alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Sopir Truk Mengantuk, Seruduk Dua Motor, Satu Korban Meninggal

SITUBONDO – Polres Situbondo telah menetapkan Made Nata Wikrama sebagai tersangka dalam kecelakaan di traffic light perempatan Hotel Sarworini, Sabtu (5/2) lalu. Pria 44 tahun tersebut terancam hukuman lima tahun penjara.

Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya mengatakan telah mengamankan sopir bersama barang bukti kendaraan truk tronton. “Kami telah mengamankan sopir dan juga melakukan gelar perkara atas insiden kecelakaan lalu lintas di simpang empat Sarworini,” ucapnya, Minggu (6/2).

Dari hasil gelar perkara, Kapolres Andi menyebutkan, kendaraan truk jenis tronton dengan muatan semen diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan PB. Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan/Situbondo. Dalam peristiwa yang terjadi di traffic light timur Unars Situbondo ini mengakibatkan satu pengendara motor meninggal dunia setelag dirawat di rumah sakit Elizabeth.

“Sopir yang sebelumnya terduga kini meningkat menjadi tersangka. Kita jerat dengan Pasal 310 ayat 1 dan 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Tersangka terancam hukuman lima tahun penjara,” tegas Kapolres.

Kanit Laka Lantas Polres Situbondo, IPDA I Kadek Yasa, SH mengatakan, kecelakaan maut berawal saat pengendara truk tronton diduga mengantuk. Sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan yang dikemudikan saat melintas di tempat kejadian. Kendaraan yang ditabrak adalah dua unit motor roda dua, dan satu mobil merek kijang Inova. Mereka sedang berhenti karena menunggu lampu hijau.

“Satu pengendara motor atas nama Muhammad Isro’ Abdullah, S.Pd.I (40) warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit terdekat,” jelas Kanitlaka.

Selain Isro’, pengendara motor yang juga jadi korban adalah pengendara sepeda motor Aris Tri Laksono (18), warga Desa/Kecamatan Suboh. Kendaraannya rusak pada bagian belakang. Beruntung, korban selamat. Sedangkan pengendara mobil bernama Hanif Tristianto warga Bandung juga selamat. (mg1/pri)

SITUBONDO – Polres Situbondo telah menetapkan Made Nata Wikrama sebagai tersangka dalam kecelakaan di traffic light perempatan Hotel Sarworini, Sabtu (5/2) lalu. Pria 44 tahun tersebut terancam hukuman lima tahun penjara.

Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya mengatakan telah mengamankan sopir bersama barang bukti kendaraan truk tronton. “Kami telah mengamankan sopir dan juga melakukan gelar perkara atas insiden kecelakaan lalu lintas di simpang empat Sarworini,” ucapnya, Minggu (6/2).

Dari hasil gelar perkara, Kapolres Andi menyebutkan, kendaraan truk jenis tronton dengan muatan semen diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan PB. Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan/Situbondo. Dalam peristiwa yang terjadi di traffic light timur Unars Situbondo ini mengakibatkan satu pengendara motor meninggal dunia setelag dirawat di rumah sakit Elizabeth.

“Sopir yang sebelumnya terduga kini meningkat menjadi tersangka. Kita jerat dengan Pasal 310 ayat 1 dan 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Tersangka terancam hukuman lima tahun penjara,” tegas Kapolres.

Kanit Laka Lantas Polres Situbondo, IPDA I Kadek Yasa, SH mengatakan, kecelakaan maut berawal saat pengendara truk tronton diduga mengantuk. Sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan yang dikemudikan saat melintas di tempat kejadian. Kendaraan yang ditabrak adalah dua unit motor roda dua, dan satu mobil merek kijang Inova. Mereka sedang berhenti karena menunggu lampu hijau.

“Satu pengendara motor atas nama Muhammad Isro’ Abdullah, S.Pd.I (40) warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit terdekat,” jelas Kanitlaka.

Selain Isro’, pengendara motor yang juga jadi korban adalah pengendara sepeda motor Aris Tri Laksono (18), warga Desa/Kecamatan Suboh. Kendaraannya rusak pada bagian belakang. Beruntung, korban selamat. Sedangkan pengendara mobil bernama Hanif Tristianto warga Bandung juga selamat. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/