alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Satpol PP Turunkan Reklame Ilegal

SITUBONDO– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo mencopot ratusan reklame ilegal, kemarin (07/03). Bersih-bersih media promosi tanpa izin itu dilakukan di tiga Kecamatan, yaitu Kapongan, Panji dan Kecamatan Situbondo.

Kasatpol PP, Masyhari menyampaikan, tujuan dari kegiatannya itu sebagai bentuk penertiban. Harapannya, agar masyarakat mau mengikuti aturan perizinan. “Setiap hendak pasang bener maupun reklame, tentu harus ada izin. Dan saya lihat banyak yang masih ilegal. Biasanya ditancapkan di pohoin-pohon. Makanya kami turunkan,” ungkapnya saat diwawancarai di kantornya, kemarin (07/03).

Menurut Masyhari, ada sekitar 120  reklame yang diturunkan oleh satpol PP. “Sebenarnya, selain untuk penertiban, kegiatan ini juga merupakan bentuk partisipasi Satpol PP terhadap Hari Sampah Nasional. Sehingga, kami agendakan pembersihan pada papan-papan promosi dan pengumuman yang berdiri tanpa izin. Ada sekitar 120 reklame dan bener yang ditancap di pohon. Semuanya kami turunkan.” terangnya.

Tidak hanya yang ilegal saja. Melainkan reklame yang mengganggu dan membahayakan pengguna jalan juga diamankan. “Target kami ada tiga dalam giat bersih-bersih teresebut. Yakni yang tidak mremiliki berizin, atau punya izin tapi sudah jatuh tempo. Selain itu reklame yang berbahaya bagi pengguna jalan. Meskipun legal, namun mebahayakan, tetap kami bersihkan,” terangnya.

Masyhari menambahkan, kegiatan tersebut akan terus dilanjutkan ke kecamatan-kecamatan lainnya. “Ke depannya kami akan fokus terhadap kegiatan seperti ini. Besok (hari ini) pengontrolan reklame akan dilaksanakan di Kecamatan Asembagus,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Joko, kordinator lapangan Satpol PP, dalam kegiatan pencopotan rekalame tersebut sama sekali tidak ada halangan. “Kegiatan bersih-bersih reklame dan bener itu berjalan lancar. Tidak ada pertentangan dari masyrakat setempat. Mungkin karena mereka sadar, bahwa yang mereka pasang itu ilegal,” cetusnya. (cw1)         

SITUBONDO– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo mencopot ratusan reklame ilegal, kemarin (07/03). Bersih-bersih media promosi tanpa izin itu dilakukan di tiga Kecamatan, yaitu Kapongan, Panji dan Kecamatan Situbondo.

Kasatpol PP, Masyhari menyampaikan, tujuan dari kegiatannya itu sebagai bentuk penertiban. Harapannya, agar masyarakat mau mengikuti aturan perizinan. “Setiap hendak pasang bener maupun reklame, tentu harus ada izin. Dan saya lihat banyak yang masih ilegal. Biasanya ditancapkan di pohoin-pohon. Makanya kami turunkan,” ungkapnya saat diwawancarai di kantornya, kemarin (07/03).

Menurut Masyhari, ada sekitar 120  reklame yang diturunkan oleh satpol PP. “Sebenarnya, selain untuk penertiban, kegiatan ini juga merupakan bentuk partisipasi Satpol PP terhadap Hari Sampah Nasional. Sehingga, kami agendakan pembersihan pada papan-papan promosi dan pengumuman yang berdiri tanpa izin. Ada sekitar 120 reklame dan bener yang ditancap di pohon. Semuanya kami turunkan.” terangnya.

Tidak hanya yang ilegal saja. Melainkan reklame yang mengganggu dan membahayakan pengguna jalan juga diamankan. “Target kami ada tiga dalam giat bersih-bersih teresebut. Yakni yang tidak mremiliki berizin, atau punya izin tapi sudah jatuh tempo. Selain itu reklame yang berbahaya bagi pengguna jalan. Meskipun legal, namun mebahayakan, tetap kami bersihkan,” terangnya.

Masyhari menambahkan, kegiatan tersebut akan terus dilanjutkan ke kecamatan-kecamatan lainnya. “Ke depannya kami akan fokus terhadap kegiatan seperti ini. Besok (hari ini) pengontrolan reklame akan dilaksanakan di Kecamatan Asembagus,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Joko, kordinator lapangan Satpol PP, dalam kegiatan pencopotan rekalame tersebut sama sekali tidak ada halangan. “Kegiatan bersih-bersih reklame dan bener itu berjalan lancar. Tidak ada pertentangan dari masyrakat setempat. Mungkin karena mereka sadar, bahwa yang mereka pasang itu ilegal,” cetusnya. (cw1)         

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/