alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Dewan Pastikan Wisata Pasir Putih Tetap Beroperasi

BUNGATAN, Jawa Pos Radar Situbondo – Anggota Komisi II DPRD Situbondo melakukan kunjungan kerja ke Perusda Pasir Putih, Bungatan, Situbondo, Kamis (11/8) lalu. Para wakil rakyat ini ingin memastikan, kekosongan jabatan direktur di perusahaan plat itu tidak memengaruhi kualitas kinerja para karyawan. Sehingga, perusahaan tidak terlantar.

Iya, beberapa pekan sebelumnya, Yasin Ma’sum diberhentikan dengan hormat sebagai Direktur Pasir Putih melalui surat keputusan yang ditandatangani Bupati Situbondo. Hingga saat ini, jabatan di perusahaan daerah itu masih kosong. Keadaan ini menjadi perhatian khusus Komisi II DPRD Situbondo sebagai mitra kerja.

Anggota Komisi II DPRD, Suprapto mengatakan, kekosongan jabatan Direktur Perusda Pasir Putih diharapkan tidak memengaruhi kualitas kinerja para karyawan. “Kami datang ke Perusda Pasir Putih hanya ingin memastikan aktifitas karyawan tetap berjalan sebagaimana biasa. Pengelolaan sektor wisatanya tempat aktif,” ujarnya, Kamis (11/8).

Baca Juga :  Harus Selalu Menjaga Tanaman di Bantaran Sungai

Dalam kunjungan kerja kemarin, Komisi II ditemui Dewan Pengawas Pasir Putih dan sejumlah karyawan. Terungkap dari pertemuan tersebut jika aktivitas di Pasir Putih tetap berjalan normal. “ Kami hanya ingin mengetahui keberlangsungan pengelolaannya. Khawatir tidak terawat dengan baik,” ungkapnya.

Suprapto menjelaskan, pemberhentian Yasin Ma’sum dari kursi direktur tidak menjadi persoalan bagi DPRD. Sebab itu menjadi hak prerogatif Bupati Situbondo. “Bupati punya hak untuk mengangkat dan memberhentikan siapa saja,” ucap pria berambut putih itu.

Namun, kata dia, pemerintah harus hati-hati dalam menempatkan orang baru sebagai direktur. Sebab, memiliki tugas berat untuk meningkatkan kunjungan pariwisata sehingga bisa menambah setoran kepada PAD. “Harapannya direktur yang baru bisa lebih memaksimalkan kinerjanya. Omset yang dihasilkan ke depan harus lebih ditingkatkan,” harapnya.

Baca Juga :  Tiga Hari Latih Pengelola Arsip Desa

Politisi PKB itu menyebutkan, sampai sekarang Bupati Situbondo belum menunjuk siapa yang akan menggantikan posisi Direktur Perusda Pasir Putih, meski hanya jabatan PLT. Selama belum ada, maka dinakhodai dewan pengawas.

Sementara itu, Dewan Pengawas Pasir Putih, Dadang Aris Wintoro mengaku belum menguasai secara detail pengelolaan Pariwisata Pasir Putih. Beberapa hari menjalankan tugas, masih banyak mempelajari perusda tersebut. “Secara teknis kondisi Pasir Putih akan disampaikan oleh masing-masing seksi yang pengalaman di bidangnya masing-masing,” ucap Dadang dalam sambutanya itu, Kamis (11/8) ucapnya singkat. (wan/pri)

BUNGATAN, Jawa Pos Radar Situbondo – Anggota Komisi II DPRD Situbondo melakukan kunjungan kerja ke Perusda Pasir Putih, Bungatan, Situbondo, Kamis (11/8) lalu. Para wakil rakyat ini ingin memastikan, kekosongan jabatan direktur di perusahaan plat itu tidak memengaruhi kualitas kinerja para karyawan. Sehingga, perusahaan tidak terlantar.

Iya, beberapa pekan sebelumnya, Yasin Ma’sum diberhentikan dengan hormat sebagai Direktur Pasir Putih melalui surat keputusan yang ditandatangani Bupati Situbondo. Hingga saat ini, jabatan di perusahaan daerah itu masih kosong. Keadaan ini menjadi perhatian khusus Komisi II DPRD Situbondo sebagai mitra kerja.

Anggota Komisi II DPRD, Suprapto mengatakan, kekosongan jabatan Direktur Perusda Pasir Putih diharapkan tidak memengaruhi kualitas kinerja para karyawan. “Kami datang ke Perusda Pasir Putih hanya ingin memastikan aktifitas karyawan tetap berjalan sebagaimana biasa. Pengelolaan sektor wisatanya tempat aktif,” ujarnya, Kamis (11/8).

Baca Juga :  Jangankan Pengunjung, Wartawan Saja Diusir

Dalam kunjungan kerja kemarin, Komisi II ditemui Dewan Pengawas Pasir Putih dan sejumlah karyawan. Terungkap dari pertemuan tersebut jika aktivitas di Pasir Putih tetap berjalan normal. “ Kami hanya ingin mengetahui keberlangsungan pengelolaannya. Khawatir tidak terawat dengan baik,” ungkapnya.

Suprapto menjelaskan, pemberhentian Yasin Ma’sum dari kursi direktur tidak menjadi persoalan bagi DPRD. Sebab itu menjadi hak prerogatif Bupati Situbondo. “Bupati punya hak untuk mengangkat dan memberhentikan siapa saja,” ucap pria berambut putih itu.

Namun, kata dia, pemerintah harus hati-hati dalam menempatkan orang baru sebagai direktur. Sebab, memiliki tugas berat untuk meningkatkan kunjungan pariwisata sehingga bisa menambah setoran kepada PAD. “Harapannya direktur yang baru bisa lebih memaksimalkan kinerjanya. Omset yang dihasilkan ke depan harus lebih ditingkatkan,” harapnya.

Baca Juga :  Wajibkan Kios Pupuk Punya Tenaga Admin

Politisi PKB itu menyebutkan, sampai sekarang Bupati Situbondo belum menunjuk siapa yang akan menggantikan posisi Direktur Perusda Pasir Putih, meski hanya jabatan PLT. Selama belum ada, maka dinakhodai dewan pengawas.

Sementara itu, Dewan Pengawas Pasir Putih, Dadang Aris Wintoro mengaku belum menguasai secara detail pengelolaan Pariwisata Pasir Putih. Beberapa hari menjalankan tugas, masih banyak mempelajari perusda tersebut. “Secara teknis kondisi Pasir Putih akan disampaikan oleh masing-masing seksi yang pengalaman di bidangnya masing-masing,” ucap Dadang dalam sambutanya itu, Kamis (11/8) ucapnya singkat. (wan/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/