alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Petugas Sapu Jalan Belum Terima Uang Lembur

RadarBanyuwangi.id – Petugas sapu jalan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sejak Januari hingga Maret lalu tidak menerima uang lembur. Mereka hanya mendapatkan hak keuangan bulanan berupa gaji saja.

Kepala DLH Situbondo, Kholil mengatakan, hak keuangan tersebut belum diberikan karena keterlambatan pengesahan APBD 2021. Meski sudah terbit peraturan bupati (perbup) pengeluaran kas sebelum APBD disahkan, tidak bisa menjadi acuan memberikan uang lembur. “Kita tidak berani kalau tidak ada landasan hukumnya,” ujarnya.

Akan tetapi, dalam waktu dekat ini akan diberikan. Seperti yang diketahui, evaluasi gubernur terhadap APBD sudah selesai, sehingga APBD sudah bisa dilaksanakan. “Pertengahan April sudah cair,” katanya.

Baca Juga :  Sidak Sel Mapolres, Kapolres Temukan Dua Tahanan Sedang Sakit

Kholil mengatakan, lembur bagi petugas sapu jalan dihitung pada hari libur karena mereka tetap bekerja. Dia tidak tahu berapa nominal keuangan yang didapat ketika lembur. “Sudah ada pedomannya, sesuai petunjuk dari kementerian,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD, Janur Sasra Ananda berharap, hak keuangan petugas sapu jalan yang belum diberikan, segera dicairkan. Dia juga meminta agar tidak ada pengurangan yang berdampak terhadap nominal keuangan yang diberikan. “Uang lembur dan sebagainya agar diberikan seperti sebelum pandemi. Jangan ada pengurangan,” katanya.

Dia menyampaikan hal ini karena keuangan bagi mereka sempat dipotong. Yaitu ketika refocusing anggaran pada tahun 2020 lalu. “Ada yang menyampaikan aspirasi, tukang sapu dikurangi harinya yang berdampak terhadap keuangannya. Pada tahun ini, kami berharap agar dikembalikan seperti semula,” kata Janur.

Baca Juga :  Eka Aprisa Maulida, Tak Canggung Bantu Ayah Bantu Ayah Sapu Jalanan

Sebab, jika masih dipotong, akan berdampak terhadap kesejahteraan mereka. Petugas sapu jalan mendapatkan hak keuangan tidak besar. “Kasihan kalau masih ada yang dikurangi lagi,” pungkas Janur.

RadarBanyuwangi.id – Petugas sapu jalan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sejak Januari hingga Maret lalu tidak menerima uang lembur. Mereka hanya mendapatkan hak keuangan bulanan berupa gaji saja.

Kepala DLH Situbondo, Kholil mengatakan, hak keuangan tersebut belum diberikan karena keterlambatan pengesahan APBD 2021. Meski sudah terbit peraturan bupati (perbup) pengeluaran kas sebelum APBD disahkan, tidak bisa menjadi acuan memberikan uang lembur. “Kita tidak berani kalau tidak ada landasan hukumnya,” ujarnya.

Akan tetapi, dalam waktu dekat ini akan diberikan. Seperti yang diketahui, evaluasi gubernur terhadap APBD sudah selesai, sehingga APBD sudah bisa dilaksanakan. “Pertengahan April sudah cair,” katanya.

Baca Juga :  Bobol Dua Counter, Terekam CCTV, Pencuri Ditangkap

Kholil mengatakan, lembur bagi petugas sapu jalan dihitung pada hari libur karena mereka tetap bekerja. Dia tidak tahu berapa nominal keuangan yang didapat ketika lembur. “Sudah ada pedomannya, sesuai petunjuk dari kementerian,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD, Janur Sasra Ananda berharap, hak keuangan petugas sapu jalan yang belum diberikan, segera dicairkan. Dia juga meminta agar tidak ada pengurangan yang berdampak terhadap nominal keuangan yang diberikan. “Uang lembur dan sebagainya agar diberikan seperti sebelum pandemi. Jangan ada pengurangan,” katanya.

Dia menyampaikan hal ini karena keuangan bagi mereka sempat dipotong. Yaitu ketika refocusing anggaran pada tahun 2020 lalu. “Ada yang menyampaikan aspirasi, tukang sapu dikurangi harinya yang berdampak terhadap keuangannya. Pada tahun ini, kami berharap agar dikembalikan seperti semula,” kata Janur.

Baca Juga :  Tak Mampu Bayar Rp 4Juta Empat Hari Tertahan di RS

Sebab, jika masih dipotong, akan berdampak terhadap kesejahteraan mereka. Petugas sapu jalan mendapatkan hak keuangan tidak besar. “Kasihan kalau masih ada yang dikurangi lagi,” pungkas Janur.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/