alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Utang Belum Dibayar, Kaca Tetangga Dipecah

SITUBONDO– Hariyanto, 35, warga Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, nekat merusak rumah tetangganya sendiri, Marbuah, 48, kemarin (4/5). Gara-gara uang Rp 2 juta miliknya tak kunjung dikembalikan, Hariyanto yang emosi akhirnya memecahkan kaca depan rumah Marbuah.

Atas kejadian perusakan kaca itu, Marbuah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Situbondo. Dalam laporannya, Marbuah mengaku kaget saat mendengar suara teriakan sekitar pukul 08.30. Tak lama kemudian, Hariyanto datang dan langsung menonjok kaca depan tangan kosong.

Sementara itu, suami Marbuah, Totok Masruwanto mengatakan, penyebab awal perusakan itu diduga lantaran sakit hati. Sebab sepeda motor yang biasa digunakan istri Hariyanto itu digadaikan oleh Marbuah. “Sepeda motor tersebut digadaikan karena memang milik istri saya. Meskipun sebelumnya sering digunakan oleh istri Hariyanto,” paparnya.

Totok mengaku terpaksa menjual sepeda motor miliknya tersebut, lantaran ketika berada di Malaysia dirinya jatuh sakit. Akhirnya, Totok meminjam uang kepada beberapa kenalannya agar bisa pulang ke kampung halaman. “Sebelumnya saya kerja di Malaysia. Tiba-tiba jatuh sakit. Karena ingin dirawat di kampung halaman, saya pinjam uang agar dapat pulang. Untuk membayar uang pinjaman itulah, istri saya menggadaikan sepeda motornya,” bebernya.

Namun entah mengapa, setelah sepeda motor tersebut dijual, Hariyanto tiba-tiba mengamuk . “Apa salahnya kami. Sepeda motor itu milik kami. Tidak ada sangkut pautnya dengan utang. Dia tiba-tiba datang dan melakukan perusakan. Bahkan mengancam akan membunuh. Khawatir ada apa-apa, makanya istri saya langsung melapor ke kantor polisi,” jelasnya.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambodo menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan perusakan yang dilakukan oleh Hariyanto. Selanjutnya, petugas akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. “Kami akan melakukan pendalaman kasus. Yakni dengan meminta keterangan korban dan saksi-saksi,” terangnya.

Nanang menambahkan, jika memang Hariyanto terbukti seperti yang dilaporkan oleh Marbuah, maka pelaku bisa dijerat undang-undang tindak pidana perusakan. “Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 406 KUHP,” kata Nanang.(zul/bay)

SITUBONDO– Hariyanto, 35, warga Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, nekat merusak rumah tetangganya sendiri, Marbuah, 48, kemarin (4/5). Gara-gara uang Rp 2 juta miliknya tak kunjung dikembalikan, Hariyanto yang emosi akhirnya memecahkan kaca depan rumah Marbuah.

Atas kejadian perusakan kaca itu, Marbuah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Situbondo. Dalam laporannya, Marbuah mengaku kaget saat mendengar suara teriakan sekitar pukul 08.30. Tak lama kemudian, Hariyanto datang dan langsung menonjok kaca depan tangan kosong.

Sementara itu, suami Marbuah, Totok Masruwanto mengatakan, penyebab awal perusakan itu diduga lantaran sakit hati. Sebab sepeda motor yang biasa digunakan istri Hariyanto itu digadaikan oleh Marbuah. “Sepeda motor tersebut digadaikan karena memang milik istri saya. Meskipun sebelumnya sering digunakan oleh istri Hariyanto,” paparnya.

Totok mengaku terpaksa menjual sepeda motor miliknya tersebut, lantaran ketika berada di Malaysia dirinya jatuh sakit. Akhirnya, Totok meminjam uang kepada beberapa kenalannya agar bisa pulang ke kampung halaman. “Sebelumnya saya kerja di Malaysia. Tiba-tiba jatuh sakit. Karena ingin dirawat di kampung halaman, saya pinjam uang agar dapat pulang. Untuk membayar uang pinjaman itulah, istri saya menggadaikan sepeda motornya,” bebernya.

Namun entah mengapa, setelah sepeda motor tersebut dijual, Hariyanto tiba-tiba mengamuk . “Apa salahnya kami. Sepeda motor itu milik kami. Tidak ada sangkut pautnya dengan utang. Dia tiba-tiba datang dan melakukan perusakan. Bahkan mengancam akan membunuh. Khawatir ada apa-apa, makanya istri saya langsung melapor ke kantor polisi,” jelasnya.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambodo menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan perusakan yang dilakukan oleh Hariyanto. Selanjutnya, petugas akan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. “Kami akan melakukan pendalaman kasus. Yakni dengan meminta keterangan korban dan saksi-saksi,” terangnya.

Nanang menambahkan, jika memang Hariyanto terbukti seperti yang dilaporkan oleh Marbuah, maka pelaku bisa dijerat undang-undang tindak pidana perusakan. “Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 406 KUHP,” kata Nanang.(zul/bay)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/