alexametrics
22.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Proyek Saluran Drainase Disoal Warga

PANJI – Perbaikan saluran drainase di kompleks perumahan Panji Permai, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, disoal warga. Pasalnya, pembangunannya tidak ada perubahan dari ukuran sebelumnya.

Jika tidak ada perubahan, warga meminta lebih baik tidak diperbaiki. Sebab, hanya membuang anggaran saja. Sedangkan dampaknya tidak ada. Genangan air yang terjadi sebelum-sebelumnya, akan tetap ada.

Jayadi, warga setempat mengatakan, sejak adanya saluran drainase yang ada di sisi timur kompleks perumahan itu, genangan air tetap saja terjadi. Bahkan, kerap masuk ke rumah warga. Apalagi ketika musim hujan. “Sudah bisa dipastikan banjir,” ujarnya.

Selama ini, warga sudah sering melakukan normalisasi drainase. Akan tetapi hal tersebut belum bisa mengatasi banjir. Karena itu, Jayadi berharap, jika tetap dilakukan perbaikan, maka kapasitasnya harus lebih besar. Misalnya ditinggikan atau dibuat lebih lebar.

Kata dia, warga tidak mempersoalkan pelaksanaan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 194 juta lebih itu. Akan tetapi waarga memprotes bentuk bangunan yang tidak banyak mengalami perubahan dari sebelumnya. “Jadi, untuk apa dibangun,” pungkasnya.

Salah satu pekerja mengatakan, drainase lebih lebar dari sebelumnya. Selain itu, juga lebih dalam. “Tidak sama. Kalau sebelumnya itu sempit. Tidak benar kalau ada yang bilang tidak mengalami perubahan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Situbondo, Sumadin mengatakan, pihaknya akan berkonsultasi dengan konsultan perencana. Jika memungkinkan untuk dilakukan perubahan, maka akan disesuai dengan keinginan warga.

Sumadin mengaku belum tahu keinginan warga. Sampai saat ini, belum ada keluhan yang diterima. Karena itu, dia juga akan berkomunikasi dengan warga setempat. “Kalau kurang dalam, kita akan buat lebih dalam lagi. Tapi kalau memungkinkan,” katanya.

 Pantauan wartawan koran ini, drainase sudah tidak bisa dilebarkan sesuai dengan harapan warga. Sebab, lahannya terlalu sempit. Di sisi kanan-kiri terhalang rumah warga. Akan tetapi masih bisa ditinggikan. (bib/pri)

PANJI – Perbaikan saluran drainase di kompleks perumahan Panji Permai, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, disoal warga. Pasalnya, pembangunannya tidak ada perubahan dari ukuran sebelumnya.

Jika tidak ada perubahan, warga meminta lebih baik tidak diperbaiki. Sebab, hanya membuang anggaran saja. Sedangkan dampaknya tidak ada. Genangan air yang terjadi sebelum-sebelumnya, akan tetap ada.

Jayadi, warga setempat mengatakan, sejak adanya saluran drainase yang ada di sisi timur kompleks perumahan itu, genangan air tetap saja terjadi. Bahkan, kerap masuk ke rumah warga. Apalagi ketika musim hujan. “Sudah bisa dipastikan banjir,” ujarnya.

Selama ini, warga sudah sering melakukan normalisasi drainase. Akan tetapi hal tersebut belum bisa mengatasi banjir. Karena itu, Jayadi berharap, jika tetap dilakukan perbaikan, maka kapasitasnya harus lebih besar. Misalnya ditinggikan atau dibuat lebih lebar.

Kata dia, warga tidak mempersoalkan pelaksanaan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 194 juta lebih itu. Akan tetapi waarga memprotes bentuk bangunan yang tidak banyak mengalami perubahan dari sebelumnya. “Jadi, untuk apa dibangun,” pungkasnya.

Salah satu pekerja mengatakan, drainase lebih lebar dari sebelumnya. Selain itu, juga lebih dalam. “Tidak sama. Kalau sebelumnya itu sempit. Tidak benar kalau ada yang bilang tidak mengalami perubahan,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Situbondo, Sumadin mengatakan, pihaknya akan berkonsultasi dengan konsultan perencana. Jika memungkinkan untuk dilakukan perubahan, maka akan disesuai dengan keinginan warga.

Sumadin mengaku belum tahu keinginan warga. Sampai saat ini, belum ada keluhan yang diterima. Karena itu, dia juga akan berkomunikasi dengan warga setempat. “Kalau kurang dalam, kita akan buat lebih dalam lagi. Tapi kalau memungkinkan,” katanya.

 Pantauan wartawan koran ini, drainase sudah tidak bisa dilebarkan sesuai dengan harapan warga. Sebab, lahannya terlalu sempit. Di sisi kanan-kiri terhalang rumah warga. Akan tetapi masih bisa ditinggikan. (bib/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/