alexametrics
23.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Pimpin KAHMI, Altur Rosyidah Siap Berakselesari dengan Program Pemkab

BUNGATAN – Altur Rosyidah terpilih sebagai Koordinator Majlis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Cabang Situbondo periode 2021-2026. Ini setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-II, Sabtu (11/12) kemarin. Dia mendapatkan dukungan mayoritas dari alumni HMI di Kota Santri itu.

Informasi yang diterima RadarBanyuwangi.id, Altur Rosyidah terpilih menjadi Presidium KAHMI bersama 4 orang presidium lainnya. Yaitu, Zuhri, Janur Sasra Ananda, Khoirul Anwar, dan Rif’an Junaidi. Musda yang digelar di wisda Pasir Putih mengusung tema ‘Akselerator Perubahan’.

Dalam sambutannya, Altur Rosyidah mengatakan, peran perempuan harus bisa mewarnai setiap gerakan Kahmi, maupun mampu berakselerasi dengan program pemerintah. Sebab, perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk berperan aktif dalam program Kahmi. Selain itu, juga berperan dalam pembangunan daerah.

Kata Perempuan kelahiran Jember itu, salah satu contoh yang ingin dibangun di Kabupaten Situbondo. yakni, peningkatan akses mutu kualitas kesehatan sangat membutuhkan peran perempuan. Sehingga porsi kepengurusan pun juga harus ada keterlibatan perempuan didalamnya. Selain itu, untuk memperkokoh silaturrahmi antara pengurus dan alumni. Agar kedekatan emosional serta bank data Kahmi tertata dengan baik.“Kita juga ingin mewujudkan KAHMI yang berkesetaraan gender, menciptakan ruang alumni untuk bersilaturrahmi serta mengembangkan jiwa enterpreuner yang berdaya saing, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang bernafaskan Islam yang di ridhoi oleh Allah SWT.” terang aktivis pemerhati TBC di Situbondo itu.

Kata dia, membangun KAHMI Situbondo sebagai wadah silaturrahmi keluarga besar alumni yang efektif dan berkualitas. Mengembangkan jiwa enterpreuner yang berdaya saing, serta bersama Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) berpihak kepada peran perempuan dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Situbondo. 

Selain itu, pihakanya juga mengembangkan bank data alumni HMI Situbondo sebagai data berbasis digitalisasi dalam menghadapi tantangan era globalisasi, dan mengembangkan ruang kajian strategis, untuk menghasilkan ide kreatif dalam upaya berpartipasi membentuk dan mengkritisi kebijakan publik.

“Kahmi Situbondo juga dapat berakselerasi, khususnya dengan program-program daerah. Harapannya, dapat memberikan ide-ide atau gagasan, terkait pembangunan daerah di Situbondo, bisa juga disoundingkan dengan program pemerintah daerah itu sendiri,” katanya. 

Sementara itu, Presidium Majelis Wilayah Kahmi Jawa Timur, dr. Agung Mulyono berpesan, tetap menjaga kondusifitas dengan baik pada acara Musda kali ini. Dia juga mengingatkan pentingnya membangun networking atau jaringan. Sebab membangun jaringan atau data base sangat penting dalam membangun sinergitas dengan pemerintah. “Dengan jaringan yang kuat, maka akan memudahkan mencapai tujuan. Itulah pentingnya jaringan/networking,” pungkas Politisi Demokrat yang juga Ketua Komisi IV DPRD Jatim tersebut. (jon/pri/adv)

BUNGATAN – Altur Rosyidah terpilih sebagai Koordinator Majlis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Cabang Situbondo periode 2021-2026. Ini setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-II, Sabtu (11/12) kemarin. Dia mendapatkan dukungan mayoritas dari alumni HMI di Kota Santri itu.

Informasi yang diterima RadarBanyuwangi.id, Altur Rosyidah terpilih menjadi Presidium KAHMI bersama 4 orang presidium lainnya. Yaitu, Zuhri, Janur Sasra Ananda, Khoirul Anwar, dan Rif’an Junaidi. Musda yang digelar di wisda Pasir Putih mengusung tema ‘Akselerator Perubahan’.

Dalam sambutannya, Altur Rosyidah mengatakan, peran perempuan harus bisa mewarnai setiap gerakan Kahmi, maupun mampu berakselerasi dengan program pemerintah. Sebab, perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk berperan aktif dalam program Kahmi. Selain itu, juga berperan dalam pembangunan daerah.

Kata Perempuan kelahiran Jember itu, salah satu contoh yang ingin dibangun di Kabupaten Situbondo. yakni, peningkatan akses mutu kualitas kesehatan sangat membutuhkan peran perempuan. Sehingga porsi kepengurusan pun juga harus ada keterlibatan perempuan didalamnya. Selain itu, untuk memperkokoh silaturrahmi antara pengurus dan alumni. Agar kedekatan emosional serta bank data Kahmi tertata dengan baik.“Kita juga ingin mewujudkan KAHMI yang berkesetaraan gender, menciptakan ruang alumni untuk bersilaturrahmi serta mengembangkan jiwa enterpreuner yang berdaya saing, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang bernafaskan Islam yang di ridhoi oleh Allah SWT.” terang aktivis pemerhati TBC di Situbondo itu.

Kata dia, membangun KAHMI Situbondo sebagai wadah silaturrahmi keluarga besar alumni yang efektif dan berkualitas. Mengembangkan jiwa enterpreuner yang berdaya saing, serta bersama Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) berpihak kepada peran perempuan dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Situbondo. 

Selain itu, pihakanya juga mengembangkan bank data alumni HMI Situbondo sebagai data berbasis digitalisasi dalam menghadapi tantangan era globalisasi, dan mengembangkan ruang kajian strategis, untuk menghasilkan ide kreatif dalam upaya berpartipasi membentuk dan mengkritisi kebijakan publik.

“Kahmi Situbondo juga dapat berakselerasi, khususnya dengan program-program daerah. Harapannya, dapat memberikan ide-ide atau gagasan, terkait pembangunan daerah di Situbondo, bisa juga disoundingkan dengan program pemerintah daerah itu sendiri,” katanya. 

Sementara itu, Presidium Majelis Wilayah Kahmi Jawa Timur, dr. Agung Mulyono berpesan, tetap menjaga kondusifitas dengan baik pada acara Musda kali ini. Dia juga mengingatkan pentingnya membangun networking atau jaringan. Sebab membangun jaringan atau data base sangat penting dalam membangun sinergitas dengan pemerintah. “Dengan jaringan yang kuat, maka akan memudahkan mencapai tujuan. Itulah pentingnya jaringan/networking,” pungkas Politisi Demokrat yang juga Ketua Komisi IV DPRD Jatim tersebut. (jon/pri/adv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/