alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Disambar Petir, Atap Rumah Ketua RT Hancur Lebur

BANYUPUTIH – Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto, Minggu (3/4/2022) mendatangi rumah milik Ainur Rohman, Ketua RT. 01, RW 08 Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, yang tersambar petir, sehari sebelumnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, ada dua meteran listrik yang terbakar.

Kapolsek Banyputih, AKP Heru Purwanto menceritakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. Waktu itu, kondisi cuaca hujan disertai dengan angin cukup kencang. Karena suasananya hujan, keluarga Ainur  memilih tidur di kamarnya. Selang berapa menit, Ainur yang sudah berada di dalam kamarnya terkejut mendengar ledakan di atas rumahnya.

“Bersama dengan petir yang menyambar itulah, listrik langsung padam seketika dan tercium bau kebakaran, sehingga Ainur dan keluarganya keluar dari rumah  karena ketakutan” ungkap Heru

Menurutnya, sambaran petir tersebut mengakibatakan kerusakan di bagian ruang tengah. Petir tersebut juga mengkibatkan dua meteran listrik terbakar. Sehingga listrik mati seketika. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Bahkan tak seorang pun keluarga Ainur yang terluka. “Yang rusak ada dua meteran listrik, dan puluhan genteng berjatuhan. Sekarang sudah selesai diperbaiki yang dibantu oleh tetangga setempat,” jelas Heru.

Heru memberikan himbauan kepada warga yang dekat dengan rumah Ainur, untuk selalu waspada ketika ada hujan yang disertai dengan angin kencang. Mereka dihimbau, agar mematikan peralatan elektronik pada saat turun hujan yang disertai petir.  ”Saya sudah menyarankan kepada mereka untuk lebih waspada, dan mematikan alat elotronik jika turun hujan dan terdengan suara guntur,” pungkasnya. (hum/pri)

BANYUPUTIH – Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto, Minggu (3/4/2022) mendatangi rumah milik Ainur Rohman, Ketua RT. 01, RW 08 Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, yang tersambar petir, sehari sebelumnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, ada dua meteran listrik yang terbakar.

Kapolsek Banyputih, AKP Heru Purwanto menceritakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. Waktu itu, kondisi cuaca hujan disertai dengan angin cukup kencang. Karena suasananya hujan, keluarga Ainur  memilih tidur di kamarnya. Selang berapa menit, Ainur yang sudah berada di dalam kamarnya terkejut mendengar ledakan di atas rumahnya.

“Bersama dengan petir yang menyambar itulah, listrik langsung padam seketika dan tercium bau kebakaran, sehingga Ainur dan keluarganya keluar dari rumah  karena ketakutan” ungkap Heru

Menurutnya, sambaran petir tersebut mengakibatakan kerusakan di bagian ruang tengah. Petir tersebut juga mengkibatkan dua meteran listrik terbakar. Sehingga listrik mati seketika. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Bahkan tak seorang pun keluarga Ainur yang terluka. “Yang rusak ada dua meteran listrik, dan puluhan genteng berjatuhan. Sekarang sudah selesai diperbaiki yang dibantu oleh tetangga setempat,” jelas Heru.

Heru memberikan himbauan kepada warga yang dekat dengan rumah Ainur, untuk selalu waspada ketika ada hujan yang disertai dengan angin kencang. Mereka dihimbau, agar mematikan peralatan elektronik pada saat turun hujan yang disertai petir.  ”Saya sudah menyarankan kepada mereka untuk lebih waspada, dan mematikan alat elotronik jika turun hujan dan terdengan suara guntur,” pungkasnya. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/