alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Desak Pengesahan PAPBD, Puluhan Warga Merak Datangi DPRD

RadarBanyuwangi.id – Puluhan warga Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih kemarin (7/9) datang ke Kantor DPRD. Mereka menuntut percepatan pengesahan Perubahan APBD 2021.  Sebab, Anggaran pembangunan jalan di tempat tinggalnya itu, terakomodir di dalamnya.

Hudaili, salah satu warga Merak mengaku, kedatangannya bersama warga yang lain untuk mendesak anggota DPRD, khususnya Badan Musyawarah (Banmus)agar  segera menggelar rapat ulang. “Ini terkait dengan jadwal penetapan persetujuan Perubahan APBD tahun 2021 agar sudah disahkan maksimal 30 September,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Dia menyampaikan, informasi yang dia terima, pengesahan P-APBD baru akan dilakukan pada 08 Oktober 2021. Padahal, jika benar-benar dilakukan pada saat itu, maka dipastikan tidak akan ada P-APBD. Sebab perubahan anggaran berjalan itu, harus dilakukan tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir.

Hudaili menerangkan, warga Merak sangat punya kepentingan untuk disahkannya APBD Perubahan tepat waktu. Sebab, Anggaran pembangunan jalan di Dusun Merak, diakomodir melalui perubahan APBD. Jika P-APBD tidak disahkan, maka rencana pembangunan jalan menuju Dusun Merak, tidak akan terealisasi.

Dikatakan, selama ini warga Dusun Merak sangat membutuhkan pembangunan peningkatan infrastruktur jalan. Karena dengan begitu, akses jalan menuju Merak akan meningkat. Selanjutnya, itu akan berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Ada seribuan orang yang tinggal di Merak, termasuk saya. Selama ini akses jalan hanya setapak. Saat hujan tiba, kami harus menempuh jalur laut karena jalannya licin, penuh lumpur dan berbatu,” bebernya.

Dia berharap, anggota DPRD bisa segera mengesahkan P-APBD, agar pembangunan peningkatan jalan menuju Merak bisa segera dibangun. “Warga butuh pembangunan perbaikan jalan. Anggota dewan harus bersikap lebih proaktif terhadap kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Situbondo Abd Rahman berjanji akan segera menggelar musyawarah internal, baik itu bersama fraksi, komisi, maupun badan anggaran, terkait perubahan APBD yang disoal warga khususnya warga Merak. “Kami akan ikhtiarkan, dan lakukan upaya melalui fraksi, komisi, ataupun badan anggaran,” ujarnya saat menemui warga Merak.

Politisi PPP ini menjelaskan, ketika kabupaten/kota akan melakukan perubahan APBD pada saat tahun anggaran berjalan, maka sesuai aturan, perubahan tersebut harus ditandatangani paling lambat 30 September 2021, atau tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir. “Rakyat memerlukan perubahan APBD. Karena dalam perubahan itu, terdapat substansi pembangunan yang akan diknikmati oleh seluruh rakyat Situbondo,” imbuhnya. (jon/pri)

RadarBanyuwangi.id – Puluhan warga Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih kemarin (7/9) datang ke Kantor DPRD. Mereka menuntut percepatan pengesahan Perubahan APBD 2021.  Sebab, Anggaran pembangunan jalan di tempat tinggalnya itu, terakomodir di dalamnya.

Hudaili, salah satu warga Merak mengaku, kedatangannya bersama warga yang lain untuk mendesak anggota DPRD, khususnya Badan Musyawarah (Banmus)agar  segera menggelar rapat ulang. “Ini terkait dengan jadwal penetapan persetujuan Perubahan APBD tahun 2021 agar sudah disahkan maksimal 30 September,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan.

Dia menyampaikan, informasi yang dia terima, pengesahan P-APBD baru akan dilakukan pada 08 Oktober 2021. Padahal, jika benar-benar dilakukan pada saat itu, maka dipastikan tidak akan ada P-APBD. Sebab perubahan anggaran berjalan itu, harus dilakukan tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir.

Hudaili menerangkan, warga Merak sangat punya kepentingan untuk disahkannya APBD Perubahan tepat waktu. Sebab, Anggaran pembangunan jalan di Dusun Merak, diakomodir melalui perubahan APBD. Jika P-APBD tidak disahkan, maka rencana pembangunan jalan menuju Dusun Merak, tidak akan terealisasi.

Dikatakan, selama ini warga Dusun Merak sangat membutuhkan pembangunan peningkatan infrastruktur jalan. Karena dengan begitu, akses jalan menuju Merak akan meningkat. Selanjutnya, itu akan berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Ada seribuan orang yang tinggal di Merak, termasuk saya. Selama ini akses jalan hanya setapak. Saat hujan tiba, kami harus menempuh jalur laut karena jalannya licin, penuh lumpur dan berbatu,” bebernya.

Dia berharap, anggota DPRD bisa segera mengesahkan P-APBD, agar pembangunan peningkatan jalan menuju Merak bisa segera dibangun. “Warga butuh pembangunan perbaikan jalan. Anggota dewan harus bersikap lebih proaktif terhadap kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Situbondo Abd Rahman berjanji akan segera menggelar musyawarah internal, baik itu bersama fraksi, komisi, maupun badan anggaran, terkait perubahan APBD yang disoal warga khususnya warga Merak. “Kami akan ikhtiarkan, dan lakukan upaya melalui fraksi, komisi, ataupun badan anggaran,” ujarnya saat menemui warga Merak.

Politisi PPP ini menjelaskan, ketika kabupaten/kota akan melakukan perubahan APBD pada saat tahun anggaran berjalan, maka sesuai aturan, perubahan tersebut harus ditandatangani paling lambat 30 September 2021, atau tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir. “Rakyat memerlukan perubahan APBD. Karena dalam perubahan itu, terdapat substansi pembangunan yang akan diknikmati oleh seluruh rakyat Situbondo,” imbuhnya. (jon/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/