alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Vaksin Booster Tahap Dua Sasar 2.948 Tim Nakes

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Meski kasus pandemi Covid-19 sudah melandai, pemerintah tetap menambah pemberian dosis vaksin. Yakni dosis keempat. Jumat (5/8) kemarin sejumlah tenaga kesehatan (nakes) sudah mulai melakukan suntik vaksin booster kedua tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Dwi Herman Susilo mengatakan, di Kabupaten Situbondo total ada 2.948 nakes. Pelaksanaan vaksin booster tahap dua menyasar puluhan nakes. Dilakukan setiap hari. “Vaksin booster pertama jangka waktunya hanya bertahan selama enam bulan. Setelah enam bulan, manfaat dari vaksin itu mulai berkurang. Makanya perlu diberi booster tahap kedua,” ujar Dwi Herman Susilo, saat ditemui di ruangan kerjanya, kemarin.

Pemberian vaksin booster, kata Dwi, dilakukan secara bertahap. Selain dilakukan di kantor Dinkes, juga bisa dilakukan di puskesmas. “Tim nakes yang sudah melakukan suntik vaksin booster kedua jumlahnya sekitar 64 orang. Petugas melakukan secara bertahap agar tidak terjadi kerumunan,” ungkap Dwi.

Baca Juga :  Tergiur Bekerja di Pemkab Situbondo, Tertipu Rp 10 Juta

Dwi menyebutkan, ketersediaan vaksin yang sudah diterima oleh Kabupaten Situbondo mencukupi untuk kebutuhan tenaga tim nakes. Pemerintah diperbolehkan untuk mengajukan kebutuhan dosis vaksin kembali kepada pemerintah.

Dwi menambahkan, kasus aktif Covid-19 di Kota Santri saat ini masih minim. Meskipun, beberapa pekan lalu sempat ada yang terkonfirmasi positif, namun kondisi tubuhnya masih baik. “Warga yang terkonfirmasi cukup melakukan isolasi mandiri di rumah,” pungkasnya. (wan/pri)

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Meski kasus pandemi Covid-19 sudah melandai, pemerintah tetap menambah pemberian dosis vaksin. Yakni dosis keempat. Jumat (5/8) kemarin sejumlah tenaga kesehatan (nakes) sudah mulai melakukan suntik vaksin booster kedua tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Dwi Herman Susilo mengatakan, di Kabupaten Situbondo total ada 2.948 nakes. Pelaksanaan vaksin booster tahap dua menyasar puluhan nakes. Dilakukan setiap hari. “Vaksin booster pertama jangka waktunya hanya bertahan selama enam bulan. Setelah enam bulan, manfaat dari vaksin itu mulai berkurang. Makanya perlu diberi booster tahap kedua,” ujar Dwi Herman Susilo, saat ditemui di ruangan kerjanya, kemarin.

Pemberian vaksin booster, kata Dwi, dilakukan secara bertahap. Selain dilakukan di kantor Dinkes, juga bisa dilakukan di puskesmas. “Tim nakes yang sudah melakukan suntik vaksin booster kedua jumlahnya sekitar 64 orang. Petugas melakukan secara bertahap agar tidak terjadi kerumunan,” ungkap Dwi.

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Pikap Muatan Pisang Masuk Sungai

Dwi menyebutkan, ketersediaan vaksin yang sudah diterima oleh Kabupaten Situbondo mencukupi untuk kebutuhan tenaga tim nakes. Pemerintah diperbolehkan untuk mengajukan kebutuhan dosis vaksin kembali kepada pemerintah.

Dwi menambahkan, kasus aktif Covid-19 di Kota Santri saat ini masih minim. Meskipun, beberapa pekan lalu sempat ada yang terkonfirmasi positif, namun kondisi tubuhnya masih baik. “Warga yang terkonfirmasi cukup melakukan isolasi mandiri di rumah,” pungkasnya. (wan/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/