alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Berisik di Depan Masjid, Polisi Amankan Lima Motor

ASEMBAGUS – Lima sepeda motor yang menggunakan knalpot brong diamankan Polsek Asembagus, Situbondo, Rabu malam (6/4/2022). Itu dilakukan karena pemilik kendaraan memainkan gas motornya, sehingga membuat suara bising yang mengganggu warga.

Kanit Intelkam Polsek Asembagus, Aipda Sugik Purwanto mengatakan, lima motor diamankan untuk menciptakan kondisi yang tertib. Agar masyarakat tidak terganggu dengan ulah pemuda yang memainkan gas motornya yang menggunakan knalpot brong. “Kami mengamankan lima kendaraan roda dua itu tepat di Taman Kota Asembagus, yang lokasinya sangat berdekatan dengan Masjid Al Karomah, dan di dalam masjid banyak orang yang tadarus,” ucapnya.

Manurut Sugik, lima pengendara motor langsung diberikan tindakan. Pengendara diberi pembinaan, agar tidak mengulangi perbuatannya kembali. Mereka juga menandatangani surat perjanjian tidak berulah lagi di lain hari.

“Untuk memberikan efek jera, kami meminta agar mereka mengambil motornya ke mapolsek bersama dengan orang tuanya masing-masing. Mereka juga disuruh membawa kelengkapan surat-surat sebelum dibawa pulang. Sebelum motornya dibawa, harus diubah sesuai standar pabrik,” imbunnya.

Sugik menyebutkan, penggunaan onderdil motor yang tidak standart merupakan salah satu penyakit masyarakat di wilayah Asembagus. Itu perlu ditindak. Namun, jika hanya mengandalkan polisi sangat tidak cuku. Semua elemen masyarakat juga harus berbuat. “Setidaknya setiap ada kejanggalan di tingkat desa langsung laporkan.  Dengan begitu, insyaallah kondusifitas di masyarakat akan tercipta,” pungkas Sugik.(hum/pri)

ASEMBAGUS – Lima sepeda motor yang menggunakan knalpot brong diamankan Polsek Asembagus, Situbondo, Rabu malam (6/4/2022). Itu dilakukan karena pemilik kendaraan memainkan gas motornya, sehingga membuat suara bising yang mengganggu warga.

Kanit Intelkam Polsek Asembagus, Aipda Sugik Purwanto mengatakan, lima motor diamankan untuk menciptakan kondisi yang tertib. Agar masyarakat tidak terganggu dengan ulah pemuda yang memainkan gas motornya yang menggunakan knalpot brong. “Kami mengamankan lima kendaraan roda dua itu tepat di Taman Kota Asembagus, yang lokasinya sangat berdekatan dengan Masjid Al Karomah, dan di dalam masjid banyak orang yang tadarus,” ucapnya.

Manurut Sugik, lima pengendara motor langsung diberikan tindakan. Pengendara diberi pembinaan, agar tidak mengulangi perbuatannya kembali. Mereka juga menandatangani surat perjanjian tidak berulah lagi di lain hari.

“Untuk memberikan efek jera, kami meminta agar mereka mengambil motornya ke mapolsek bersama dengan orang tuanya masing-masing. Mereka juga disuruh membawa kelengkapan surat-surat sebelum dibawa pulang. Sebelum motornya dibawa, harus diubah sesuai standar pabrik,” imbunnya.

Sugik menyebutkan, penggunaan onderdil motor yang tidak standart merupakan salah satu penyakit masyarakat di wilayah Asembagus. Itu perlu ditindak. Namun, jika hanya mengandalkan polisi sangat tidak cuku. Semua elemen masyarakat juga harus berbuat. “Setidaknya setiap ada kejanggalan di tingkat desa langsung laporkan.  Dengan begitu, insyaallah kondusifitas di masyarakat akan tercipta,” pungkas Sugik.(hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/