alexametrics
26.3 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Satpol PP Amankan Tiga Pasangan Mesum di Hotel

SITUBONDO –  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol pp) menggerebek tiga pasangan yang di duga melakukan perbuatan mesum, Kamis (6/1). Mereka diamankan saat masuk  kamar hotel di Kecamatan Kapongan. Ketiganya langsung digelandang ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Bukhori menyebutkan, razia hotel merupakan kegiatan rutin. Namun, kali ini karena juga  ada pengaduan masyarakat. “Kita terima pengaduan bahwa di hotel itu ada pasangan yang melakukan perbuatan mesum. Makanya kita melakukan pengerebekan,” terangnya.

Nah ketika sampai di lokasi, ternyata benar ada tiga pasangan yang berada di dalam kamar hotel tanpa ikatan perkawinan. Sehingga,  langsung dibawa ke kantor Satpol PP. Dari ketiga pasangan itu, hanya ada satu pasangan yang statusnya masih tunangan. Sedangkan, yang satu pasangan masih baru saling mengenal.

Baca Juga :  Meski Diadukan, Tambang Tetap Beroperasi

“Pasangan yang terjaring razia  berinisial UL, 36 dan BY, 39 keduanya warga desa di Kecamatan Arjasa. sedangkan RS, 33 warga Kecamatan Bungatan, Dan SF 29 warga Kecamatan Besuki. termasuk DW, 21 warga Kecamatan Besuki. Untuk yang terakhir yaitu MS, 23 warga Kecamatan Panji, “ rinci Bukhori.

Menurut Kasatpol PP, untuk sementara ini pihaknya hanya memberikan arahan, agar tidak melakukan perbuatan yang  tidak sepantasnya.  Sebab, besar kemungkinan, ketika lawan jenis berada dalam satu kamar, dan situasinya hanya berduaan, hal yang belum boleh dilakukan rentan terjadi.

“Kalau ada yang hamil, dari perempuan itu dan cowoknya tidak bertanggung jawab siapa yang akan disalahkan? pasti urusannya bakalan  ribet,” imbuh Bukhori.

Baca Juga :  Gerayangi Putrinya Sendiri, Tukang Becak Dijebloskan ke Sel

Kata dia, untuk memberikan efek jera terhadap tiga pasangan itu, pihaknya  melakukan pendataan sekaligus pembinaan, dan juga meminta enam orang untuk menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Selanjutnya, kalau orang-orang itu melanggar lagi, kami akan mengantarkan mereka ke rumahnya masing-masing, pungkas Bukhori. (hum/pri)

SITUBONDO –  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol pp) menggerebek tiga pasangan yang di duga melakukan perbuatan mesum, Kamis (6/1). Mereka diamankan saat masuk  kamar hotel di Kecamatan Kapongan. Ketiganya langsung digelandang ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo, Bukhori menyebutkan, razia hotel merupakan kegiatan rutin. Namun, kali ini karena juga  ada pengaduan masyarakat. “Kita terima pengaduan bahwa di hotel itu ada pasangan yang melakukan perbuatan mesum. Makanya kita melakukan pengerebekan,” terangnya.

Nah ketika sampai di lokasi, ternyata benar ada tiga pasangan yang berada di dalam kamar hotel tanpa ikatan perkawinan. Sehingga,  langsung dibawa ke kantor Satpol PP. Dari ketiga pasangan itu, hanya ada satu pasangan yang statusnya masih tunangan. Sedangkan, yang satu pasangan masih baru saling mengenal.

Baca Juga :  Buruh Deres Setubuhi ABG di Pinggir Sungai

“Pasangan yang terjaring razia  berinisial UL, 36 dan BY, 39 keduanya warga desa di Kecamatan Arjasa. sedangkan RS, 33 warga Kecamatan Bungatan, Dan SF 29 warga Kecamatan Besuki. termasuk DW, 21 warga Kecamatan Besuki. Untuk yang terakhir yaitu MS, 23 warga Kecamatan Panji, “ rinci Bukhori.

Menurut Kasatpol PP, untuk sementara ini pihaknya hanya memberikan arahan, agar tidak melakukan perbuatan yang  tidak sepantasnya.  Sebab, besar kemungkinan, ketika lawan jenis berada dalam satu kamar, dan situasinya hanya berduaan, hal yang belum boleh dilakukan rentan terjadi.

“Kalau ada yang hamil, dari perempuan itu dan cowoknya tidak bertanggung jawab siapa yang akan disalahkan? pasti urusannya bakalan  ribet,” imbuh Bukhori.

Baca Juga :  Rezeki Nomor Dua, yang Utama Tetap Bisa Aktivitas

Kata dia, untuk memberikan efek jera terhadap tiga pasangan itu, pihaknya  melakukan pendataan sekaligus pembinaan, dan juga meminta enam orang untuk menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Selanjutnya, kalau orang-orang itu melanggar lagi, kami akan mengantarkan mereka ke rumahnya masing-masing, pungkas Bukhori. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/