alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Fatayat NU Bagi-Bagi Uang Tunai pada Pasien di RSAR

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Pengurus Cabang Fatayat NU Situbondo memberikan bantuan uang tunai dan makanan kepada puluhan pasien di Rumah Sakit dr. Abdoer Rahem (RSAR), Senin (8/8) lalu. Kegiatan sosial ini rutin dilakukan setiap datangnya Bulan Muharram.

Pembina Fatayat NU, Zeiniye, S.Ag mengatakan, bantuan uang tunai dan makanan pada pasien di rumah sakit merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan di Bulan Muharram. “Sunnah di Bulan Muharram  memberikan santunan kepada anak yatim dan kepada orang sakit,”  ujarnya, Senin (8/8).

Manfaat bersedekah di Bulan Muharram, kata dia, mendapatkan pahala sebagaimana dianjurkan oleh Nabi Muhammad. Ini juga untuk mengasah kepedulian sosial untuk saling berbagi. Sehingga, ke depan semakin giat dalam memberikan bantuan kepada sesama.  “Hikmah yang bisa kita ambil bersedekah di Bulan Muharram adalah melatih kepedulian sosial kepada orang lain,” ungkapnya.

Baca Juga :  Owner UMKM Merasa Terbantu Ada Bazar UMKM

Mantan Ketua DPRD Situbondo itu menjelaskan, kegiatan sosial tersebut sekaligus untuk membangun kemitraan Fatayat Nu dengan RSAR. Termasuk juga ke depan akan terus memperkuat jalinan kemitraan dengan Pemkab Situbondo. Sebab, Fatayat pun memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan program pemerintah khususnya ‘Sehati’.

“Karena ini menjadi komitmen kami di Fatayat NU untuk bermitra dengan pemerintah, maka kami akan mendukung program yang dicanangkan pemerintah. Termasuk program unggulan ‘Sehati’,” kata perempuan berkerudung itu.

Dia menjelaskan, program ‘Sehati’ mendorong peningkatan kualitas kesehatan hidup masyarakat. Sebab selama ini sudah sangat dirasakan manfaatnya dalam membantu masyarakat. “Program ‘Sehati’ ini sejak awal kami memang mendukungnya secara maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  Secara Formal, GS Sudah Ditutup

Dengan program ‘Sehati’, lanjut Zeiniye, masyarakat tidak lagi sulit mendapatkan perawatan medis. Apalagi, persoalan yang seringkali dihadapi adalah ruwetnya administrasi. “Jangan sampai masalah administrasi ini mengganggu masyarakat mendapat perawatan. Silahkan masyarakat dilayani dulu, terkait administrasi nanti sambil lalu bisa diurus. Asalkan tidak melanggar prosedur,” pungkasnya. (wan/pri)

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Pengurus Cabang Fatayat NU Situbondo memberikan bantuan uang tunai dan makanan kepada puluhan pasien di Rumah Sakit dr. Abdoer Rahem (RSAR), Senin (8/8) lalu. Kegiatan sosial ini rutin dilakukan setiap datangnya Bulan Muharram.

Pembina Fatayat NU, Zeiniye, S.Ag mengatakan, bantuan uang tunai dan makanan pada pasien di rumah sakit merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan di Bulan Muharram. “Sunnah di Bulan Muharram  memberikan santunan kepada anak yatim dan kepada orang sakit,”  ujarnya, Senin (8/8).

Manfaat bersedekah di Bulan Muharram, kata dia, mendapatkan pahala sebagaimana dianjurkan oleh Nabi Muhammad. Ini juga untuk mengasah kepedulian sosial untuk saling berbagi. Sehingga, ke depan semakin giat dalam memberikan bantuan kepada sesama.  “Hikmah yang bisa kita ambil bersedekah di Bulan Muharram adalah melatih kepedulian sosial kepada orang lain,” ungkapnya.

Baca Juga :  Senang di Situbondo karena Cuaca Panas

Mantan Ketua DPRD Situbondo itu menjelaskan, kegiatan sosial tersebut sekaligus untuk membangun kemitraan Fatayat Nu dengan RSAR. Termasuk juga ke depan akan terus memperkuat jalinan kemitraan dengan Pemkab Situbondo. Sebab, Fatayat pun memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan program pemerintah khususnya ‘Sehati’.

“Karena ini menjadi komitmen kami di Fatayat NU untuk bermitra dengan pemerintah, maka kami akan mendukung program yang dicanangkan pemerintah. Termasuk program unggulan ‘Sehati’,” kata perempuan berkerudung itu.

Dia menjelaskan, program ‘Sehati’ mendorong peningkatan kualitas kesehatan hidup masyarakat. Sebab selama ini sudah sangat dirasakan manfaatnya dalam membantu masyarakat. “Program ‘Sehati’ ini sejak awal kami memang mendukungnya secara maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  HP Milik Pasien Dicuri, Aksinya Terekam CCTV

Dengan program ‘Sehati’, lanjut Zeiniye, masyarakat tidak lagi sulit mendapatkan perawatan medis. Apalagi, persoalan yang seringkali dihadapi adalah ruwetnya administrasi. “Jangan sampai masalah administrasi ini mengganggu masyarakat mendapat perawatan. Silahkan masyarakat dilayani dulu, terkait administrasi nanti sambil lalu bisa diurus. Asalkan tidak melanggar prosedur,” pungkasnya. (wan/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Sabet 2 Piala Terbaik LKS SMK Jatim

Partai Demokrat Meriahkan Petik Laut Muncar

Dua Jenis Teman

Artikel Terbaru

/