alexametrics
22.3 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Terciduk Nongkrong di Alun-Alun Besuki, Sembilan Pemuda Dites Swab

RadarBanyuwangi.id – Pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari selama masa PPKM nampaknya tidak benar-benar dipatuhi oleh sebagian msayarakat. Buktinya masih banyak ditemukan warga yang nekat bergerombol dan beraktivitas di luar rumah diatas pukul 20.00.

Seperti pemandangan di sekitar Alun-alun Besuki, Senin (2/8) malam. Sejumlah pemuda tampak nongkrong di warung kopi. Petugas gabungan yang melihat keberadaan mereka langsung mendatangi lokasi dan langsung memberikan teguran.

 Bahkan, menurut Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Achmad Sutrisno, para pemuda yang terciduk nongkrong diatas pukul 20.00 juga langsung di tes swab. Khawatir salah satu diantara mereka positif Covid-19.

“Jumlah pemuda yang kita tes swab sekitar sembilan orang. Untung saja, seluruhnya negatif Covid-19. Jika ada satu saja yang positif, tentu akan kita lakukan karantina atau isolasi mandiri,” ujarnya.

Selain di Alun-alun Besuki, kata Achmad Sutrisno, pihkanya bersama sejumlah personel TNI juga melakukan patroli di tempat-tempat lain. Seperti di seputaran Jalan PB Sudirman, Basuki rahmat, Bawean, dan lain sebagainya.

“Semua itu kita lakukan untuk tujuan mulia. Yakni berusaha meminimalisir korban Covid-19 di Kota Santri. Sebab jika masyarakat dibiarkan bebas beraktivitas, potensi meningkatnya penyebaran virus korona semakin besar. Dan tentu hal demikian sangat berbahaya,” ujarnya.

Apalagi, sudah cukup banyak korban meninggal akibat virus mematikan itu di Kota Santri. “Tak hanya masyarakat biasa saja yang menjadi korban. Para tenaga kesehatan yang sudah paham medis juga ada yang meninggal. Ini kan sudah menunjukkan betapa bahayanya Covid-19,” tuturnya. (zul)

RadarBanyuwangi.id – Pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari selama masa PPKM nampaknya tidak benar-benar dipatuhi oleh sebagian msayarakat. Buktinya masih banyak ditemukan warga yang nekat bergerombol dan beraktivitas di luar rumah diatas pukul 20.00.

Seperti pemandangan di sekitar Alun-alun Besuki, Senin (2/8) malam. Sejumlah pemuda tampak nongkrong di warung kopi. Petugas gabungan yang melihat keberadaan mereka langsung mendatangi lokasi dan langsung memberikan teguran.

 Bahkan, menurut Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Achmad Sutrisno, para pemuda yang terciduk nongkrong diatas pukul 20.00 juga langsung di tes swab. Khawatir salah satu diantara mereka positif Covid-19.

“Jumlah pemuda yang kita tes swab sekitar sembilan orang. Untung saja, seluruhnya negatif Covid-19. Jika ada satu saja yang positif, tentu akan kita lakukan karantina atau isolasi mandiri,” ujarnya.

Selain di Alun-alun Besuki, kata Achmad Sutrisno, pihkanya bersama sejumlah personel TNI juga melakukan patroli di tempat-tempat lain. Seperti di seputaran Jalan PB Sudirman, Basuki rahmat, Bawean, dan lain sebagainya.

“Semua itu kita lakukan untuk tujuan mulia. Yakni berusaha meminimalisir korban Covid-19 di Kota Santri. Sebab jika masyarakat dibiarkan bebas beraktivitas, potensi meningkatnya penyebaran virus korona semakin besar. Dan tentu hal demikian sangat berbahaya,” ujarnya.

Apalagi, sudah cukup banyak korban meninggal akibat virus mematikan itu di Kota Santri. “Tak hanya masyarakat biasa saja yang menjadi korban. Para tenaga kesehatan yang sudah paham medis juga ada yang meninggal. Ini kan sudah menunjukkan betapa bahayanya Covid-19,” tuturnya. (zul)

Artikel Terkait

Most Read

Salah Satu Hakikat Tujuh Langit

Dapil 2 Tambah 1 Kursi DPRD

dokter Agung Lantik MD KAHMI Banyuwangi

Artikel Terbaru

/