alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Pamitan Cari Akasia, Nenek 70 Tahun Hilang di Hutan Baluran

BANYUPUTIH, Radar Situbondo – Ibu Sadi Alias Bu Toto, warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dinyatakan hilang. Ini setelah sejak Minggu malam (3/7), perempuan berumur sekitar 70 tahun tersebut tak pulang ke rumah.

Pada hari Sabtu (2/7) sekitar pukul 14.00 WIB, Ibu Sadi masih bertemu dengan Petugas TN Baluran resort Balanan seksi Bekol. Saat itu, dia sedang mencari biji akasia di Blok Sirondo. Petugas sempat memberikan pengarahan kepada Ibu Sadi untuk disuruh balik ke Lempuyang. Itu dilakukan setelah petugas melihat kondisi sudah sepuh dan pikun.

Koordinator Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) Penanggulangan Bencana BPBD Situbondo, Puriyono mengungkapkan, pada hari Minggu (3/7) pukul 22.00 WIB Petugas resort Balanan mendapat laporan dari keluarga korban. Sebab, Ibu Sadi yang berpamitan mencari akasia hingga malam itu masih belum pulang kerumahnya.

Baca Juga :  Arus Balik di Jalur Pantura Mulai Ramai

“Keluarga korban mohon bantuan Petugas untuk mencari keberadaan Bu Sadi. Kemudian Petugas dan masyarakat Balanan dan Simacan langsung melakukan pencarian di Blok Balanan Simacan dan Sirondo. Namun, tidak berhasil menemukan keberadaan korban,” jelas Puriyono.

Dia menjelaskan, pada hari Senin (4/7) pencarian dilanjutkan bersama warga Lempuyang  untuk mencari keberadaan Ibu Sadi . Namun, keberadaannya sampai saat ini masih blm dijumpai. “Ciri – ciri korban saat hilang berbaju warna putih yang sudah kotor, memakai sampir jarik batik warna batik coklat,” imbuh Puriyono.

Dia mengungkapkan, sejumlah upaya sudah dilakukan untuk menemukan Ibu Sadi. Di antaranya, meninjau lokasi kejadian. Pusdalops BPBD Situbondo melakukan koordinasi dengan perangkat desa,     kecamatan, koramil, polsek dan relawan. Selain itu, Pusdalops BPBD Situbondo melakukan  assesment/kaji cepat di lokasi kejadian. “Kita juga berkoordinasi dengan Basarnas Pos SAR Jember dan TN. Baluran,” pungkasnya. (hum/pri)

Baca Juga :  Air Laut Naik ke Pemukiman, Warga Pesisir Resah

BANYUPUTIH, Radar Situbondo – Ibu Sadi Alias Bu Toto, warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, dinyatakan hilang. Ini setelah sejak Minggu malam (3/7), perempuan berumur sekitar 70 tahun tersebut tak pulang ke rumah.

Pada hari Sabtu (2/7) sekitar pukul 14.00 WIB, Ibu Sadi masih bertemu dengan Petugas TN Baluran resort Balanan seksi Bekol. Saat itu, dia sedang mencari biji akasia di Blok Sirondo. Petugas sempat memberikan pengarahan kepada Ibu Sadi untuk disuruh balik ke Lempuyang. Itu dilakukan setelah petugas melihat kondisi sudah sepuh dan pikun.

Koordinator Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) Penanggulangan Bencana BPBD Situbondo, Puriyono mengungkapkan, pada hari Minggu (3/7) pukul 22.00 WIB Petugas resort Balanan mendapat laporan dari keluarga korban. Sebab, Ibu Sadi yang berpamitan mencari akasia hingga malam itu masih belum pulang kerumahnya.

Baca Juga :  Desak Libatkan Pekerja Lokal di Tiap Kegiatan Pembangunan Infrastruktur

“Keluarga korban mohon bantuan Petugas untuk mencari keberadaan Bu Sadi. Kemudian Petugas dan masyarakat Balanan dan Simacan langsung melakukan pencarian di Blok Balanan Simacan dan Sirondo. Namun, tidak berhasil menemukan keberadaan korban,” jelas Puriyono.

Dia menjelaskan, pada hari Senin (4/7) pencarian dilanjutkan bersama warga Lempuyang  untuk mencari keberadaan Ibu Sadi . Namun, keberadaannya sampai saat ini masih blm dijumpai. “Ciri – ciri korban saat hilang berbaju warna putih yang sudah kotor, memakai sampir jarik batik warna batik coklat,” imbuh Puriyono.

Dia mengungkapkan, sejumlah upaya sudah dilakukan untuk menemukan Ibu Sadi. Di antaranya, meninjau lokasi kejadian. Pusdalops BPBD Situbondo melakukan koordinasi dengan perangkat desa,     kecamatan, koramil, polsek dan relawan. Selain itu, Pusdalops BPBD Situbondo melakukan  assesment/kaji cepat di lokasi kejadian. “Kita juga berkoordinasi dengan Basarnas Pos SAR Jember dan TN. Baluran,” pungkasnya. (hum/pri)

Baca Juga :  HUT Perusda Pasir Putih Khataman dengan 1.600 Penghafal Alquran

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/