alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Korban Banjir Digerojok Bantuan Pemkab

BANYUPUTIH: Warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih bisa sedikit bernafas lega kali ini. Pasca musibah banjir yang menimpa mereka, Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto datang memberi bantuan. Alhasil, bantuan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Sahidin, salah satu korban yang rumahnya rusak total, mengakui jika bantuan tersebut berhasil meringankan beban mereka untuk sementara. “Sementara saya tidak perlu khawatir. Karena Bantuannya cukup banyak. Di antaranya beras, matras, selimut dan sarung. Selain itu ada sekitar 12 dus barang-barang daput. Isinya berupa piring, mangkok, gelas dan garpu,” tuturnya.

Buyani, salah satu korban yang rumahnya hanyut juga mengaku dijanjikan bangunan untuk mengganti rumahnya yang hanyut. “Bupati datang ke sini dan menjanjikan bantuan untuk membangun rumah saya. Kalau tidak salah hari senin (hari ini-red) akan diberikan,” terangnya.

Sementara itu, Hasyim Mansur, pemilik musala yang digunakan untuk pengungsian menyampaikan, bantuan tersebut sebelumnya bertumpuk di rumahnya. Namun saat ini sudah diberikan kepada para korban.

 “Bantuannya banyak. Sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari korban. Kebetulan, beberapa korban yang rumahnya masih bisa ditempati, sudah pulang dari sini. Mereka membawa beras bantuan itu untuk makan sehari-hari. Karena di rumahnya sudah tidak tersisa apa-apa,” ucap Hasyim.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menerangkan, dirinya memang menjanjikan bantuan untuk para korban bencana. Bantuan tersebut diambil dari dana APBD yang dialokaskan untuk dana tanggap darurat pasca bencana.

 “Kami gunakan dana tanggap darurat pasca terjadinya bencana yang diambil dari APBD. Sementara yang tidak bisa melalui dana tanggap darurat, akan dilakukan perencanaan secara matang. Kami akan melibatkan kepala desa, camat serta pemangku kepentingan di wilayah ini,” ungkap Bupati.

Selain itu, guna memastikan pananganan yang terbaik terhadap para korban, orang nomor satu itu menggandeng dinas-dinas terkait. “Kami juga mengajak dinas secara lengkap. Tujuannya, agar korban bencana dapat ditangani dengan sebaik-baiknya. Selain itu kami didampingi tim kesehatan untuk memastikan keadaan mereka,” jelas Dadang.

Dia menuturkan, sudah dipersiapkan dana darurat untuk mereka. “Sebelumnya kami  melakukan pendataan kerugian. Setelah ditotal, dana akan langsung didistribusikan. Kemungkinan hari Senin (hari ini 12/03). Sebab jika tidak segera dibagikan, khawatir masyarakat tidak tenang. Selain itu, kebutuhan hidup bisa terganggu,” jelasnya. (cw1)

BANYUPUTIH: Warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih bisa sedikit bernafas lega kali ini. Pasca musibah banjir yang menimpa mereka, Bupati Situbondo, H. Dadang Wigiarto datang memberi bantuan. Alhasil, bantuan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Sahidin, salah satu korban yang rumahnya rusak total, mengakui jika bantuan tersebut berhasil meringankan beban mereka untuk sementara. “Sementara saya tidak perlu khawatir. Karena Bantuannya cukup banyak. Di antaranya beras, matras, selimut dan sarung. Selain itu ada sekitar 12 dus barang-barang daput. Isinya berupa piring, mangkok, gelas dan garpu,” tuturnya.

Buyani, salah satu korban yang rumahnya hanyut juga mengaku dijanjikan bangunan untuk mengganti rumahnya yang hanyut. “Bupati datang ke sini dan menjanjikan bantuan untuk membangun rumah saya. Kalau tidak salah hari senin (hari ini-red) akan diberikan,” terangnya.

Sementara itu, Hasyim Mansur, pemilik musala yang digunakan untuk pengungsian menyampaikan, bantuan tersebut sebelumnya bertumpuk di rumahnya. Namun saat ini sudah diberikan kepada para korban.

 “Bantuannya banyak. Sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari korban. Kebetulan, beberapa korban yang rumahnya masih bisa ditempati, sudah pulang dari sini. Mereka membawa beras bantuan itu untuk makan sehari-hari. Karena di rumahnya sudah tidak tersisa apa-apa,” ucap Hasyim.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menerangkan, dirinya memang menjanjikan bantuan untuk para korban bencana. Bantuan tersebut diambil dari dana APBD yang dialokaskan untuk dana tanggap darurat pasca bencana.

 “Kami gunakan dana tanggap darurat pasca terjadinya bencana yang diambil dari APBD. Sementara yang tidak bisa melalui dana tanggap darurat, akan dilakukan perencanaan secara matang. Kami akan melibatkan kepala desa, camat serta pemangku kepentingan di wilayah ini,” ungkap Bupati.

Selain itu, guna memastikan pananganan yang terbaik terhadap para korban, orang nomor satu itu menggandeng dinas-dinas terkait. “Kami juga mengajak dinas secara lengkap. Tujuannya, agar korban bencana dapat ditangani dengan sebaik-baiknya. Selain itu kami didampingi tim kesehatan untuk memastikan keadaan mereka,” jelas Dadang.

Dia menuturkan, sudah dipersiapkan dana darurat untuk mereka. “Sebelumnya kami  melakukan pendataan kerugian. Setelah ditotal, dana akan langsung didistribusikan. Kemungkinan hari Senin (hari ini 12/03). Sebab jika tidak segera dibagikan, khawatir masyarakat tidak tenang. Selain itu, kebutuhan hidup bisa terganggu,” jelasnya. (cw1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/