alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Puluhan Pecinta Sepeda Tua Tempuh Jarak Anyer-Bali

SITUBONDO– Kalau sudah hobi, jarak yang jauh tak lagi berarti. Kalimat itu sepertinya pas untuk menggambarkan puluhan pecinta sepeda ontel yang sempat melintas di Kabupaten Situbondo, Sabtu (08/04) lalu.

Bagaimana tidak, hanya berbekal sepeda ontel tua, sebanyak 27 orang yang terkumpul dalam rombongan International Veteran Cycle Assosiation (IVCA) nekat menempuh jarak dari Anyer menuju Denpasar, Bali. Tujuannya, untuk menghadiri kongres IVCA yang ke-36. 

Antusiasme masyarakat Kota Santri untuk menyambut mereka pun sangat tinggi. Itu terlihat dari banyaknya warga yang sudah menunggu di pinggir jalan sejak pagi. Selain warga, siswa SD di setiap kecamatan juga berbaris dengan memegang bendera di tangan.

Bahkan, yang lebih mengesankan, terdapat salah satu peserta yang hanya mempunyai satu kaki. Namun, hal tesebut tidak mengurangi semangatnya mengayuh sepeda.

Dia adalah Mohat, warga Probolinggo. Menurutnya, keterbatasan yang dia miliki tidak pernah menjadi alasan dia untuk menyerah. “Saya bahkan senang bisa bersepeda bersama. Karena kalau bareng-bareng, tidak akan terasa capek,” ucapnya.

Baca Juga :  PG Panji Beri Keringanan Warga Tanjung Kamal

Mohat menambahkan, sepanjang perjalanan, memang ada beberapa masalah yang dihadapi. Namun dengan semangat yang kuat, masalah tersebut dapat diselesaikan. “Yang paling berat adalah saat ada tanjakan. Saya harus mengayuh dengan tenaga penuh. Tapi tetap kuat,” ucapnya penuh semangat.

Junaedi, salah satu peserta menuturkan,, puluhan orang yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda. Mereka berangkat ke Anyar dari daerahnya masing-masing.

“Asal daerahnya macam-mcam. Ada yang dari Jakarta, Kediri, Jepara hingga probolinggo. Yang jelas kami disatukan dengan hobi yang sama” terang Junaedi, salah satu pecinta sepeda tua asal Jepara.

Pemuda berambut sepanjang bahu itu mengatakan, sebelum dilaksanakannya kegiatan tersebut, banyak hal yang harus dipersiapkan. Salah satunya dengan melakukan servis terhadap sepedanya.“Saya cek setiap kesiapan. Karena jaraknya cukup jauh. Seperti rantai dan sebagainya. Saya tidak ingin di jalan akan ada masalah,” tuturnya.

Baca Juga :  Proses Hukum Kasus UP DPRD Terlalu Lama

Menuurt Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambdo mengatakan, Sebelumnya, rombongan International Veteran Cycle Association (IVCA) tiba di perbatasan Probolinggo 06 Apri lalu. Selanjutnya dilakukan pengawalan oleh Patwal Satlantas dan tenaga medis dari Urkes Polres Situbondo.

“Polisi melakukan pengawalan hingga ke Besuki. Mereka beristrirahat di gedung Eks Karisidenan Besuki. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pantai Wisata Bahari Pasir Putih. Setelah itu mengunjungi Tugu 1000 KM Anyer Panarukan dan bermalam di Polres Situbondo,” jelas Nanang.

 Untuk pengamanan, Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono), menerjunkan sekitar 268 personil dari Polres dan Polsek Jajaran. Mereka disebar sepanjang jalur pantura yang dilalui rombongan pecinta Sepeda Tua.

“Kapolres juga menekankan kepada seluruh personil yang terlibat pengamanan rombongan Rally Perhimpunan Internasional Pecinta Sepeda Tua agar melaksanakan sesuai SOP.  Yakni mengedepankan keselamatan dam keamanan para peserta selama berada di wilayah Situbondo,” jelas Nanang.  (zul/pri)

SITUBONDO– Kalau sudah hobi, jarak yang jauh tak lagi berarti. Kalimat itu sepertinya pas untuk menggambarkan puluhan pecinta sepeda ontel yang sempat melintas di Kabupaten Situbondo, Sabtu (08/04) lalu.

Bagaimana tidak, hanya berbekal sepeda ontel tua, sebanyak 27 orang yang terkumpul dalam rombongan International Veteran Cycle Assosiation (IVCA) nekat menempuh jarak dari Anyer menuju Denpasar, Bali. Tujuannya, untuk menghadiri kongres IVCA yang ke-36. 

Antusiasme masyarakat Kota Santri untuk menyambut mereka pun sangat tinggi. Itu terlihat dari banyaknya warga yang sudah menunggu di pinggir jalan sejak pagi. Selain warga, siswa SD di setiap kecamatan juga berbaris dengan memegang bendera di tangan.

Bahkan, yang lebih mengesankan, terdapat salah satu peserta yang hanya mempunyai satu kaki. Namun, hal tesebut tidak mengurangi semangatnya mengayuh sepeda.

Dia adalah Mohat, warga Probolinggo. Menurutnya, keterbatasan yang dia miliki tidak pernah menjadi alasan dia untuk menyerah. “Saya bahkan senang bisa bersepeda bersama. Karena kalau bareng-bareng, tidak akan terasa capek,” ucapnya.

Baca Juga :  Bupati Sarankan Peternak Punya Kandang Bersama

Mohat menambahkan, sepanjang perjalanan, memang ada beberapa masalah yang dihadapi. Namun dengan semangat yang kuat, masalah tersebut dapat diselesaikan. “Yang paling berat adalah saat ada tanjakan. Saya harus mengayuh dengan tenaga penuh. Tapi tetap kuat,” ucapnya penuh semangat.

Junaedi, salah satu peserta menuturkan,, puluhan orang yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda. Mereka berangkat ke Anyar dari daerahnya masing-masing.

“Asal daerahnya macam-mcam. Ada yang dari Jakarta, Kediri, Jepara hingga probolinggo. Yang jelas kami disatukan dengan hobi yang sama” terang Junaedi, salah satu pecinta sepeda tua asal Jepara.

Pemuda berambut sepanjang bahu itu mengatakan, sebelum dilaksanakannya kegiatan tersebut, banyak hal yang harus dipersiapkan. Salah satunya dengan melakukan servis terhadap sepedanya.“Saya cek setiap kesiapan. Karena jaraknya cukup jauh. Seperti rantai dan sebagainya. Saya tidak ingin di jalan akan ada masalah,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemotor Jatuh, Ditabrak Pikap, Warga Banyuglugur Meninggal

Menuurt Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambdo mengatakan, Sebelumnya, rombongan International Veteran Cycle Association (IVCA) tiba di perbatasan Probolinggo 06 Apri lalu. Selanjutnya dilakukan pengawalan oleh Patwal Satlantas dan tenaga medis dari Urkes Polres Situbondo.

“Polisi melakukan pengawalan hingga ke Besuki. Mereka beristrirahat di gedung Eks Karisidenan Besuki. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pantai Wisata Bahari Pasir Putih. Setelah itu mengunjungi Tugu 1000 KM Anyer Panarukan dan bermalam di Polres Situbondo,” jelas Nanang.

 Untuk pengamanan, Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono), menerjunkan sekitar 268 personil dari Polres dan Polsek Jajaran. Mereka disebar sepanjang jalur pantura yang dilalui rombongan pecinta Sepeda Tua.

“Kapolres juga menekankan kepada seluruh personil yang terlibat pengamanan rombongan Rally Perhimpunan Internasional Pecinta Sepeda Tua agar melaksanakan sesuai SOP.  Yakni mengedepankan keselamatan dam keamanan para peserta selama berada di wilayah Situbondo,” jelas Nanang.  (zul/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/