alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

PLN Pastikan Aliran Listrik Vaksin Covid-19 Tetap Menyala

JawaPos.com – PLN Unit Pelaksana Pelayananan Pelanggan (UP3) Situbondo memastikan jaringan listrik untuk vaksin Covid-19 tetap hidup. Di tempat penyimpanan vaksin, listrik memang tidak boleh padam selama 24 jam. Vaksin disimpan di kulkas pendingin.

Manajer bagian jaringan PLN UP3 Situbondo, Vandy Faezal Putra mengatakan, di seluruh pos vaksin, sudah disediakan genset. Genset paling besar ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo. “Apabila listrik padam, bisa langsung oper ke genset,” terangnya.    

Vandy menerangkan, ketersediaan aliran listrik di Dinkes masuk prioritas pertama PLN. Sebab, di sini ada delapan kulkas vaksin. Di samping itu, menjadi tempat penyimpanan vaksin pertama ketika vaksin tiba di Situbondo. “Kita ada istilah zona prioritas pertama dan kedua,” katanya.

Baca Juga :  Tim Pemulasaraan Minta Tambahan Suplemen Vitamin

Dia menambahkan, genset tersebut sudah dilengkapi dengan Automatic Transfer Switch (ATS). Yaitu alat yang secara otomatis mengatur aliran listrik langsung ke genset ketika jaringan dari PLN padam. “Keandalan sudah terjaga, baik di Dinkes maupun puskemas,” ujarnya.

Vandy menambahkan, untuk memastikan agar keandalan tidak terganggu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti Dinkes maupun puskesmas. Sehingga ketika terjadi gangguan, bisa langsung teratasi. “Setiap jalur ada titik sambung. Ketika terjadi sesuatu, seperti gangguan, nanti dialihkan ke jalur lain,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, seluruh puskesmas dijadikan pos vaksin Covid-19. Artinya, pelaksanaan vakisanasi terhadap pasien positif Covid-19 bisa dilayani di puskemas se Kabupaten Situbondo. Pos vaksin lainnya adalah Klinik Polres Situbondo dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panarukan.

Baca Juga :  Warga Binaan Didominasi Kriminal Umum

Sampai saat ini, Dinkes belum memastikan waktu kedatangan vaksin di Situbondo. Akan tetapi, penyuntikan vaksin perdana sudah dijadwal. Yaitu pada tanggal 13 Januari mendatang di pendapa bupati. Sasarannya adalah jajaran forkopimda serta perwakilan kelompok organisasi kemasyarakatan. (bib)

JawaPos.com – PLN Unit Pelaksana Pelayananan Pelanggan (UP3) Situbondo memastikan jaringan listrik untuk vaksin Covid-19 tetap hidup. Di tempat penyimpanan vaksin, listrik memang tidak boleh padam selama 24 jam. Vaksin disimpan di kulkas pendingin.

Manajer bagian jaringan PLN UP3 Situbondo, Vandy Faezal Putra mengatakan, di seluruh pos vaksin, sudah disediakan genset. Genset paling besar ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo. “Apabila listrik padam, bisa langsung oper ke genset,” terangnya.    

Vandy menerangkan, ketersediaan aliran listrik di Dinkes masuk prioritas pertama PLN. Sebab, di sini ada delapan kulkas vaksin. Di samping itu, menjadi tempat penyimpanan vaksin pertama ketika vaksin tiba di Situbondo. “Kita ada istilah zona prioritas pertama dan kedua,” katanya.

Baca Juga :  Covid Menurun, Mobilitas Meningkat, Masyarakat Harus Disiplin Prokes

Dia menambahkan, genset tersebut sudah dilengkapi dengan Automatic Transfer Switch (ATS). Yaitu alat yang secara otomatis mengatur aliran listrik langsung ke genset ketika jaringan dari PLN padam. “Keandalan sudah terjaga, baik di Dinkes maupun puskemas,” ujarnya.

Vandy menambahkan, untuk memastikan agar keandalan tidak terganggu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti Dinkes maupun puskesmas. Sehingga ketika terjadi gangguan, bisa langsung teratasi. “Setiap jalur ada titik sambung. Ketika terjadi sesuatu, seperti gangguan, nanti dialihkan ke jalur lain,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, seluruh puskesmas dijadikan pos vaksin Covid-19. Artinya, pelaksanaan vakisanasi terhadap pasien positif Covid-19 bisa dilayani di puskemas se Kabupaten Situbondo. Pos vaksin lainnya adalah Klinik Polres Situbondo dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panarukan.

Baca Juga :  Masih Temukan Banyak Pelanggar, Petugas Bubarkan Pemuda Nongkrong

Sampai saat ini, Dinkes belum memastikan waktu kedatangan vaksin di Situbondo. Akan tetapi, penyuntikan vaksin perdana sudah dijadwal. Yaitu pada tanggal 13 Januari mendatang di pendapa bupati. Sasarannya adalah jajaran forkopimda serta perwakilan kelompok organisasi kemasyarakatan. (bib)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/