alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

LDII Selenggarakan Kegiatan Bina Generasi Mandiri

ARJASA – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Situbondo bebarapa hari lalu menyelenggarakan kegiatan Bina Generasi Mandiri. Kegiatan kerjasama dengan TNI itu dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2017-01 Januari 2018 di areal pertanian kebun mangga milik PT. Trigatra Rajasa, Kecamatan Arjasa.

Hadir sebagai narasumber, Kapten Infanteri Sugeng, Danramil Kecamatan Arjasa dan Ketua LDII Situbondo, Agus Triono.  Kapten Sugeng menyampaikan materi Cinta Tanah Air dan Bela Negara.

Di hadapan 130 peserta, Sugeng berpesan kepada generasi muda untuk menjaga diri dari pergaulan negatif. Sehingga tidak terjerumus dalam hal-hal yang merusak masa depannya. Seperti minuman keras, narkoba, pornografi. “Juga menjaga diri dari paham radikalisme yang akhir-akhir ini muncul di masyarakat,” katanya.

Sugeng menambahkan, perkembangan zaman yang serba modern dengan kecanggihannya, muncul dampak negatif. Ini bisa menjadi virus yang merusak jiwa anak-anak muda yang masih labil dalam mensikapi euforia zaman.

“Sehingga diperlukan filter dan kebijaksanaan dalam membawa diri agar tetap selamat dari pengaruh buruk yang mengepung sendi-sendi kehihupan,” tambahnya.

Agus Triono, Ketua LDII Kabupaten Situbondo berharap, acara Bina Generasi Mandiri tersebut bisa mengantisipasi hal-hal buruk yang terjadi pada tahun 2018. Dia juga berharap agar kondusifitas di Kota Santri tetap terjaga.

Lebih jauh, Agus Triono menyampaikan, anak-anak muda sangat dibutuhkan kiprahnya. Sebagai generasi penerus bangsa, para remaja harus menyiapkan mengembangkan bakat dan potensinya.

“Baik potensi intelektual, potensi komunikasi sosial yang dilandasi dengan nilai-nilai spiritual agar kelak bisa tampil baik memberikan karya dan kontribusi bagi kesinambungan bangsa dan negara,” pesannya.

Dia menambahkan, Negara Indonesia membutuhkan orang-orang yang profesional dan religius. Dalam pandangannya, merekalah yang siap menghadapi setiap masalah. “Memberikan solusi produktif bagi kemajuan bangsa di masa datang,” ujar Agus Triono.

Sementara itu, peserta yang hadir dalam kegiatan bina generasi mandiri adalah para remaja LDII dari sepuluh pimpinan cabang. Hadir juga beberapa undangan.

ARJASA – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Situbondo bebarapa hari lalu menyelenggarakan kegiatan Bina Generasi Mandiri. Kegiatan kerjasama dengan TNI itu dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2017-01 Januari 2018 di areal pertanian kebun mangga milik PT. Trigatra Rajasa, Kecamatan Arjasa.

Hadir sebagai narasumber, Kapten Infanteri Sugeng, Danramil Kecamatan Arjasa dan Ketua LDII Situbondo, Agus Triono.  Kapten Sugeng menyampaikan materi Cinta Tanah Air dan Bela Negara.

Di hadapan 130 peserta, Sugeng berpesan kepada generasi muda untuk menjaga diri dari pergaulan negatif. Sehingga tidak terjerumus dalam hal-hal yang merusak masa depannya. Seperti minuman keras, narkoba, pornografi. “Juga menjaga diri dari paham radikalisme yang akhir-akhir ini muncul di masyarakat,” katanya.

Sugeng menambahkan, perkembangan zaman yang serba modern dengan kecanggihannya, muncul dampak negatif. Ini bisa menjadi virus yang merusak jiwa anak-anak muda yang masih labil dalam mensikapi euforia zaman.

“Sehingga diperlukan filter dan kebijaksanaan dalam membawa diri agar tetap selamat dari pengaruh buruk yang mengepung sendi-sendi kehihupan,” tambahnya.

Agus Triono, Ketua LDII Kabupaten Situbondo berharap, acara Bina Generasi Mandiri tersebut bisa mengantisipasi hal-hal buruk yang terjadi pada tahun 2018. Dia juga berharap agar kondusifitas di Kota Santri tetap terjaga.

Lebih jauh, Agus Triono menyampaikan, anak-anak muda sangat dibutuhkan kiprahnya. Sebagai generasi penerus bangsa, para remaja harus menyiapkan mengembangkan bakat dan potensinya.

“Baik potensi intelektual, potensi komunikasi sosial yang dilandasi dengan nilai-nilai spiritual agar kelak bisa tampil baik memberikan karya dan kontribusi bagi kesinambungan bangsa dan negara,” pesannya.

Dia menambahkan, Negara Indonesia membutuhkan orang-orang yang profesional dan religius. Dalam pandangannya, merekalah yang siap menghadapi setiap masalah. “Memberikan solusi produktif bagi kemajuan bangsa di masa datang,” ujar Agus Triono.

Sementara itu, peserta yang hadir dalam kegiatan bina generasi mandiri adalah para remaja LDII dari sepuluh pimpinan cabang. Hadir juga beberapa undangan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/