alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Tak Ada Kendala Pencairan THR PNS

SITUBONDO – Tunjangan hari raya (THR) PNS di lingkungan Pemkab Situbondo sudah mulai dicairkan. Tak ada kendala apapun dalam proses pencairan hingga sampai ke tangan penerimanya.

Sekda Pemkab Situbondo, Syaifullah mengatakan, pemerintah daerah sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari untuk pemberian THR tersebut. Pasca adanya edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), langsung disiapkan anggarannya. “Nggak ada persoalan, karena sudah mempersiapkan dengan baik,” katanya.

Dia bersyukur tidak ada permasalahan dalam pencaiaran THR. Syaifullah juga mengakui, meski dibebankan kepada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), tidak mengganggu keuangan yang lain. “Beberapa daerah ada yang kelimpungan, tetapi kita tidak,” ujarnya  

Syaifullah menerangkan, pencairan THR dilakukan mulai Senin (04/06) lalu. Dia memperkirakan, kemarin (05/06) sudah menerima semua. “Langsung dicairkan ke rekening masing-masing,” ujarnya.

Jika hingga kemarin masih ada yang belum menerima, dia berharap agar bersabar. Sebab, bisa saja masih dalam proses pencairan. Apalagi ada banyak PNS yang harus dilayani. “Tunggu saja, pasti cair,” tambahnya.

THR yang diberikan meliputi gaji pokok, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja. Nominal yang diterima masing-masing PNS berbeda. Dia mengaku, THR tidak hanya diberikan kepada PNS, akan tetapi termasuk di dalamnya para anggota DPRD.

Syaifullah menambahkan pemberian tunjangan kepada PNS sudah menjadi kewajiban pemerintah. Apalagi sudah ada anjuran langsung dari pemerintah pusat melalui Kemendagri. “Ya, harus kita tunai,” katanya.

Muhammad Zuhri, salah satu anggota DPRD Kabupaten Situbondo mengaku belum menerima THR. Hingga kemarin, keuangan tersebut belum dicairkan ke rekeningnya. “Informasinya hari ini, tapi belum ada ini,” katanya, kemarin.

Dia berharap, THR segera bisa dicairkan. Sebagai wakil rakyat, katanya, kebutuhan lebaran sangat banyak. Sebab, bagi anggota DPRD, bukan hanya dimanfaatkan untuk dirinya sendiri. “90 persen untuk masyarakat. Sekarang ini masyarakat sudah menunggu-nunggu,” katanya. (bib/pri) 

SITUBONDO – Tunjangan hari raya (THR) PNS di lingkungan Pemkab Situbondo sudah mulai dicairkan. Tak ada kendala apapun dalam proses pencairan hingga sampai ke tangan penerimanya.

Sekda Pemkab Situbondo, Syaifullah mengatakan, pemerintah daerah sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari untuk pemberian THR tersebut. Pasca adanya edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), langsung disiapkan anggarannya. “Nggak ada persoalan, karena sudah mempersiapkan dengan baik,” katanya.

Dia bersyukur tidak ada permasalahan dalam pencaiaran THR. Syaifullah juga mengakui, meski dibebankan kepada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), tidak mengganggu keuangan yang lain. “Beberapa daerah ada yang kelimpungan, tetapi kita tidak,” ujarnya  

Syaifullah menerangkan, pencairan THR dilakukan mulai Senin (04/06) lalu. Dia memperkirakan, kemarin (05/06) sudah menerima semua. “Langsung dicairkan ke rekening masing-masing,” ujarnya.

Jika hingga kemarin masih ada yang belum menerima, dia berharap agar bersabar. Sebab, bisa saja masih dalam proses pencairan. Apalagi ada banyak PNS yang harus dilayani. “Tunggu saja, pasti cair,” tambahnya.

THR yang diberikan meliputi gaji pokok, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja. Nominal yang diterima masing-masing PNS berbeda. Dia mengaku, THR tidak hanya diberikan kepada PNS, akan tetapi termasuk di dalamnya para anggota DPRD.

Syaifullah menambahkan pemberian tunjangan kepada PNS sudah menjadi kewajiban pemerintah. Apalagi sudah ada anjuran langsung dari pemerintah pusat melalui Kemendagri. “Ya, harus kita tunai,” katanya.

Muhammad Zuhri, salah satu anggota DPRD Kabupaten Situbondo mengaku belum menerima THR. Hingga kemarin, keuangan tersebut belum dicairkan ke rekeningnya. “Informasinya hari ini, tapi belum ada ini,” katanya, kemarin.

Dia berharap, THR segera bisa dicairkan. Sebagai wakil rakyat, katanya, kebutuhan lebaran sangat banyak. Sebab, bagi anggota DPRD, bukan hanya dimanfaatkan untuk dirinya sendiri. “90 persen untuk masyarakat. Sekarang ini masyarakat sudah menunggu-nunggu,” katanya. (bib/pri) 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/