alexametrics
23.3 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Dipukuli Teman Kerja, Cewek Penghuni GS Lapor Polisi

SITUBONDO – FN, 34 warga Jember mempolisikan teman kerjanya di kompleks eks Gunung Sampan (GS) ke Mapolres Situbondo, Minggu (9/1). Itu setelah sebelumnya dia dipukul RR, 45, warga Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan, kejadian  terjadi sekitar pukul 13.00.  Waktu itu, korban berada di salah satu wisma di kompleks GS dengan terlapor.

Belum ada keterangan resmi kenapa RR melakukan pemukulan. Namun, diduga kuat persoalan ini awalnya dipicu saling caci maki. Kemudian terjadilah pemukulan.

Tak terima diperlakukan semacam itu, FN pun datang melapor ke polres sekitar pukul 15.00. Dia diantar teman lelakinya. Keduanya langsung memasuki ruang SPKT.

Baca Juga :  Target Retribusi Parkir Tak Terpenuhi, Dishub Berdalih Pandemi Covid-19

FN mengaku sudah tidak bisa menahan emosinya setelah  ditampar satu kali oleh RR. “Saya sudah memperhitungkan konsekwensi persoalan pemukulan ini, makanya saya melapor,” kata FN.

Sementara itu, Humas Polres Situbondo Iptu Sutrisno, ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengaku belum mendapatkan data dari SPKT.

“Saya belum menerima laporan dari  SPKT. Sampai pukul 16.58, laporan dari SPKT masih nihil,” pungkas Sutrisno. (hum/pri)

SITUBONDO – FN, 34 warga Jember mempolisikan teman kerjanya di kompleks eks Gunung Sampan (GS) ke Mapolres Situbondo, Minggu (9/1). Itu setelah sebelumnya dia dipukul RR, 45, warga Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan, kejadian  terjadi sekitar pukul 13.00.  Waktu itu, korban berada di salah satu wisma di kompleks GS dengan terlapor.

Belum ada keterangan resmi kenapa RR melakukan pemukulan. Namun, diduga kuat persoalan ini awalnya dipicu saling caci maki. Kemudian terjadilah pemukulan.

Tak terima diperlakukan semacam itu, FN pun datang melapor ke polres sekitar pukul 15.00. Dia diantar teman lelakinya. Keduanya langsung memasuki ruang SPKT.

Baca Juga :  Jerat Otak Pencurian dengan Pasal Berlapis

FN mengaku sudah tidak bisa menahan emosinya setelah  ditampar satu kali oleh RR. “Saya sudah memperhitungkan konsekwensi persoalan pemukulan ini, makanya saya melapor,” kata FN.

Sementara itu, Humas Polres Situbondo Iptu Sutrisno, ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengaku belum mendapatkan data dari SPKT.

“Saya belum menerima laporan dari  SPKT. Sampai pukul 16.58, laporan dari SPKT masih nihil,” pungkas Sutrisno. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/