alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Guru Cabul Akhirnya Diringkus Polisi

SITUBONDO – Oknum guru SD di Kecamatan Banyuputih berinisial JM, kemarin (09/02) ditangkap tim buser wilayah timur Polres Situbondo. Itu setelah guru yang dilaporkan melakukan tindakan pencabulan kepada sejumlah siswanya tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, penetapan JM sebagai tersangka sudah memenuhi minimal dua alat bukti. Selain keterangan dari para korban, status tersangka tersebut diperkuat hasil Visum Et Repertum (VER) di RSUD dr. Abdoer Rahem.

“Sehingga dengan dua alat bukti  yang cukup tersebut, penyidik langsung menetapkan JM sebagai tersangka dan langsung dijemput ke rumahnya,” terang Nanang.

Baca Juga :  Pengendara Keluhkan Jalan Raya Berlubang

Nanang mengatakan, ada delapan siswa yang divisum. Itu dilakukan untuk memastikan kebenaran dugaan tindakan pencabulan yang mereka alami. Hasil pemeriksaan VER, ada bekas kejahatan seksual pada kemaluan bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 dan kelas 2 SD itu.

Sebelumnya, kedelapan korban itu sudah dimintai keterangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres. Mereka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. “Berdasarkan  keterangan mereka, JM terbukti melakukan pencabulan,” terang Nanang.

Bocah SD itu kembali diperiksa unit PPA, kemarin. Penyidik memintai keterangannya secara tertutup. Saat dipanggil polisi, mereka didampingi orang tua masing-masing.   

Nanang menerangkan, JM diamankan di rumahnya, kemarin. Petugas tidak mengalami kesulitan dalam membekuk guru mata pelajara Bahasa Daerah itu. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini dia dijebloskan ke tahanan Polres Situbondo,” katanya.

Baca Juga :  /Koper Dititipkan di Pos Polisi, Disangka Bom

JM dilaporkan ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo pada Rabu (07/02) lalu. Saat itu, ada satu siswa yang melapor secara resmi. Siswa tersebut ditemani ketujuh temannya. Mereka juga pernah menjadi korban tindakan tidak pantas JM.

Mengingatkan kembali, tindakan pencabulan yang dilakukan JM terbongkar pada Senin (05/02). Waktu itu, ada salah satu siswa yang memberanikan diri melapor ke gurunya. JM diutudh berbuat cabul dengan memainkan jari-jarinya ke alat vital beberapa siswa perempuan saat jam pelajaran berlangsung. (bib/pri)

SITUBONDO – Oknum guru SD di Kecamatan Banyuputih berinisial JM, kemarin (09/02) ditangkap tim buser wilayah timur Polres Situbondo. Itu setelah guru yang dilaporkan melakukan tindakan pencabulan kepada sejumlah siswanya tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, penetapan JM sebagai tersangka sudah memenuhi minimal dua alat bukti. Selain keterangan dari para korban, status tersangka tersebut diperkuat hasil Visum Et Repertum (VER) di RSUD dr. Abdoer Rahem.

“Sehingga dengan dua alat bukti  yang cukup tersebut, penyidik langsung menetapkan JM sebagai tersangka dan langsung dijemput ke rumahnya,” terang Nanang.

Baca Juga :  Belasan Siswa SMADA Terpapar Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Distop

Nanang mengatakan, ada delapan siswa yang divisum. Itu dilakukan untuk memastikan kebenaran dugaan tindakan pencabulan yang mereka alami. Hasil pemeriksaan VER, ada bekas kejahatan seksual pada kemaluan bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 dan kelas 2 SD itu.

Sebelumnya, kedelapan korban itu sudah dimintai keterangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres. Mereka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. “Berdasarkan  keterangan mereka, JM terbukti melakukan pencabulan,” terang Nanang.

Bocah SD itu kembali diperiksa unit PPA, kemarin. Penyidik memintai keterangannya secara tertutup. Saat dipanggil polisi, mereka didampingi orang tua masing-masing.   

Nanang menerangkan, JM diamankan di rumahnya, kemarin. Petugas tidak mengalami kesulitan dalam membekuk guru mata pelajara Bahasa Daerah itu. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini dia dijebloskan ke tahanan Polres Situbondo,” katanya.

Baca Juga :  DLH Restorasi Terumbu Karang Dengan Ban Bekas

JM dilaporkan ke unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo pada Rabu (07/02) lalu. Saat itu, ada satu siswa yang melapor secara resmi. Siswa tersebut ditemani ketujuh temannya. Mereka juga pernah menjadi korban tindakan tidak pantas JM.

Mengingatkan kembali, tindakan pencabulan yang dilakukan JM terbongkar pada Senin (05/02). Waktu itu, ada salah satu siswa yang memberanikan diri melapor ke gurunya. JM diutudh berbuat cabul dengan memainkan jari-jarinya ke alat vital beberapa siswa perempuan saat jam pelajaran berlangsung. (bib/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/