alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Fokus Penuhi Target, Dinkes Genjot Pelaksanaan Vaksinasi

SITUBONDO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo fokus menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Meski hampir memenuhi target, namun pelaksanaan vaksinasi masih tetap terus digencarkan.

Plt. Kadinkes Situbondo, Dwi Herman Susilo menyatakan, pihaknya terus berupaya untuk memenuhi target vaksinasi. Sebab, pemberian vaksin kepada masyarakat harus disegerakan. Ini mengingat antusian dan kesadaran masyarakat hingga sekarang ini sudah mulai meningkat.“Harapannya percepatan vaksinasi di Situbondo segera tuntas, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti semula,”

Dwi menyebutkan, capaian vaksinasi hingga 3 Oktober 2021 mencapai 37,6 persen. Tentu kegiatan vaksinasi tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai 16,5 persen. “Adapun jumlah penerima vaksinasi, meliputi tenaga kesehatan sebanyak 7.176 orang. Vaksinasi tahap pertama diikuti 3.694 orang. Dan vaksinasi tahap kedua diikuti 3.481 orang, dan pemberian vaksin ketiga diikuti 1.985,” terangnya.

Dia menambahkan, vaksinasi dari kalangan pelayan publik total diikuti 41.398  orang. Peserta vaksinasi tahap pertama diikuti 25.618 orang. Dan vaksinasi tahap kedua, 15.780 orang. “Sedangkan peserta vaksinasi dari kalangan lansia diikuti 18.894 orang. Dengan rincian, peserta gelombang pertama diikuti  15.708 orang, dan gelombang kedua diikuti sebanyak 3.186 orang,” jelas mantan Kabid pelayanan RSAR itu.

Selanjutnya, peserta vaksinasi dari kalangan masyarakat rentan diikuti sebanyak  168.249 orang. Untuk tahap pertama sebanyak 135.904 orang, dan tahap kedua hanya diikuti 32.346 orang. Sedangkan dari kalangan remaja, total 33.706 anak dengan rincian, tahap pertama sebanyak 25.494 anak, tahap kedua hanya di ikuti 8.212 anak. “Selanjutnya peserta vaksinasi dari ibu hamil, sebanyak 866 orang. Untuk tahap pertama diikuti 799 orang dan tahap kedua diikuti 87 orang. Kemudian dari kalangan disabilitas diikuti 688 orang,” bebernya.

Dwi menyampaikan, agar kegiatan vaksinasi  berhasil dengan baik, pihaknya meminta kepada seluruh warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. “Masyarakat dihimbau untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan,” pungkasnya. (jon/adv/pri)

SITUBONDO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo fokus menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Meski hampir memenuhi target, namun pelaksanaan vaksinasi masih tetap terus digencarkan.

Plt. Kadinkes Situbondo, Dwi Herman Susilo menyatakan, pihaknya terus berupaya untuk memenuhi target vaksinasi. Sebab, pemberian vaksin kepada masyarakat harus disegerakan. Ini mengingat antusian dan kesadaran masyarakat hingga sekarang ini sudah mulai meningkat.“Harapannya percepatan vaksinasi di Situbondo segera tuntas, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti semula,”

Dwi menyebutkan, capaian vaksinasi hingga 3 Oktober 2021 mencapai 37,6 persen. Tentu kegiatan vaksinasi tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai 16,5 persen. “Adapun jumlah penerima vaksinasi, meliputi tenaga kesehatan sebanyak 7.176 orang. Vaksinasi tahap pertama diikuti 3.694 orang. Dan vaksinasi tahap kedua diikuti 3.481 orang, dan pemberian vaksin ketiga diikuti 1.985,” terangnya.

Dia menambahkan, vaksinasi dari kalangan pelayan publik total diikuti 41.398  orang. Peserta vaksinasi tahap pertama diikuti 25.618 orang. Dan vaksinasi tahap kedua, 15.780 orang. “Sedangkan peserta vaksinasi dari kalangan lansia diikuti 18.894 orang. Dengan rincian, peserta gelombang pertama diikuti  15.708 orang, dan gelombang kedua diikuti sebanyak 3.186 orang,” jelas mantan Kabid pelayanan RSAR itu.

Selanjutnya, peserta vaksinasi dari kalangan masyarakat rentan diikuti sebanyak  168.249 orang. Untuk tahap pertama sebanyak 135.904 orang, dan tahap kedua hanya diikuti 32.346 orang. Sedangkan dari kalangan remaja, total 33.706 anak dengan rincian, tahap pertama sebanyak 25.494 anak, tahap kedua hanya di ikuti 8.212 anak. “Selanjutnya peserta vaksinasi dari ibu hamil, sebanyak 866 orang. Untuk tahap pertama diikuti 799 orang dan tahap kedua diikuti 87 orang. Kemudian dari kalangan disabilitas diikuti 688 orang,” bebernya.

Dwi menyampaikan, agar kegiatan vaksinasi  berhasil dengan baik, pihaknya meminta kepada seluruh warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. “Masyarakat dihimbau untuk selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan,” pungkasnya. (jon/adv/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/