alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Polisi Ringkus Dua Pelaku Penipu Warga Bali

SITUBONDO – Dua pelaku pencurian pikap yang terjadi di SPBU Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo 4 November lalu akhirnya berhasil ditangkap Tim Jatanras Timur Polres Situbondo. Keduanya adalah Iwan, 24, warga  Jangkar, dan Mahrus, 26, warga Banyuputih, Situbondo.

Iwan dan Mahrus ditangkap minggu malam sekitar pukul 22.00  kemarin (7/11) di kawasan Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso. Keduanya  hendak menjual pikap hasil curian. Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno menerangkan, saat ditangkap pelaku sudah mengganti nopol pikap menjadi P 9893 CL. “Aslinya Nopol DK 8873 KI,” terangnya, Senin kemarin (8/11).

Menurut Sutrisno, awal mula pencurian terjadi di SPBU Lamongan. Korbannya adalah I Komang Sukadana, warga Bali. Awalnya, Mahrus dan Iwan menyuruh istirahat sejenak di tempat pengisian bahan bakar tersebut. Karena tidak curiga, korban dengan anaknya yang masih kecil mengikuti saja. Tidak lama kemudian, Komang dengan anaknya tertidur di musala. Kerena ada kesempatan, kedua pelaku langsung membawa lari pikap tersebut.

“Melihat situasi aman, akhirnya kedua pelaku langsung membawa pikap berisi buah alpukat sebanyak dua kuintal milik Komang Sukadana dan handphone milik anaknya yang pada waktu itu sedang diisi daya,” imbuh Kasi Humas.

Begitu mengetahui Mahrus dan Iwan tidak ada, apalagi pikap miliknya juga raib, Komang langsung menadatangi Mapolres Situbondo melaporkan kejadian yang dialaminya. “Berdasarkan pelaporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak, hanya butuh dua hari kedua pelaku berhasil dibekuk oleh Tim Jatanras timur Polres Situbondo,” ujar Sutrisno.

Kedua pelaku mengaku kepada polisi hendak menjual pikap milik Komang kepada warga Kecamatan Cerme seharga Rp 27 juta. Sedangkan alpukat yang ada di pikap Komang dijual di daerah Asembagus. “Untung polisi berhasil meringkusnya sebelum pikap berhasil dijual,” beber Kasi Humas.

Untuk pengembangan kasus, kedua pelaku curanmor masih diminta keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo. (mg1/pri)

SITUBONDO – Dua pelaku pencurian pikap yang terjadi di SPBU Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo 4 November lalu akhirnya berhasil ditangkap Tim Jatanras Timur Polres Situbondo. Keduanya adalah Iwan, 24, warga  Jangkar, dan Mahrus, 26, warga Banyuputih, Situbondo.

Iwan dan Mahrus ditangkap minggu malam sekitar pukul 22.00  kemarin (7/11) di kawasan Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso. Keduanya  hendak menjual pikap hasil curian. Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno menerangkan, saat ditangkap pelaku sudah mengganti nopol pikap menjadi P 9893 CL. “Aslinya Nopol DK 8873 KI,” terangnya, Senin kemarin (8/11).

Menurut Sutrisno, awal mula pencurian terjadi di SPBU Lamongan. Korbannya adalah I Komang Sukadana, warga Bali. Awalnya, Mahrus dan Iwan menyuruh istirahat sejenak di tempat pengisian bahan bakar tersebut. Karena tidak curiga, korban dengan anaknya yang masih kecil mengikuti saja. Tidak lama kemudian, Komang dengan anaknya tertidur di musala. Kerena ada kesempatan, kedua pelaku langsung membawa lari pikap tersebut.

“Melihat situasi aman, akhirnya kedua pelaku langsung membawa pikap berisi buah alpukat sebanyak dua kuintal milik Komang Sukadana dan handphone milik anaknya yang pada waktu itu sedang diisi daya,” imbuh Kasi Humas.

Begitu mengetahui Mahrus dan Iwan tidak ada, apalagi pikap miliknya juga raib, Komang langsung menadatangi Mapolres Situbondo melaporkan kejadian yang dialaminya. “Berdasarkan pelaporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak, hanya butuh dua hari kedua pelaku berhasil dibekuk oleh Tim Jatanras timur Polres Situbondo,” ujar Sutrisno.

Kedua pelaku mengaku kepada polisi hendak menjual pikap milik Komang kepada warga Kecamatan Cerme seharga Rp 27 juta. Sedangkan alpukat yang ada di pikap Komang dijual di daerah Asembagus. “Untung polisi berhasil meringkusnya sebelum pikap berhasil dijual,” beber Kasi Humas.

Untuk pengembangan kasus, kedua pelaku curanmor masih diminta keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/