Covid-19. “Sehingga perlu penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

Prio mengatakan, untuk memudahkan penyemprotan masjid, pihaknya berkoordinasi dengan satgas di tingkat desa dan kecamatan. Di samping itu, anggota BPBD juga turun secara langsung. “Penyemprotan ini akan rutin kita lakukan ke seluruh masjid,” katanya.

Rencananya, dijadwal sekali dalam sepekan. Terutama di daerah-daerah yang masih warna oranye atau risiko sedang. Penyemprotan secara rutin diharapkan tidak muncul klaster tempat ibadah. “Sehingga masyarakat kita aman dan tenang dalam menjalankan ibadah,” tambah Prio

Baca Juga :  Antisipasi Omicron, Pasukan ‘Pamor Keris’ Siap Awasi Prokes

Pada ramadan tahun ini, pemerintah memang memberikan izin melakasanakan salat Tarawih. Tetapi, masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Imbauan secara tertulis sudah disampaikan ke masjid-masjid,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan prokes tersebut,nantinya akan diawasi oleh petugas. Ada tim yang akan turun ke seluruh masjid di Kota Santri untuk mengawasi pelaksanaan salat tarawih. “Untuk memastikan, bahwa protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya. (bib)

RadarBanyuwangi.id – Seluruh masjid di Situbondo dilakukan penyemprotan disinfektan kemarin (12/04). Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan Virus Korona di tempat ibadah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Prio Andoko mengatakan, masjid akan digunakan salat tarawih setiap malam oleh umat Muslim. Karena itu perlu dipastikan, bahwa masjid aman dari potensi penuralan Covid-19. “Sehingga perlu penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

Prio mengatakan, untuk memudahkan penyemprotan masjid, pihaknya berkoordinasi dengan satgas di tingkat desa dan kecamatan. Di samping itu, anggota BPBD juga turun secara langsung. “Penyemprotan ini akan rutin kita lakukan ke seluruh masjid,” katanya.

Rencananya, dijadwal sekali dalam sepekan. Terutama di daerah-daerah yang masih warna oranye atau risiko sedang. Penyemprotan secara rutin diharapkan tidak muncul klaster tempat ibadah. “Sehingga masyarakat kita aman dan tenang dalam menjalankan ibadah,” tambah Prio

Baca Juga :  Fakultas Ekonomi Unars Fokus Mencetak Lulusan Wirausaha

Pada ramadan tahun ini, pemerintah memang memberikan izin melakasanakan salat Tarawih. Tetapi, masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Imbauan secara tertulis sudah disampaikan ke masjid-masjid,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan prokes tersebut,nantinya akan diawasi oleh petugas. Ada tim yang akan turun ke seluruh masjid di Kota Santri untuk mengawasi pelaksanaan salat tarawih. “Untuk memastikan, bahwa protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya. (bib)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/