alexametrics
23.3 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Harga Daging Ayam Naik Jelang Ramadan

RadarBanyuwangi.id – Harga daging ayam menjelang Ramadan mengalami kenaikan. Saat ini, untuk ayam potong berharga Rp 40 ribu per kilogram. Sebelum ada kenaikan, di pasaran dijual Rp 30 ribu.

Hj. Ummi, salah satu pedagang mengatakan, dengan kenaikan harga tersebut, banyak masyarakat mengeluh. Tetapi, para pedagang tidak bisa berbuat banyak karena mereka mengambil ayam dari orang lain. “Meski ada kenaikan, pembelian daging ayam tetap laris,” ujarnya.

Ririn, pedagang yang lain juga membenarkan adanya kenaikan harga daging ayam. Harga masih bervariasi. Sebagaian pedagang menjual dengan harga Rp 40 ribu per kilogram, dan ada juga di bawahnya. “Saya sendiri menjual dengan harga Rp 38 ribu,” tambahnya.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Tembus Rp 38 Ribu Perkilogram

Pedagang yang berjualan di Pasar Mimbaan Baru itu belum mengetahui penyebab kenaikan harga. Tetapi, diperkirakan karena stok berkurang. “Daging ayam saat ini sulit didapat. Mungkin itu penyebabnya,” katanya.

Kenaikan harga berdampak terhadap pembelian. Ririn mengatakan, sejak daging ayam naik, pembeli tidak terlalu banyak. Dalam sehari, paling banyak terjual 1 kwintal. Kadang kurang. “Banyak orang yang mengeluh karena mahal,” tambahnya.

Harga daging ayam diprediksi akan terus naik beberapa hari ke depan. Tetapi, Ririn berharap, kenaikannya tidak terlalu signifikan. “Karena kalau terlalu mahal, masyarakat tidak berani beli banyak. Sekarang saja sudah jarang beli sampai 2 kilogram,” ujarnya.

Selain daging ayam, kenaikan harga juga terjadi untuk bawang merah dan bawang putih. Suyanik, salah satu pedagang mengatakan, bawang merah yang sebelumnya berharga Rp 23 ribu per kilogram, saat ini harganya mencapai Rp 30 ribu. Sedangkan bawang putih Rp 25 ribu rupiah per kilogram. Sebelumnya Rp 20 ribu. (bib)

Baca Juga :  Dihiasi Ornamen Klasik, Suasana Nyaman, Menu Bervariasi

RadarBanyuwangi.id – Harga daging ayam menjelang Ramadan mengalami kenaikan. Saat ini, untuk ayam potong berharga Rp 40 ribu per kilogram. Sebelum ada kenaikan, di pasaran dijual Rp 30 ribu.

Hj. Ummi, salah satu pedagang mengatakan, dengan kenaikan harga tersebut, banyak masyarakat mengeluh. Tetapi, para pedagang tidak bisa berbuat banyak karena mereka mengambil ayam dari orang lain. “Meski ada kenaikan, pembelian daging ayam tetap laris,” ujarnya.

Ririn, pedagang yang lain juga membenarkan adanya kenaikan harga daging ayam. Harga masih bervariasi. Sebagaian pedagang menjual dengan harga Rp 40 ribu per kilogram, dan ada juga di bawahnya. “Saya sendiri menjual dengan harga Rp 38 ribu,” tambahnya.

Baca Juga :  Komisi I Sesalkan Plt Camat Tidak Hadir

Pedagang yang berjualan di Pasar Mimbaan Baru itu belum mengetahui penyebab kenaikan harga. Tetapi, diperkirakan karena stok berkurang. “Daging ayam saat ini sulit didapat. Mungkin itu penyebabnya,” katanya.

Kenaikan harga berdampak terhadap pembelian. Ririn mengatakan, sejak daging ayam naik, pembeli tidak terlalu banyak. Dalam sehari, paling banyak terjual 1 kwintal. Kadang kurang. “Banyak orang yang mengeluh karena mahal,” tambahnya.

Harga daging ayam diprediksi akan terus naik beberapa hari ke depan. Tetapi, Ririn berharap, kenaikannya tidak terlalu signifikan. “Karena kalau terlalu mahal, masyarakat tidak berani beli banyak. Sekarang saja sudah jarang beli sampai 2 kilogram,” ujarnya.

Selain daging ayam, kenaikan harga juga terjadi untuk bawang merah dan bawang putih. Suyanik, salah satu pedagang mengatakan, bawang merah yang sebelumnya berharga Rp 23 ribu per kilogram, saat ini harganya mencapai Rp 30 ribu. Sedangkan bawang putih Rp 25 ribu rupiah per kilogram. Sebelumnya Rp 20 ribu. (bib)

Baca Juga :  Dihiasi Ornamen Klasik, Suasana Nyaman, Menu Bervariasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/